Banten

Marc Marquez Menang MotoGP Aragon 2026, Jarak dengan Jorge Martin Kini Cuma 19 Poin

Viona Sebastian Nolani | 31 Agustus 2026, 16:47 WIB
Marc Marquez Menang MotoGP Aragon 2026, Jarak dengan Jorge Martin Kini Cuma 19 Poin
Marc Marquez - instagram/@marcmarquez93

AKURAT BANTEN - Pembalap Ducati asal Spanyol, Marc Marquez, kembali menunjukkan dominasinya dengan meraih kemenangan kedua secara beruntun di Grand Prix Aragon.

Hasil tersebut menjadi kemenangan kedelapan Marquez di MotorLand Aragon sekaligus membuat jaraknya dengan Jorge Martin di klasemen MotoGP 2026 semakin dekat.

Marquez harus melewati persaingan ketat dengan Marco Bezzecchi yang memulai balapan dari pole position bersama Aprilia.

Duel keduanya berlangsung sengit, hingga Marquez berhasil melakukan aksi menyalip spektakuler pada lap ke-6 ketika kedua pembalap melaju berdampingan dengan kecepatan lebih dari 300 km/jam.

Baca Juga: Novak Djokovic Tersingkir dari US Open 2026, Mariano Navone Ciptakan Kejutan Besar

Setelah menyelesaikan 23 lap dengan setiap putaran memiliki panjang 5,077 km, Marquez menjadi pembalap pertama yang melewati garis finis.

Ia mencatatkan waktu 41 menit 10 detik 969.

Pedro Acosta dari KTM menempati posisi kedua dengan selisih 1 detik 754, sekaligus kembali harus menunda ambisinya meraih kemenangan perdana di MotoGP meski telah mengoleksi podium ke-14.

Bezzecchi finis ketiga, sedangkan Alex Marquez yang merupakan saudara Marc berada di urutan keempat.

Baca Juga: Real Madrid Hancurkan Malaga 4-0, Mourinho Cetak Rekor Start Terbaik di La Liga

Bezzecchi sebelumnya sukses merebut pole position setelah mencatat waktu tercepat.

Namun, Marquez mampu memanfaatkan tikungan pertama untuk mengambil posisi terdepan pada balapan sprint.

Situasi serupa coba dilakukan pembalap Ducati tersebut pada balapan utama, tetapi Bezzecchi berhasil merebut kembali posisi pertama di tikungan berikutnya.

“Kuncinya ada di tikungan pertama. Saya melakukannya lagi, tetapi hari ini saya membuat kesalahan besar karena saya lupa perangkat penyetel ketinggian suspensi belakang, dan ketika saya beralih dari tikungan pertama ke tikungan kedua, perangkat itu aktif dan kembali menanggung beban,” jelas Marquez tentang apa yang terjadi di balapan jalan raya.

“Saya melaju sangat lambat di tikungan kedua dan ketiga. Akibatnya, kedua pembalap menyalip saya. Sejak saat itu, keadaan menjadi lebih sulit, tetapi saya terus berusaha untuk mendapatkan kembali kecepatan saya selangkah demi selangkah,” ujar Marquez.

Marquez kemudian mulai meningkatkan ritmenya untuk memburu Bezzecchi yang berada di depan. Pembalap Ducati itu beberapa kali mencatatkan lap tercepat sambil terus memangkas jarak dengan rider Aprilia tersebut, sedangkan Acosta menguntit dari posisi ketiga.

Kesempatan bagi Marquez datang pada lap ke-6. Ia melaju sejajar dengan Bezzecchi di lintasan lurus bagian belakang sirkuit. Kedua motor hanya berjarak beberapa sentimeter dan nyaris bersenggolan sebelum Marquez akhirnya berhasil melewati pembalap Aprilia tersebut untuk merebut posisi terdepan.

“Saya mendengar suara mobilnya di tikungan 15 jadi saya mencoba memotong tikungan untuk kembali ke lintasan, tetapi ketika kami berdekatan, hambatan angin antara kedua mobil sangat kuat, itu menciptakan perasaan yang agak aneh!” kenang Bezzecchi, menambahkan, “Dengan pengalamannya yang luas dan kecepatan yang dimiliki Marc, dia tak terkalahkan hari ini.”

Kemenangan tersebut membuat Marquez kembali larut dalam perayaan di MotorLand Aragon. Setelah turun dari motornya pada lap kehormatan, ia kemudian menumpang kendaraan menuju tribun yang menggunakan namanya. Marquez lalu berlutut di tengah gemuruh sorakan para penggemar Ducati yang memenuhi tribun dengan atribut berwarna merah.

Tambahan 25 poin dari balapan utama, ditambah 12 poin hasil kemenangan pada sprint Sabtu, membuat Marquez mengamankan perolehan poin maksimal sepanjang akhir pekan di Aragon. Ia sekaligus berhasil melewati Bezzecchi di klasemen dan memangkas jarak dengan Martin dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026.

Perebutan gelar MotoGP 2026 antara Marquez dan Martin kini semakin menarik untuk disimak. Marquez merupakan juara dunia tujuh kali pada 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019, dan 2025, sedangkan Martin berstatus juara dunia 2024. Saat ini, kedua pembalap hanya terpaut 19 poin dengan sembilan balapan masih tersisa hingga musim MotoGP 2026 berakhir.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.