Arsenal Menang, tapi Eberechi Eze Malah Terpukul: Keputusan Arteta di Jeda Jadi Sorotan

AKURAT BANTEN - Arsenal berhasil membawa pulang tiga poin dari markas Nottingham Forest. Namun, kemenangan tipis tersebut menyisakan cerita kurang menyenangkan bagi Eberechi Eze.
Pemain Inggris itu ditarik keluar pada awal babak kedua setelah tampil kurang meyakinkan, dan keputusan Mikel Arteta tersebut membuat legenda Arsenal Ian Wright menilai Eze kemungkinan sangat kecewa.
Arsenal menang 1-0 atas Nottingham Forest dalam lanjutan Premier League di City Ground, Minggu (18/10/2026). Satu-satunya gol pertandingan dicetak Noni Madueke pada menit ke-80 melalui tembakan dari sisi kiri yang mengenai Jair Cunha sebelum berubah arah dan masuk ke gawang Matz Sels.
Menariknya, Madueke merupakan pemain yang masuk menggantikan Eze pada awal babak kedua.
Baca Juga: Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
Eze mendapatkan kesempatan menjadi starter untuk pertama kalinya di Premier League musim ini, tetapi gagal memberikan pengaruh besar selama 45 menit pertama.
Arsenal memang menguasai pertandingan, tetapi dominasi tersebut tidak berbanding lurus dengan ancaman di depan gawang.
The Gunners bahkan tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sebelum pergantian pemain. Arteta akhirnya mengambil keputusan tegas dengan memasukkan Madueke untuk menggantikan Eze.
Keputusan itu pada akhirnya terbukti tepat. Madueke mencetak gol kemenangan dan menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat.
Baca Juga: Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027
Arsenal bahkan hanya membutuhkan satu tembakan tepat sasaran untuk memastikan tiga poin di City Ground.
Namun, situasi Eze menjadi perhatian tersendiri. Ian Wright menilai pemain berusia 28 tahun tersebut kemungkinan sangat terpukul karena kembali kehilangan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya sebagai starter.
Wright juga melihat persoalan taktik di balik kesulitan Eze. Menurutnya, Eze lebih nyaman bergerak dari area tengah dan memanfaatkan kemampuan membawa bola serta kreativitasnya.
Ketika ditempatkan lebih melebar di sisi kiri, kontribusinya menjadi lebih sulit terlihat.
“Situasinya sedang sangat sulit baginya saat ini,” ujar Wright seperti dikutip Football365. Ia menilai Eze perlu lebih berani mengambil inisiatif ketika mendapatkan kesempatan bermain, terutama karena persaingan mendapatkan tempat di tim utama Arsenal sangat ketat.
Baca Juga: Mourinho Blak-blakan soal Vinicius: “Kalau Saya Jadi Dia, Saya Sudah Pergi dari Real Madrid!”
Di sisi lain, Arteta memberikan penjelasan mengenai keputusannya. Sang manajer tidak menyebut Eze sebagai penyebab tunggal buruknya permainan Arsenal.
Ia justru menilai struktur pertahanan Forest membuat pemain menyerang kesulitan menemukan ruang.
Arteta juga mengingatkan bahwa hanya beberapa hari sebelumnya Eze tampil jauh lebih baik dan mencetak gol ketika Arsenal menghadapi Lille di Liga Champions.
Menurutnya, pergantian pemain merupakan bagian dari tuntutan pertandingan dan bukan semata-mata hukuman atas performa individu.
Baca Juga: Bruno Fernandes Jadi Beban MU? Legenda Setan Merah Minta Carrick Berani Cadangkan Sang Kapten
Masalahnya, persaingan di Arsenal memang semakin ketat. Martin Odegaard kembali memainkan peran penting di posisi nomor 10, sementara pemain seperti Madueke dan Viktor Gyokeres juga menjadi opsi Arteta di lini depan.
Eze sendiri bergabung dengan Arsenal dari Crystal Palace pada musim panas 2025 dengan nilai transfer sekitar 60 juta poundsterling. Ekspektasi terhadapnya tentu besar, tetapi ia belum sepenuhnya mendapatkan tempat reguler.
Kemenangan atas Forest setidaknya menunjukkan bahwa Arsenal memiliki kedalaman skuad untuk mengubah pertandingan melalui pemain pengganti.
Bagi Eze, sebaliknya, laga tersebut menjadi pengingat bahwa persaingan di Emirates sangat keras.
Belum ada pernyataan langsung dari Eze mengenai perasaannya setelah ditarik keluar. Namun, jika penilaian Wright benar, kekecewaan tersebut justru bisa menjadi bahan bakar bagi sang pemain untuk merebut kembali kepercayaan Arteta pada pertandingan berikutnya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Gaji PNS Bakal Lewat Kopdes Merah Putih, Siapa yang Paling Diuntungkan?
- 2Besok Jadi Sorotan! BEM UI Siapkan Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Tugu Tani hingga Tugu Proklamasi Disorot
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Waspada! Torasera Koperasi Merah Putih Disorot, Agus Sulistriyono Ingatkan Ancaman Calo dan Kongkalikong
- 5Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 6Gila! Lamine Yamal Lampaui Statistik Messi dan Ronaldo di Liga Champions, Angkanya Bikin Melongo
- 7Brasil Pernah Bantai Thailand dan Vietnam 9-1, Kini Timnas Futsal Indonesia Kalah 0-3!
- 8Fantastis! Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Bisa Rp9,3 Juta, Ternyata Ini Penentuannya
- 9Francisco Conceição Tumbang Usai Juventus Dihajar Lazio, Kondisi Terbaru Bikin Fans Bianconeri Bernapas Lega
- 10Man City Sempurna, Arsenal Mengintai, Manchester United Kembali Tersandung: Peta Persaingan Liga Inggris Makin Panas!









