Marc Marquez Buka-bukaan Soal Cedera, Ternyata Bukan Kaki yang Jadi Masalah Utama

AKURAT BANTEN - Juara bertahan MotoGP, Marc Marquez, memilih meredam harapan menjelang comeback-nya di Grand Prix Italia akhir pekan ini.
Pembalap asal Spanyol tersebut mengakui masih membutuhkan waktu untuk kembali ke performa terbaik setelah menjalani dua kali operasi akibat kecelakaan yang dialaminya.
Marquez terpaksa melewatkan Grand Prix Prancis dan seluruh rangkaian Grand Prix Catalunya setelah mengalami patah tulang kaki dalam insiden yang terjadi di Le Mans.
Usai menjalani operasi pada tulang metatarsal yang patah serta prosedur operasi bahu secara terpisah, pembalap berusia 33 tahun itu akhirnya mendapat izin medis untuk kembali turun lintasan pada sesi latihan bebas pertama di Sirkuit Mugello, Jumat.
Baca Juga: Prabowo Resmikan Era Baru Ekspor Komoditas, Danantara Awasi Perputaran Miliaran Dolar
"Jika saya kembali dengan mentalitas bahwa saya bisa memenangkan kejuaraan ini, saya akan cedera lagi," katanya kepada MotoGP pada hari Kamis.
"Mari kita lihat apakah di balapan berikutnya saya bisa memulihkan lengan kanan saya, dan dari titik itu saya tahu kecepatan akan datang."
“Tapi, pertama-tama, saya harus merasa sehat secara fisik.”
Marquez menjelaskan bahwa cedera bahu yang dialaminya saat kecelakaan di Grand Prix Indonesia pada Oktober tahun lalu masih menjadi persoalan utama.
Menurutnya, masalah tersebut jauh lebih mengganggu dibandingkan cedera patah tulang kaki yang baru saja ia alami.
“Masalah kaki itu sepele, bukan apa-apa, saya sudah siap balapan di Catalunya. Justru bahu saya yang menjadi kendala terbesar dalam beberapa bulan terakhir,” tambahnya.
Saat ini, Marquez menempati posisi kesembilan klasemen sementara pembalap MotoGP. Ia tertinggal 85 poin dari pemuncak klasemen pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









