Banten

Ruben Onsu Mulai Tegas! Tak Mau Terus Ikuti Kemauan Sarwendah, Mediasi Berakhir Gagal

Abdurahman | 12 September 2026, 00:41 WIB
Ruben Onsu Mulai Tegas! Tak Mau Terus Ikuti Kemauan Sarwendah, Mediasi Berakhir Gagal
MEDIASI GAGAL-Presenter Ruben Onsu, menyambangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). Ruben Onsu ungkap kronologi sebabkan mediasi gagal.(Foto:Tribunnews.com)

AKURAT BANTEN– Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memasuki babak yang menyita perhatian publik. Upaya mediasi terkait persoalan hak asuh anak ternyata belum mampu mempertemukan keinginan kedua pihak.

Mediasi yang seharusnya menjadi ruang untuk mencari jalan tengah justru berakhir tanpa kesepakatan.

Di tengah proses tersebut, Ruben Onsu disebut mulai mengambil sikap lebih tegas. Ia tidak ingin terus mengikuti atau mengiyakan berbagai kemauan yang dinilai berubah-ubah dalam pembahasan mengenai pertemuan dengan anak-anaknya.

Persoalan inilah yang kemudian menjadi salah satu sorotan utama dalam gagalnya mediasi.

Baca Juga: Kejutan Liga Champions! MU Langsung 4 Besar, Como Gebrak Papan Atas Usai Matchday 1

Ruben Onsu Tak Mau Terus Mengalah

Perkara antara Ruben Onsu dan Sarwendah bukan lagi sekadar persoalan hubungan antara mantan pasangan.

Di dalamnya terdapat persoalan yang jauh lebih sensitif, yakni mengenai hubungan Ruben dengan anak-anaknya.

Pihak Ruben melalui kuasa hukumnya mempertanyakan sejumlah persyaratan yang disebut harus dipenuhi untuk dapat bertemu dengan anak.

Dalam perkembangan terbaru, persoalan mengenai pemeriksaan kesehatan juga menjadi bagian dari perdebatan kedua pihak.

Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mempertanyakan perubahan ketentuan tersebut. Dari pihak Ruben, perubahan persyaratan itu dinilai membuat proses untuk mencapai kesepakatan menjadi semakin sulit.

Ruben Onsu memilih bersikap tegas. Ia tidak ingin terus mengiyakan setiap kemauan yang dinilai berubah-ubah, terutama ketika persoalan tersebut menyangkut haknya sebagai seorang ayah untuk bertemu dengan anak-anaknya.

Sikap tersebut menjadi titik penting dalam proses mediasi.

Jika sebelumnya perbedaan pendapat masih bisa dibicarakan melalui meja mediasi, kini kedua pihak harus menghadapi kenyataan bahwa kesepakatan belum berhasil dicapai.

Baca Juga: Bikin Tegang! Umuh Muchtar Minta Bobotoh Tak ke GBK Saat Persija vs Persib, Jangan Sampai Ada Korban Lagi

Syarat Bertemu Anak Jadi Sorotan

Salah satu persoalan yang mencuat adalah mengenai syarat pemeriksaan kesehatan sebelum Ruben dapat bertemu dengan anak-anaknya.

Pihak Ruben mempertanyakan mengapa persyaratan tersebut mengalami perubahan dan bagaimana penerapannya dalam pertemuan berikutnya.

Bagi pihak Ruben, adanya aturan yang berubah-ubah membuat persoalan menjadi semakin sulit diselesaikan.

Hal tersebut kemudian menjadi salah satu alasan mengapa Ruben disebut tidak ingin terus mengikuti setiap perubahan yang muncul dalam pembicaraan.

Di sisi lain, pihak Sarwendah memiliki penjelasan sendiri mengenai persoalan tersebut.

Mereka membantah anggapan bahwa Sarwendah sengaja menghalangi Ruben untuk bertemu dengan anak-anaknya.

Perbedaan penjelasan inilah yang membuat persoalan semakin menarik perhatian publik.

Baca Juga: Bikin Geger! Bos Sound Horeg Minta Maaf Usai Sebut MUI Jatim Goblok, Akui Khilaf dan Tobat

Sarwendah Punya Penjelasan Berbeda

Pihak Sarwendah tidak tinggal diam menghadapi pernyataan dari kubu Ruben.

Kuasa hukum Sarwendah menjelaskan bahwa persoalan tersebut tidak sesederhana anggapan bahwa Sarwendah melarang Ruben bertemu dengan anak.

Menurut pihak Sarwendah, mekanisme pertemuan dan sejumlah persyaratan justru perlu dibicarakan agar semuanya memiliki kejelasan.

Dengan demikian, kedua pihak sebenarnya sama-sama menyampaikan alasan masing-masing.

Kubu Ruben menyoroti ketentuan yang dinilai berubah-ubah, sedangkan kubu Sarwendah memberikan penjelasan mengenai mekanisme pertemuan dan kepentingan anak.

Baca Juga: Nama Jokowi Terseret Sidang Kuota Haji, Kubu Gus Alex Minta Jadi Saksi, Ini Kata KPK

Mediasi Akhirnya Berakhir Buntu

Harapan agar perbedaan tersebut dapat diselesaikan melalui mediasi akhirnya belum terwujud.

Mediasi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dinyatakan gagal sehingga perkara hak asuh anak Ruben Onsu dan Sarwendah berlanjut ke tahapan persidangan.

Kegagalan tersebut tentu menjadi babak baru.

Sebab, ruang mediasi seharusnya menjadi kesempatan bagi kedua pihak untuk mengesampingkan perbedaan dan menemukan kesepakatan yang dapat diterima bersama.

Namun, ketika kesepakatan tidak tercapai, proses hukum menjadi jalan yang harus ditempuh.

Baca Juga: MIRIS! Pedagang Mie Ayam Keliling di Blora Masuk Desil 8, KIS Tak Aktif karena Data Keluarga Tercatat

Ruben Ingin Haknya sebagai Ayah Tetap Terjaga

Di balik panasnya persoalan tersebut, ada satu hal yang terus menjadi perhatian Ruben: hubungannya dengan anak-anak.

Bagi seorang ayah, kesempatan untuk bertemu dan menghabiskan waktu bersama anak tentu memiliki arti penting.

Karena itu, ketika muncul sejumlah persyaratan yang dinilai menyulitkan, Ruben disebut memilih untuk menyampaikan keberatannya secara terbuka.

Sikap tegas tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Ruben tidak ingin persoalan terus berputar pada perdebatan yang sama.

Ia membutuhkan kepastian mengenai bagaimana hubungan dengan anak-anaknya dapat berjalan di tengah proses hukum yang sedang berlangsung.

Baca Juga: Gerakan Massa Warga Bukit Nusa Indah: Banjiri Jalan dengan Spanduk Dukungan SMPN 25 Tangsel

Bukan Lagi Sekadar Persoalan Ruben dan Sarwendah

Perselisihan Ruben Onsu dan Sarwendah kini menjadi perhatian bukan hanya karena keduanya merupakan figur publik.

Publik juga menyoroti dampaknya terhadap ketiga anak mereka.

Apa pun keputusan yang nantinya muncul, kepentingan anak tetap menjadi bagian paling penting dalam persoalan tersebut.

Perbedaan pandangan antara Ruben dan Sarwendah seharusnya tidak membuat hubungan anak dengan kedua orang tuanya semakin sulit.

Justru, diperlukan jalan keluar yang dapat memberikan kepastian dan menjaga hubungan keluarga tetap sehat.

Baca Juga: Bikin Arsenal Makin Pede! Kevin De Bruyne Akui The Gunners sebagai Tim Terkuat di Dunia Saat Ini

Perkara Berlanjut, Publik Menunggu Babak Berikutnya

Gagalnya mediasi tidak otomatis mengakhiri persoalan.

Sebaliknya, perkara kini memasuki tahapan yang lebih serius di pengadilan.

Ruben Onsu dan Sarwendah masih memiliki kesempatan untuk menyampaikan argumentasi masing-masing dalam proses hukum yang berjalan.

Di tengah kondisi tersebut, publik tentu menunggu bagaimana kelanjutan perkara hak asuh anak ini.

Apakah kedua pihak pada akhirnya masih bisa menemukan titik temu di luar ruang persidangan?

Atau justru perbedaan yang semakin tajam akan membuat persoalan tersebut terus bergulir hingga hakim memberikan keputusan?

Yang jelas, sikap Ruben yang kini disebut tidak mau terus mengikuti kemauan yang berubah-ubah menjadi salah satu perkembangan paling menarik dalam polemiknya dengan Sarwendah.

Dan di balik semua itu, ada kepentingan anak-anak yang membuat setiap keputusan kedua pihak menjadi jauh lebih penting daripada sekadar persoalan menang atau kalah.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman