Kepala BGN Dilaporkan ke KPK, Dugaan Korupsi MBG di Bagian Ini Capai Rp49,5 Miliar

AKURAT BANTEN – Polemik program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian publik setelah Indonesia Corruption Watch (ICW) melaporkan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam proyek sertifikasi halal yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah.
ICW menduga terdapat praktik tidak wajar dalam pengadaan jasa sertifikasi halal untuk dapur MBG sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan hasil penelusuran lembaga antikorupsi tersebut, total anggaran proyek mencapai sekitar Rp141,7 miliar dengan cakupan ribuan sertifikasi halal untuk unit pelayanan gizi.
Baca Juga: KPK Soroti Pengadaan Puluhan Ribu Motor Listrik BGN, Potensi Risiko Korupsi Jadi Perhatian
Dalam laporannya, ICW menyebut potensi kerugian negara diperkirakan mencapai Rp49,5 miliar.
Angka tersebut muncul setelah dilakukan perbandingan antara nilai kontrak pengadaan dengan tarif resmi sertifikasi halal yang berlaku di Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Divisi Hukum dan Investigasi ICW menilai ada sejumlah kejanggalan dalam proyek tersebut.
Salah satunya terkait kewenangan pengadaan.
Baca Juga: BGN Tegaskan Penggunaan EO Rp113 Miliar adalah Strategi Awal Bangun Sistem Program Gizi Nasional
Menurut ICW, berdasarkan aturan teknis program MBG, pengurusan sertifikasi halal semestinya menjadi tanggung jawab unit pelaksana layanan gizi, bukan dilakukan langsung oleh BGN.
Selain itu, ICW juga menyoroti dugaan pemecahan paket proyek yang memiliki jenis pekerjaan serupa.
Paket pengadaan disebut dilakukan dalam waktu dan pola yang hampir sama, sehingga memunculkan kecurigaan adanya upaya menghindari mekanisme pengadaan tertentu.
Tidak hanya itu, lembaga tersebut turut menemukan indikasi penggunaan perusahaan yang diduga tidak memiliki status resmi sebagai Lembaga Pemeriksa Halal (LPH).
Baca Juga: Masalah Anggaran Laptop BGN Jadi Sorotan, Kerugian Negara Tembus Triliunan Jika Kepala BGN Jadi Beli
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai legalitas serta proses pelaksanaan sertifikasi halal dalam proyek MBG.
Dugaan mark-up anggaran juga menjadi poin utama laporan ke KPK.
Berdasarkan hitungan ICW, biaya normal untuk ribuan sertifikasi halal seharusnya berada di angka sekitar Rp92 miliar.
Namun nilai proyek yang berjalan justru mencapai lebih dari Rp141 miliar.
ICW menilai selisih anggaran tersebut perlu ditelusuri lebih jauh oleh aparat penegak hukum.
Mereka meminta KPK segera melakukan penyelidikan untuk memastikan ada atau tidaknya praktik korupsi dalam proyek tersebut.
Sementara itu, pihak BGN belum memberikan penjelasan rinci terkait laporan yang dilayangkan ke KPK.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari Kepala BGN mengenai tuduhan tersebut.
Baca Juga: Viral Lele Mentah di Menu Makan Gratis Pamekasan, BGN Akhirnya Buka Suara: Ternyata Ini Alasannya!
Kasus ini menjadi sorotan karena program MBG merupakan salah satu program strategis pemerintah yang menyangkut pemenuhan gizi masyarakat.
Transparansi penggunaan anggaran dinilai penting agar pelaksanaan program tetap berjalan sesuai tujuan dan tidak menimbulkan kerugian negara.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Man City Dihantam Kasus Finansial, Steven Gerrard Angkat Suara: Bukan Degradasi, Hukuman Ini yang Harus Diterima!
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!










