Banten

Bandar Lampung Sapu Bersih Juara Bible Fest 2026, Taklukkan Perjalanan Berjam-jam Demi Piala Utama

David Amanda | 6 September 2026, 04:30 WIB
Bandar Lampung Sapu Bersih Juara Bible Fest 2026, Taklukkan Perjalanan Berjam-jam Demi Piala Utama
Bandar Lampung Sapu Bersih Juara Bible Fest 2026, Taklukkan Perjalanan Berjam-jam Demi Piala Utama - Istimewa

AKURAT BANTEN - Kontingen BPK PENABUR Bandar Lampung sukses mengukir prestasi gemilang dalam ajang GKI Fest 2026 yang digelar di Aula SMAK BPK PENABUR Gading Serpong, Sabtu (5/9/2026).

Datang sebagai tim penantang dari luar pulau, mereka berhasil menyapu bersih piala utama untuk kategori SD, SMP, hingga SMA dalam kompetisi kreativitas rohani Bible Fest.

Prestasi ini diraih dengan perjuangan yang tidak mudah. Demi mengikuti festival dua tahunan hasil kolaborasi GKI Sinode Wilayah Jawa Barat dan BPK PENABUR ini, para pelajar asal Sumatra tersebut harus menempuh perjalanan darat dan laut yang melelahkan selama kurang lebih tujuh jam. Perjuangan fisik tersebut akhirnya terbayar lunas di atas panggung juara.

Baca Juga: Geger! Dentuman Misterius Terdengar dari Banten hingga Bandung, PVMBG Ungkap Dugaan Mengejutkan

Pihak panitia penyelenggara menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan pencapaian luar biasa yang ditunjukkan oleh perwakilan dari Lampung tersebut.

"Pemenang dari SD ini adalah dari seluruh BPK dari Bandar Lampung. Dan kemudian pemenang dari SMP, SMA juga kebetulan dari kota yang sama, Bandar Lampung juga," ujar Ketua Umum Yayasan BPK PENABUR, Adri Lazuardi kepada wartawan, Sabtu (5/9/26).

"Jadi, Bandar Lampung yang menempuh perjalanan kurang lebih tujuh jam menuju ke tempat ini, mereka boleh berbahagia karena dua hadiah utama mereka boleh bawa pulang," tambahnya.

Baca Juga: HIPPI-LestarX Bidik Jakarta Jadi Pusat Ekonomi Karbon Indonesia lewat Carbon Central Hub

Di balik dominasi Bandar Lampung di podium juara, terdapat cerita dedikasi guru pembimbing yang harus jeli menyiasati padatnya jadwal akademik sekolah. Kalimah, Guru Agama Kristen sekaligus pembimbing SDK PENABUR Bandar Lampung, menceritakan proses latihan yang memanfaatkan waktu-waktu sempit untuk persiapan tersebut.

"Iya, kami lakukan persiapan setelah jam pelajaran sekolah biasanya. Atau di tengah-tengah jam yang saya tidak ada mengajar, saya akan panggil mereka untuk ikut latihan," kata Bu Kalima.

Ia menjelaskan bahwa persiapan tersebut berlangsung singkat dan penuh keterbatasan karena jadwal yang padat.

"Tidak lama sih, sekitar tiga minggu ini persiapan. Dan itu pun tidak bisa tiap hari karena juga jadwal mereka juga cukup padat, gitu," jelasnya.

Baca Juga: Pasar Rumah Tapak Menggeliat, Sinar Mas Land Bidik Cileungsi lewat Ruby at The Ridge

Meski demikian, Kalimah mengaku sangat terharu dan bangga atas hasil akhir yang dicapai oleh anak-anak didiknya di ajang GKI Fest 2026.

"Ya, kami bersyukur dan sangat senang sekali karena sebenarnya ini adalah berkat dan bonus dari Tuhan bagi kami," ungkapnya.

"Karena ya anak-anak sudah memberikan yang terbaik untuk event ini," sambungnya dengan penuh rasa syukur.

Cerita perjuangan yang sama juga datang dari tingkat SMA. Adi, selaku guru agama dan pembimbing tim SMA BPK PENABUR Bandar Lampung, membeberkan bahwa timnya hanya memiliki waktu efektif selama satu bulan untuk mendalami Alkitab bersama secara intensif.

Baca Juga: Real Madrid Tumbang, Mourinho Tetap Puji Carlos Espi: Arda Guler Jadi Sorotan

"Kalau kami latihannya kurang lebih satu bulan. Jadi, seminggu itu ketemu dua kali, hari Selasa dan Rabu sepulang sekolah," tuturnya.

Mengingat singkatnya waktu persiapan di tengah kesibukan remaja SMA, Adi sempat diliputi rasa cemas mengenai kesiapan timnya di panggung perlombaan.

"Ya, kami ngerasa sih sebenarnya kemarin kurang maksimal. Tapi puji Tuhan hasilnya maksimal," pungkasnya dengan senyum bangga. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.