Bertahan di Pengungsian, Warga Periuk Damai Hadapi Keterbatasan Bantuan

AKURAT BANTEN - Sudah lima hari banjir memaksa warga Perumahan Periuk Damai, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, bertahan di tempat pengungsian. Hingga Rabu (28/1/2026) kemarin, sebagian besar warga belum bisa kembali ke rumah karena kondisi lingkungan yang belum pulih sepenuhnya.
Di lokasi pengungsian, keterbatasan bantuan masih dirasakan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pangan harian.
Warga menyebut bantuan yang datang belum mampu menjangkau seluruh pengungsi secara merata.
St (49), salah satu warga terdampak, mengatakan bahwa bantuan memang tersedia, namun jumlahnya belum sebanding dengan kebutuhan keluarga pengungsi.
"Kalau kebutuhan sih sudah ada semua, cuma nggak merata aja. Misal nasi itu kadang satu keluarga cuma satu bungkus, padahal saya aja satu keluarga itu ada tiga orang," katanya, kepada wartawan, Rabu (28/1/2026).
Meski demikian, St tetap mengapresiasi bantuan yang telah diberikan oleh berbagai pihak.
"Tapi namanya dikasih ya, kita terima aja. Kita bersyukur alhamdulillah masih ada yang merhatiin," sambungnya.
Ia menuturkan, sejak banjir merendam rumahnya, dirinya bersama keluarga memilih mengungsi di masjid terdekat.
Hingga kini, tempat tersebut masih menjadi lokasi bermalam karena aliran listrik di rumah belum kembali normal.
"Ini sekarang lagi pulang ke rumah karena mau bersih-bersih aja, tapi nanti malam ke masjid lagi, karena kan lampu nya juga belum nyala," ucap Satun.
Selain persoalan makanan, kebutuhan khusus bayi juga menjadi perhatian para pengungsi. Bantuan berupa popok, susu formula, dan perlengkapan bayi dinilai masih minim.
Pengungsi lainnya, UM, menyebut bahwa keberadaan dapur umum cukup membantu warga dalam memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.
Namun, ia mengakui ada kebutuhan lain yang belum sepenuhnya terpenuhi.
"Kalau makan sih kayaknya cukup yah, karena kan ada dapur umum juga. Cuma yang agak kurang itu keliatannya kebutuhan buat bayi," ucap pengungsi lainnya, Usman.
Menurut Usman, kondisi tersebut menjadi beban tambahan bagi orang tua yang memiliki balita, sementara bagi warga lanjut usia, kebutuhan pribadi masih bisa diupayakan sendiri.
Baca Juga: Kemandirian Polri Jadi Perhatian, Pengamat Nilai Sikap Kapolri Jadi Penjaga Demokrasi
"Kalau selain itu sih kemungkinan sudah cukup, karena kan kalau seperti saya yang sudah tua bisa urus diri sendiri. Obat segala macem masih bisa cari sendiri," tutup Usman.
Pantauan di lapangan menunjukkan, tenda-tenda pengungsian berdiri di sepanjang akses gerbang Perumahan Periuk Damai. Fasilitas tersebut berasal dari berbagai pihak, baik instansi pemerintah maupun unsur masyarakat.
Beberapa tenda diketahui disediakan oleh Polres Metro Tangerang Kota, Karang Taruna, serta sejumlah organisasi lainnya. Di sekitar area pengungsian juga terdapat dapur umum yang menyediakan makan untuk warga terdampak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









