Wayne Rooney Bongkar Masalah MU Usai Kalah di Derby: Bukan Cuma Carrick, INEOS Ikut Disorot!

AKURAT BANTEN - Manchester United kembali mendapatkan tamparan keras di awal musim 2026/2027. Bermain di Old Trafford dalam Derby Manchester, Setan Merah justru kalah 0-1 dari Manchester City yang harus bermain dengan 10 orang selama lebih dari satu jam.
Kekalahan tersebut membuat tekanan terhadap Michael Carrick semakin besar. Namun, legenda Manchester United Wayne Rooney justru meminta mantan rekan setimnya itu tidak dijadikan kambing hitam.
Menurut Rooney, masalah Manchester United jauh lebih besar daripada sekadar persoalan taktik di tangan Carrick. Ia menilai sang pelatih tidak mendapatkan cukup amunisi berkualitas untuk membuat lini depan MU benar-benar berbahaya.
Rooney secara khusus menyoroti penampilan MU yang menurutnya "toothless", atau tidak memiliki ketajaman, ketika memasuki sepertiga akhir lapangan.
Baca Juga: Gol Haaland Bikin Manchester United Naik Pitam, Lisandro Martinez: Ini Tidak Bisa Diterima!
Manchester United memang beberapa kali mengancam, tetapi gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah Phil Foden menerima kartu merah pada menit ke-23.
City akhirnya justru mencuri kemenangan melalui Erling Haaland pada menit ke-60. Gol tersebut memang kontroversial karena melibatkan Enzo Fernández yang berada dalam posisi offside, tetapi Manchester United juga harus bercermin karena gagal memanfaatkan situasi ketika lawan bermain dengan 10 pemain.
Rooney menilai persoalan tersebut berkaitan dengan bagaimana skuad dibangun.
Mantan striker MU itu sebelumnya memang sudah mempertanyakan aktivitas transfer klub. Menurutnya, Carrick masih membutuhkan tambahan pemain di sejumlah posisi, terutama agar memiliki lebih banyak pilihan ketika tim membutuhkan perubahan permainan.
Baca Juga: Arsenal Diam-Diam Pantau 2 Bintang Sevilla, tapi Bukan Mereka Prioritas Utama Mikel Arteta
Kritik tersebut secara tidak langsung mengarah kepada INEOS, kelompok pemilik saham yang mengurusi operasional sepak bola Manchester United.
Rooney menilai Carrick telah berada dalam situasi sulit karena tidak memiliki cukup pilihan berkualitas di bangku cadangan.
Padahal, Manchester United telah mengeluarkan dana besar dalam beberapa periode transfer terakhir. Namun, persoalannya bukan semata-mata berapa banyak uang yang dikeluarkan, melainkan apakah rekrutan tersebut benar-benar mengisi kebutuhan utama tim.
Kekalahan dari City memperlihatkan persoalan itu secara gamblang. MU menghadapi lawan yang kehilangan satu pemain sejak menit ke-23, tetapi tetap kesulitan membongkar pertahanan City.
Baca Juga: Bukan Cedera, Ini Alasan Andoni Iraola Selalu Membalut Dua Jarinnya Sebelum Liverpool Bertanding
Marcus Rashford dan Kobbie Mainoo memang sama-sama membentur tiang, sedangkan peluang Bryan Mbeumo pada penghujung pertandingan masih mampu diamankan Gianluigi Donnarumma.
Carrick sendiri tidak lepas dari kritik. Ia juga mengecam keputusan VAR yang mengesahkan gol Haaland. Namun, setelah pertandingan, badan wasit Pro Ref mengakui bahwa VAR melakukan kesalahan penilaian karena gagal mempertimbangkan pengaruh posisi Fernández terhadap permainan. Seharusnya wasit Michael Oliver direkomendasikan untuk melihat insiden tersebut melalui monitor lapangan.
Terlepas dari kontroversi tersebut, Rooney tampaknya ingin mengingatkan bahwa Carrick tidak bisa menyelesaikan seluruh masalah sendirian.
Manchester United kini baru mengoleksi empat poin dari empat pertandingan Premier League. Sebaliknya, Manchester City mempertahankan rekor sempurna dengan empat kemenangan dan berada di papan atas bersama Arsenal.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Tak Cetak Gol, tapi Al Nassr Ukir Sejarah! Rekor 87 Tahun Akhirnya Runtuh
Bagi Carrick, pekerjaan rumahnya jelas sangat besar. Namun bagi INEOS, pesan Rooney juga tidak kalah penting, yaitu jika ingin melihat perubahan di Old Trafford, membenahi pelatih saja mungkin tidak cukup. Skuad yang lebih tajam dan pilihan pemain yang lebih lengkap juga dibutuhkan.
Sebab dalam sepak bola, bahkan pelatih terbaik pun akan kesulitan mengubah pertandingan jika senjata yang tersedia terlalu terbatas.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









