Banten

MU Sudah Habiskan Rp3 Triliun, tapi Wayne Rooney Masih Temukan 2 Lubang Besar yang Belum Teratasi

Aullia Rachma Puteri | 8 September 2026, 21:37 WIB
MU Sudah Habiskan Rp3 Triliun, tapi Wayne Rooney Masih Temukan 2 Lubang Besar yang Belum Teratasi
Maanchester United. - X/ManUtd

AKURAT BANTEN - Manchester United memang cukup aktif pada bursa transfer musim panas 2026. Namun, legenda klub Wayne Rooney menilai aktivitas tersebut belum membuat skuad Setan Merah benar-benar lengkap.

Rooney secara khusus menyoroti dua posisi yang menurutnya masih menjadi masalah besar, yakni striker dan bek kiri.

Menurut mantan kapten MU tersebut, keputusan klub lebih banyak memperkuat lini tengah membuat Michael Carrick belum mendapatkan skuad dengan kedalaman ideal untuk menghadapi ketatnya persaingan musim ini.

Manchester United menghabiskan sekitar 150 juta poundsterling untuk mendatangkan Youri Tielemans, Andrey Santos, dan Carlos Baleba.

Baca Juga: Hasil Everton Vs Man United: Gol Spektakuler Maitland-Niles Menit 96 Bikin MU Gigit Jari

Ketiganya memang memberikan tambahan pilihan di lini tengah. Namun, Rooney mempertanyakan mengapa klub tidak memberikan perhatian serupa terhadap posisi penyerang dan bek kiri.

Sorotan Rooney semakin kuat setelah melihat pertandingan MU melawan Everton pada pekan ketiga Premier League 2026/2027.

Dalam laga di Hill Dickinson Stadium, Minggu (6/9/2026), MU dua kali memimpin melalui Bryan Mbeumo dan Benjamin Sesko, tetapi akhirnya harus puas bermain imbang 2-2.

Sesko mencetak gol pada menit ke-88, tetapi Ainsley Maitland-Niles menyamakan skor pada menit ke-96 lewat tembakan jarak jauh. Hasil tersebut membuat MU baru mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan Premier League.

Baca Juga: Xabi Alonso Akui Chelsea Harus Belajar Usai Kalah dari Arsenal: The Blues Ternyata Belum Matang

Menurut Rooney, pertandingan tersebut memperlihatkan bahwa MU masih membutuhkan penyerang tengah tambahan. Sesko belum menjadi starter di Premier League musim ini setelah melewatkan pramusim, sehingga klub tidak memiliki banyak opsi ideal ketika pemain asal Slovenia tersebut belum berada dalam kondisi terbaik.

“Kekurangan pemain nomor 9,” menjadi salah satu persoalan yang disoroti Rooney ketika menganalisis situasi MU. Ia menilai tim sebenarnya mampu mengontrol pertandingan melawan Everton, tetapi tidak memiliki cukup pilihan di lini depan.

Masalah lainnya berada di sektor bek kiri. Rooney memberikan apresiasi kepada Luke Shaw yang tampil cukup baik menghadapi Everton. Namun, menurutnya, Shaw tidak mungkin bermain dalam seluruh pertandingan sepanjang musim.

Baca Juga: Arsenal Bekuk Chelsea 2-1, Mikel Arteta Malah Bilang Masih Bisa Jauh Lebih Baik: Ada Sinyal Bahaya untuk Rival!

Situasi menjadi problematis ketika Diogo Dalot dan Noussair Mazraoui harus dimainkan di posisi bek kiri. Keduanya secara alami lebih dikenal sebagai bek kanan. Rooney melihat penggunaan pemain di posisi yang tidak familiar sebagai tanda bahwa MU membutuhkan tambahan personel di sektor tersebut.

Kekhawatiran itu sebenarnya bukan hal baru. Sebelum bursa transfer ditutup, Manchester United memang sempat memburu bek kiri Newcastle United, Lewis Hall.

Namun, transfer tersebut tidak terwujud. Analisis The Guardian juga mencatat bahwa MU berhasil memperkuat lini tengah, tetapi gagal mendatangkan bek kiri maupun tambahan penting untuk lini belakang.

Rooney bahkan memperluas kritiknya terhadap sektor pertahanan MU. Ia menilai lini belakang belum cukup kuat untuk klub yang ingin bersaing di papan atas sekaligus tampil di Liga Champions.

Baca Juga: Marc Casadó Bikin Geger! Eks Barcelona Sebut Fasilitas Deportivo La Coruña Lebih Bagus dari Blaugrana

“Michael ditinggalkan dalam kondisi kekurangan pemain,” demikian inti penilaian Rooney terhadap skuad Carrick. Ia menilai Manchester United seharusnya memberikan dukungan lebih besar kepada sang manajer.

Dengan Liga Champions kembali menanti dan jadwal pertandingan yang semakin padat, kedalaman skuad akan menjadi ujian serius bagi MU. Jika cedera atau masalah kebugaran kembali menghantam, lubang yang disebut Rooney bisa semakin terlihat.

Bursa transfer musim panas memang sudah ditutup. Kini, Carrick harus menemukan solusi dari pemain yang tersedia. Namun, jika masalah tersebut tidak kunjung teratasi, Manchester United mungkin harus kembali membuka dompet pada bursa transfer Januari 2027.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.