Banten

TNI AL Evakuasi 22 Korban KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa

Viona Sebastian Nolani | 15 September 2026, 14:10 WIB
TNI AL Evakuasi 22 Korban KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa
TNI AL KEMBALI EVAKUASI 22 KORBAN SELAMAT KM VIRGO TRANSPORT 8 DI PERAIRAN LAUT JAWA - tnial.mil.id

KURAT BANTEN - TNI Angkatan Laut (TNI AL), melalui unsur Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II KRI Nala-363 bersama tim SAR gabungan, terus melakukan operasi pencarian dan pertolongan serta mengevakuasi 22 korban kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Senin (14/09/2026).

Komandan KRI Nala-363 Letkol Laut (P) Moch Ruwahendi mengatakan, proses pertolongan dilakukan setelah KRI Nala-363 menemukan dan mendekati lokasi evakuasi pada koordinat 04° 25’ 173” S – 113° 48’ 948” T.

Tim SAR TNI AL kemudian diterjunkan menggunakan Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) untuk memindahkan seluruh korban yang sebelumnya telah diselamatkan oleh KM Cahaya Bahari Jaya.

Baca Juga: Infrastruktur IT Badan Gizi Nasional Lumpuh, Sinkronisasi Data MBG di Lapangan Kacau

Sebanyak 22 korban selamat yang berhasil dievakuasi terdiri atas 21 laki-laki dan 1 perempuan.

Dari jumlah tersebut, 19 orang berada dalam kondisi sehat, sedangkan tiga korban lainnya mengalami cedera dan langsung memperoleh pertolongan medis pertama dari tim kesehatan KRI Nala-363.

Seluruh tahapan evakuasi dan pelayanan medis di atas KRI Nala-363 berlangsung aman, tertib, dan terkendali.

KRI Nala-363 selanjutnya melanjutkan perjalanan menuju lokasi disembarkasi untuk menjalani proses penanganan serta pemulihan korban lebih lanjut.

Baca Juga: Lamine Yamal Klaim Layak Menangkan Ballon d'Or, Ungguli Kylian Mbappe?

Setibanya di titik tersebut, Posko SAR akan langsung memberikan penanganan kepada para korban.

Tim medis, personel BP Lanal Banjarmasin, serta relawan juga disiagakan untuk memberikan pertolongan pertama dan pelayanan medis lanjutan.

Pada saat bersamaan, unsur SAR terus melakukan penyisiran di sektor perairan sekitar lokasi kejadian guna mencari korban yang hingga kini belum ditemukan.

Dalam operasi tersebut, TNI AL mengerahkan berbagai unsur, termasuk KRI I Gusti Ngurah Rai-332 yang diperkuat Helly Panther HS-1311, satu tim Kopaska, satu tim Koppeba, tim kesehatan Koarmada II, serta berbagai perlengkapan pendukung dan kantong jenazah.

Selain itu, turut dikerahkan KRI Nala-363, KRI Pulau Fani-732, KRI Canopus-936, dan KAL Kumai II-13-51, dengan dukungan unsur udara CN-235 (MPA P-8301) dan helikopter Basarnas.

Gerak cepat TNI AL bersama seluruh unsur SAR gabungan tersebut menjadi bentuk nyata kesiapsiagaan prajurit dalam menjalankan misi kemanusiaan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat di wilayah perairan Indonesia.

Kerja sama lintas sektor terus diperkuat untuk memastikan respons dalam operasi kemanusiaan dapat dilakukan secara cepat dan optimal sesuai perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.