Banten

Fabio Quartararo Nyaris Kehabisan BBM di MotoGP Misano, Yamaha Ketar-ketir Jelang Austria!

Aullia Rachma Puteri | 15 September 2026, 09:48 WIB
Fabio Quartararo Nyaris Kehabisan BBM di MotoGP Misano, Yamaha Ketar-ketir Jelang Austria!
Fabio Quartararo

AKURAT BANTEN - Fabio Quartararo menghadapi persoalan tak terduga saat menjalani MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano.

Pembalap Monster Energy Yamaha itu harus mengorbankan sebagian performa motornya karena konsumsi bahan bakar yang dinilai terlalu tinggi sepanjang balapan.

Quartararo memang berhasil finis di posisi ke-10 setelah mengawali balapan dari urutan ke-13.

Namun, hasil tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan perjuangan yang dialaminya.

Baca Juga: Gila! Marc Márquez Taklukkan Bezzecchi di Misano, Persaingan Juara MotoGP Makin Panas

Sejak awal lomba, pembalap asal Prancis tersebut sudah menerima peringatan terkait bahan bakar pada panel instrumen Yamaha miliknya.

Situasi itu membuat Quartararo tidak bisa mengeluarkan seluruh potensi motornya.

Ia harus menyesuaikan penggunaan tenaga mesin agar jumlah bahan bakar yang tersisa cukup untuk membawa Yamaha YZR-M1 hingga garis finis.

Menurut Quartararo, persoalan tersebut cukup membingungkan karena dirinya tidak memperkirakan Yamaha akan mengalami kendala konsumsi bahan bakar separah itu di Misano.

Baca Juga: Marc Marquez Menang MotoGP Aragon 2026, Jarak dengan Jorge Martin Kini Cuma 19 Poin

Bahkan, indikator pada dashboard terus memberikan peringatan meski ia sudah melakukan berbagai penyesuaian.

Untuk menghemat konsumsi, Quartararo memilih menggunakan pengaturan mesin paling irit.

Yamaha menyediakan tiga pilihan karakter tenaga, dan pembalap berusia 27 tahun itu lebih banyak menggunakan map ketiga yang memiliki karakter paling hemat bahan bakar.

Strategi tersebut ternyata belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan.

Baca Juga: MotoGP Aragon 2026 Malam Ini: Bezzecchi Pole, Duo Márquez di Row 1, Live Trans7!

Quartararo mengungkapkan bahwa indikator bahan bakar tetap berada pada kondisi mengkhawatirkan.

Dampaknya terasa ketika berada di lintasan lurus karena ia tidak dapat memaksimalkan tenaga mesin seperti yang seharusnya.

Kondisi itu membuat peluang Quartararo untuk meraih posisi yang lebih tinggi menjadi semakin sulit.

Ia menilai kecepatannya sebenarnya cukup kompetitif dan masih memiliki kemungkinan untuk bersaing lebih dekat dengan rombongan depan.

Baca Juga: Satu Jiwa 8 Center Indonesia, Komunitas Bikers Gabungkan Hobi Motor dan Aksi Sosial

Namun, keterbatasan bahan bakar memaksanya berkendara dengan pendekatan yang jauh lebih konservatif.

Yang membuat persoalan tersebut semakin menjadi perhatian Yamaha adalah karakter Sirkuit Red Bull Ring di Austria.

Seri berikutnya akan berlangsung di Spielberg pada 20 September 2026. Kalender MotoGP 2026 menempatkan Austria tepat setelah balapan Misano.

Red Bull Ring dikenal sebagai lintasan yang mengandalkan kecepatan tinggi dan memiliki sejumlah sektor lurus panjang.

Baca Juga: Polisi Tegaskan Belum Ada Bukti Dias Al Hadi Terlibat Geng Motor

Karena itu, persoalan konsumsi bahan bakar yang muncul di Misano berpotensi menjadi pekerjaan rumah serius bagi Yamaha sebelum menghadapi seri Austria.

Di Misano sendiri, sejumlah rival Quartararo tidak melaporkan kendala serupa.

Marc Marquez, Alex Marquez, dan Pedro Acosta disebut tidak mengalami masalah konsumsi bahan bakar dalam balapan tersebut. Fakta itu semakin menyoroti persoalan yang sedang dihadapi Yamaha.

Quartararo bahkan menyebut dirinya nyaris kehabisan bahan bakar ketika memasuki area pit setelah balapan berakhir.

Baca Juga: Kasus Satpam Waduk Jatiluhur Tewas Terborgol, Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Geng Motor

Situasi tersebut menjadi alarm bagi Yamaha untuk segera mencari penyebab utama sebelum masalah serupa kembali muncul di Austria.

Bagi Quartararo, finis ke-10 di Misano memang menjadi tambahan hasil setelah akhir pekan yang sulit.

Namun, persoalan konsumsi bahan bakar menjadi catatan penting karena Yamaha membutuhkan performa penuh motornya jika ingin bersaing lebih dekat dengan para rival pada seri-seri berikutnya.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.