Luke Shaw Dihujat Usai MU Menang 5-2, Rio Ferdinand Langsung Buka Suara: Jangan Jual Dia!
AKURAT BANTEN - Manchester United kembali menghadapi persoalan di posisi bek kiri. Setelah Luke Shaw mendapat sorotan dalam kemenangan 5-2 atas Ipswich Town, legenda Setan Merah Rio Ferdinand justru meminta klub tidak terburu-buru mencari pengganti sang pemain.
Ferdinand menilai Manchester United seharusnya mempertahankan Shaw dan mendatangkan pemain yang bisa menjadi pelapis sekaligus diproyeksikan sebagai penerusnya dalam jangka panjang.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Shaw tampil sebagai starter ketika Manchester United bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Ipswich di Old Trafford, Minggu (30/8/2026).
Dalam pertandingan tersebut, bek berusia 31 tahun itu mendapat kritik karena kesulitan mengawal Abdul Fatawu dalam proses terciptanya gol Leif Davis untuk Ipswich.
Baca Juga: MU Kehilangan 2 Talenta Sekaligus ke Arsenal, Ternyata Bukan Cuma Soal Uang!
Namun, bagi Ferdinand, satu pertandingan yang kurang meyakinkan tidak seharusnya menghapus penilaian terhadap performa Shaw dalam setahun terakhir.
Ferdinand Tak Setuju Shaw Dijual
Ferdinand bahkan mengaku kesal melihat sebagian suporter Manchester United yang mulai meminta klub melepas Shaw.
Menurutnya, Shaw justru merupakan salah satu pemain paling konsisten di skuad MU dalam periode terakhir. Karena itu, menjualnya hanya karena satu penampilan buruk dianggap sebagai keputusan yang terlalu emosional.
Ferdinand menilai Manchester United tidak sedang membutuhkan pemain yang langsung mengambil alih posisi Shaw. Yang lebih masuk akal adalah mencari bek kiri yang dapat berkembang secara bertahap.
Baca Juga: Gabriel Martinelli Pergi, Arsenal Langsung Bidik Marcus Rashford: MU Bisa Kehilangan Bintangnya?
Dengan begitu, pemain baru tersebut bisa menjadi pelapis Shaw terlebih dahulu sebelum nantinya mengambil peran utama ketika sang pemain senior benar-benar tidak lagi menjadi pilihan utama.
Pandangan Ferdinand juga berkaitan dengan kondisi keuangan Manchester United. Ia memperkirakan klub harus mengeluarkan dana besar jika ingin mendapatkan bek kiri berkualitas tinggi yang langsung siap menjadi starter.
Dalam situasi seperti sekarang, menurut Ferdinand, MU tidak berada dalam posisi ideal untuk menghamburkan dana sekitar 60 juta poundsterling hanya demi mengganti Shaw.
Masalahnya, MU Memang Butuh Bek Kiri
Meski membela Shaw, Ferdinand tidak menutup mata terhadap persoalan yang dihadapi Manchester United. Setan Merah memang membutuhkan tambahan pemain di posisi tersebut.
Baca Juga: Real Madrid Menggila, Malaga Dibantai 4-0: Bellingham dan Mbappe Kembali Bikin Geger!
Luke Shaw menjadi salah satu opsi utama di sektor kiri, tetapi Manchester United belum memiliki pemain senior lain yang benar-benar berstatus bek kiri natural dan siap menggantikannya secara reguler.
Situasi itu menjadi semakin penting karena Shaw memiliki sejarah masalah kebugaran. Karena itu, mempunyai pelapis yang dapat diandalkan menjadi kebutuhan, bukan sekadar kemewahan.
Manchester United sebelumnya dikaitkan dengan sejumlah pemain, termasuk Lewis Hall dari Newcastle United. Namun, Newcastle tidak membuka pintu untuk menjual pemain tersebut pada musim panas ini.
Kondisi tersebut membuat MU harus mempertimbangkan alternatif lain sebelum bursa transfer ditutup.
Baca Juga: Mbappe Belum Bawa Real Madrid Juara, tapi Mourinho Tetap Yakin Ballon d'Or Harus Jadi Miliknya
Harry Amass Bisa Jadi Opsi Internal
Selain mendatangkan pemain baru, Manchester United juga mempunyai kemungkinan menggunakan pemain dari akademi.
Harry Amass menjadi salah satu nama yang muncul. Bek muda tersebut mendapatkan perhatian setelah Michael Carrick membuka peluang untuk memberinya kesempatan bersama tim utama.
Amass belum tentu langsung menjadi pilihan utama, tetapi keberadaannya dapat memberikan kedalaman tambahan di sektor kiri.
Jika skenario tersebut berjalan, Manchester United bisa mengikuti saran Ferdinand, yaitu mempertahankan Shaw sebagai pilihan utama, sementara pemain muda mendapatkan kesempatan berkembang secara bertahap.
Pendekatan tersebut juga berpotensi lebih masuk akal secara finansial dibandingkan memaksakan transfer besar pada posisi yang masih bisa ditangani melalui kombinasi pemain senior dan talenta akademi.
Shaw Masih Punya Kredit
Sorotan terhadap Shaw memang tidak sepenuhnya bisa diabaikan. Dalam pertandingan melawan Ipswich, ia kesulitan menghadapi kecepatan Fatawu dan ikut berada dalam rangkaian serangan yang menghasilkan gol pembuka tim tamu.
Namun, pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan besar Manchester United. Bruno Fernandes mencetak hat-trick, sementara Bryan Mbeumo dan gol bunuh diri Jacob Greaves melengkapi pesta lima gol Setan Merah.
Menariknya, Shaw sendiri bukan satu-satunya pemain belakang MU yang mendapat sorotan. Persoalan defensif secara keseluruhan masih menjadi pekerjaan rumah Carrick setelah tim sebelumnya kalah 0-2 dari Hull City pada pekan pembuka.
Baca Juga: Bruno Fernandes Mengamuk! Hat-trick Bawa MU Bangkit dan Hancurkan Ipswich 5-2
Karena itu, menjadikan Shaw sebagai satu-satunya kambing hitam tentu terlalu sederhana.
Ferdinand Punya Pesan untuk MU
Pesan Ferdinand sebenarnya cukup jelas. Manchester United memang harus mempersiapkan masa depan posisi bek kiri, tetapi hal tersebut tidak harus dilakukan dengan mengorbankan Shaw.
Daripada menjual pemain berpengalaman lalu membeli pengganti mahal, MU dapat mencari pemain yang mampu menjadi understudy Shaw sekaligus dipersiapkan sebagai penerusnya.
Strategi tersebut memberi klub waktu untuk menentukan kapan regenerasi benar-benar diperlukan.
Bagi Shaw sendiri, dukungan Ferdinand menjadi suntikan kepercayaan diri di tengah sorotan. Ia masih memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa performa buruk melawan Ipswich hanyalah satu malam yang tidak berjalan sesuai rencana.
Baca Juga: Barcelona Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Dapatkan Julian Alvarez, Ini Alasannya
Sementara bagi Manchester United, persoalannya bukan sekadar "Shaw atau bek kiri baru?"
Pilihan yang lebih masuk akal mungkin justru "Shaw plus pelapis yang tepat."
Jika MU berhasil menemukan pemain yang sesuai, mereka bisa mendapatkan dua keuntungan sekaligus: tetap memiliki pengalaman Shaw di level senior dan mulai menyiapkan penerusnya untuk masa depan.
Rio Ferdinand sudah memberikan sarannya. Kini Manchester United harus menentukan apakah akan mengikuti jalan tersebut atau kembali mengeluarkan uang besar untuk mencari solusi instan.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









