Banten

Gol MU vs Ipswich Diwarnai Handball Harry Maguire, Kok Tetap Sah? Ini Penjelasan Aturannya

Aullia Rachma Puteri | 31 Agustus 2026, 22:31 WIB
Gol MU vs Ipswich Diwarnai Handball Harry Maguire, Kok Tetap Sah? Ini Penjelasan Aturannya
MU menang 5-2 melawan Ipswich, Minggu (30/8/2026) - AP Photo/Dave Thompson

AKURAT BANTEN - Manchester United meraih kemenangan meyakinkan 5-2 atas Ipswich Town pada pekan kedua Premier League 2026/2027. Namun, pesta gol Setan Merah di Old Trafford tidak sepenuhnya berjalan tanpa kontroversi.

Perhatian tertuju pada gol kedua Manchester United yang tercatat sebagai gol bunuh diri Jacob Greaves. Dalam proses terciptanya gol tersebut, bola terlihat mengenai tangan Harry Maguire sebelum bek MU melepaskan tembakan yang kemudian membentur Greaves dan masuk ke gawang Ipswich.

Sekilas, gol tersebut terlihat layak dianulir karena adanya handball. Namun, VAR justru mengonfirmasi keputusan wasit untuk tetap memberikan gol kepada Manchester United.

Keputusan tersebut bukan karena VAR mengabaikan handball Maguire. Ada alasan khusus yang berkaitan dengan penerapan Laws of the Game.

Baca Juga: Prediksi Skor Aston Villa vs Arsenal: Arsenal Diunggulkan, Villa Bisa Bikin Kejutan

Mengapa Gol Tetap Disahkan?

Premier League Match Centre menjelaskan bahwa keputusan tersebut telah diperiksa oleh VAR.

Dalam pemeriksaan, Maguire memang melakukan handball, tetapi sentuhan tersebut dinilai tidak disengaja. Selain itu, Maguire bukan pemain yang mencetak gol secara langsung.

Gol tersebut akhirnya tercatat sebagai own goal Jacob Greaves, bukan gol Maguire.

Inilah bagian penting dari aturan yang membuat keputusan tersebut sah. Berdasarkan ketentuan handball saat ini, jika seorang pemain melakukan handball secara tidak sengaja dan kemudian bola masuk ke gawang setelah mengenai pemain lawan, pelanggaran tersebut tidak otomatis membuat gol dianulir.

Baca Juga: Chelsea Menang Lagi, Xabi Alonso Langsung Kirim Psywar ke Arsenal: The Blues Makin Pede!

Dengan kata lain, situasinya akan berbeda jika Maguire langsung mencetak gol setelah bola mengenai tangannya.

Jika Maguire menjadi pencetak gol langsung, gol tersebut harus dibatalkan karena pemain tidak diperbolehkan mencetak gol langsung menggunakan tangan atau lengan, meskipun sentuhannya tidak disengaja.

Namun, dalam kasus di Old Trafford, bola justru masuk setelah mengenai pemain Ipswich.

Maguire Tidak Menjadi Pencetak Gol

Urutan kejadiannya menjadi kunci. Maguire mendapatkan bola dan kemudian melakukan kontak dengan bola menggunakan tangannya. Setelah itu, ia melepaskan tembakan yang sebenarnya tidak mengarah ke gawang.

Bola kemudian membentur Jacob Greaves dan berubah arah hingga masuk ke gawang.

Baca Juga: Luke Shaw Dihujat Usai MU Menang 5-2, Rio Ferdinand Langsung Buka Suara: Jangan Jual Dia!

Karena sentuhan terakhir yang membuat bola masuk berasal dari Greaves, gol tersebut dikategorikan sebagai gol bunuh diri.

VAR kemudian menilai apakah handball Maguire dapat dihukum berdasarkan aturan yang berlaku.

Kesimpulannya, karena handball tersebut dianggap tidak disengaja dan Maguire bukan pencetak gol langsung, tidak ada dasar untuk membatalkan gol.

Premier League Match Centre menyatakan keputusan wasit untuk memberikan gol telah diperiksa dan dikonfirmasi oleh VAR.

Baca Juga: Liverpool Tertahan Lagi, 3 Masalah Ini Bikin Andoni Iraola Punya PR Besar di Anfield

Mengapa Keputusan Ini Memicu Perdebatan?

Meski sesuai dengan interpretasi aturan yang berlaku, keputusan tersebut tetap membuat banyak pihak kebingungan.

Pasalnya, Maguire mendapatkan keuntungan dari situasi handball tersebut. Tanpa kontak dengan tangannya, rangkaian serangan mungkin tidak akan berakhir dengan tembakan yang kemudian mengenai Greaves.

Gary O'Neil, manajer Ipswich, juga mengaku bingung dengan keputusan tersebut. Ia mengatakan dari posisinya di pinggir lapangan, dirinya mengira gol itu pasti akan dianulir.

Perdebatan kemudian berkembang karena adanya perbedaan antara apa yang dianggap "adil" secara logika sepak bola dan bagaimana aturan secara teknis diterapkan.

Baca Juga: Elliot Anderson Menggila, Man City Bisa Tersenyum: Rp1,9 Triliun Mulai Terbayar!

Secara sederhana, aturan tidak menghukum setiap handball tidak disengaja dengan cara yang sama. Konteks bagaimana bola akhirnya masuk ke gawang menjadi faktor penting.

MU Tetap Menang Telak

Terlepas dari kontroversi tersebut, Manchester United memang tampil sangat baik setelah tertinggal lebih dahulu.

Ipswich membuka keunggulan melalui Leif Davis pada menit ke-29. Namun, Bruno Fernandes menyamakan kedudukan sebelum babak pertama berakhir.

Gol bunuh diri Greaves kemudian membawa MU berbalik unggul. Setelah itu, Fernandes mencetak dua gol tambahan, termasuk melalui titik penalti, untuk melengkapi hat-trick.

Baca Juga: Liverpool Sudah Belanja Rp10 Triliun, tapi Lupa Satu Posisi Penting: Bisa Jadi Bumerang!

Bryan Mbeumo kemudian ikut mencatatkan namanya di papan skor sebelum Chuba Akpom mencetak gol hiburan bagi Ipswich. Manchester United akhirnya menang 5-2 dan mendapatkan kemenangan pertama mereka pada Premier League musim ini.

Kontroversi Belum Menutupi Performa Bruno

Insiden Maguire memang menjadi pembicaraan besar, tetapi penampilan Bruno Fernandes tetap menjadi cerita utama pertandingan.

Kapten Manchester United tersebut mencetak hat-trick sekaligus memberikan assist untuk gol Mbeumo. Ini merupakan hat-trick keduanya di Premier League setelah sebelumnya melakukan hal serupa ketika menghadapi Leeds United pada 2021.

Marcus Rashford juga kembali menjadi starter MU di Premier League untuk pertama kalinya sejak Desember 2024.

Michael Carrick pun mendapatkan respons positif setelah sebelumnya Manchester United kalah dari Hull City pada pertandingan pembuka.

Baca Juga: MU Kehilangan 2 Talenta Sekaligus ke Arsenal, Ternyata Bukan Cuma Soal Uang!

Jadi, gol kontroversial Maguire memang sah berdasarkan aturan yang diterapkan VAR. Namun, insiden tersebut kembali memperlihatkan betapa rumitnya aturan handball dalam sepak bola modern.

Maguire melakukan handball, tetapi bukan dia yang mencetak gol. Bola masuk setelah mengenai pemain lawan. Itulah celah teknis yang membuat gol MU tetap berdiri, meski keputusan tersebut jelas mengundang perdebatan.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.