Banten

Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?

Abdurahman | 16 Agustus 2026, 23:31 WIB
Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo? (**)

Viral di media sosial, nama Ibu Susana mendadak jadi perbincangan hangat. Disebut Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan sebagai buruh pengupas bawang dengan upah fantastis, benarkah demikian? Simak fakta sebenarnya.

AKURAT BANTEN-Publik Indonesia baru saja dihebohkan dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD, Jumat (14/8/2026).

Dalam pidato yang menyentuh isu ekonomi rakyat tersebut, Presiden menyebut nama Ibu Susana, seorang buruh harian yang berprofesi sebagai pengupas bawang.

Pernyataan ini sontak memicu tanda tanya besar bagi warganet.

Pasalnya, Presiden menyebutkan besaran upah yang diterima Ibu Susana mencapai Rp700.000 untuk setiap satu kilogram bawang yang dikupas.

Angka ini dinilai tidak lazim dan memancing spekulasi liar di berbagai platform media sosial.

Baca Juga: Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu Disebut Prabowo, Pedagang Langsung Bereaksi

Siapa Sebenarnya Ibu Susana?

Ibu Susana, warga asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kini menjadi sosok yang paling dicari informasinya.

Kisahnya mencuat bukan karena konten sensasional, melainkan karena disebut langsung oleh orang nomor satu di Indonesia dalam forum resmi.

Namun, di balik narasi yang viral, muncul berbagai pertanyaan mengenai profesi aslinya.

Apakah ia benar-benar hanya seorang pengupas bawang tradisional, ataukah ada konteks lain di balik angka Rp700 ribu tersebut yang sempat disinggung Presiden?

Baca Juga: Chelsea Pasang Harga Nicolas Jackson Rp1,3 Triliun, 3 Klub Mulai Mundur Teratur?

Klarifikasi dan Fakta di Lapangan

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi yang merinci detail operasional pekerjaan yang dilakukan Ibu Susana hingga ia bisa mendapatkan nominal upah yang disebutkan.

Banyak pihak menduga bahwa angka tersebut mungkin merupakan akumulasi dari proses produksi spesifik atau ada kekeliruan dalam penafsiran data yang diterima oleh pihak terkait.

Penting bagi kita untuk melihat isu ini secara jernih. Narasi yang beredar saat ini masih dipenuhi oleh rasa penasaran warganet.

Hingga artikel ini diturunkan, masyarakat terus menunggu klarifikasi lebih lanjut mengenai status pekerjaan Ibu Susana untuk meluruskan asumsi yang berkembang di publik.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman