Banten

TNI AL Kerahkan Kapal Perang dan Pesawat untuk Cari Korban KM Virgo Transport 8

Viona Sebastian Nolani | 15 September 2026, 14:19 WIB
TNI AL Kerahkan Kapal Perang dan Pesawat untuk Cari Korban KM Virgo Transport 8
TNI AL Kerahkan Kapal Perang dan Pesawat untuk Cari Korban KM Virgo Transport 8 - tnial.mil.id

AKURAT BANTEN - TNI Angkatan Laut mengerahkan sejumlah unsur laut dan udara untuk memperkuat operasi pencarian dan pertolongan atau SAR terhadap KM Virgo Transport 8 yang mengalami musibah di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Operasi tersebut dilakukan secara terpadu bersama Basarnas dan berbagai instansi terkait yang berada di lokasi pencarian.

Dalam operasi itu, TNI AL mengerahkan KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Nala-363, KRI Pulau Fani-732, KRI Canopus-936, dan KAL Kumai II-13-51.

Selain unsur kapal, dukungan udara juga diberikan melalui pesawat CN-235 MPA P-8301, Helly AS 365 N3+, serta Helly Panther.

Baca Juga: Pesawat CN235 TNI AL Temukan Life Craft Korban KM Virgo Transport 8

Seluruh unsur TNI AL tersebut bekerja bersama Kantor SAR Banjarmasin, KSOP, Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan, Distrik Navigasi, Pelindo, dan Lanal Banjarmasin.

Berdasarkan data sementara, KM Virgo Transport 8 diketahui membawa 240 orang yang terdiri atas 210 penumpang dan 30 kru.

Hingga laporan tersebut disampaikan, sebanyak 113 korban telah berhasil dievakuasi oleh kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Dari jumlah korban yang telah dievakuasi tersebut, 107 orang dinyatakan selamat dan enam orang meninggal dunia.

Baca Juga: TNI AL Evakuasi 114 Korban KM Virgo Transport 8, 129 Masih Dicari

Pencarian terhadap korban lainnya masih terus dilakukan dengan mengoptimalkan penyisiran wilayah laut.

Pemantauan dari udara juga terus dimaksimalkan melalui unsur TNI AL dan tim SAR gabungan untuk memperluas cakupan pencarian.

Operasi SAR tersebut turut dipantau secara langsung oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii.

Jajaran Forkopimda Kalimantan Selatan juga ikut memantau pelaksanaan operasi, termasuk Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra.

TNI Angkatan Laut memastikan seluruh kemampuan yang dimiliki akan terus dikerahkan untuk mendukung operasi kemanusiaan hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

Upaya tersebut menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus pelaksanaan tugas TNI AL dalam operasi militer selain perang.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.