BRIN Ungkap Teknologi Sayap Pesawat Masa Depan, Ada Winglet hingga Morphing Wing

AKURAT BANTEN - Riset teknologi sayap pesawat terus berkembang dengan fokus utama meningkatkan efisiensi aerodinamika.
Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah desain winglet, yaitu bagian ujung sayap yang dibuat melengkung ke atas untuk mengurangi hambatan udara sekaligus membantu menghemat konsumsi bahan bakar.
Pengembangan teknologi sayap menjadi bagian dari proses penyempurnaan desain dan komponen pesawat sejalan dengan kemajuan industri penerbangan.
Tidak hanya bagian sayap, teknologi pada ekor pesawat juga terus ditingkatkan karena kedua komponen tersebut memiliki peran penting terhadap efisiensi, stabilitas, dan keselamatan penerbangan.
Baca Juga: BRIN Ungkap Cara Satelit Deteksi Karhutla di Indonesia Hanya dalam 30 Menit, Begini Sistemnya
Hal itu disampaikan Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Teknologi Penerbangan (PRTP) BRIN, Danartomo Kusumoaji, saat memberikan pemaparan kepada siswa MTs Raudhatussa’adah di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Jacob Salatun, Rumpin, Bogor, Rabu (2/9).
Menurutnya, pengembangan material komposit berbobot ringan seperti serat karbon juga terus dilakukan untuk menekan berat pesawat tanpa mengurangi kekuatan struktur.
Para peneliti turut mengembangkan konsep sayap adaptif atau morphing wing yang memungkinkan bentuk sayap berubah sesuai dengan tahapan penerbangan, mulai dari lepas landas, terbang jelajah, hingga mendarat.
“Dengan teknologi adaptif, bentuk sayap dapat disesuaikan dengan kondisi penerbangan sehingga kinerja pesawat dapat lebih optimal. Pengembangan teknologi juga dilakukan pada bagian ekor pesawat untuk meningkatkan stabilitas dan kendali. Ekor pesawat umumnya terdiri atas sirip tegak atau ekor vertikal yang berfungsi menjaga arah pesawat serta stabilizer atau ekor horizontal yang membantu mengatur gerak naik dan turun,” ujar Danartomo.
Baca Juga: Dinkes Kota Tangerang Siagakan Fasyankes Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau Meluas
Ia menjelaskan, sayap dan ekor menjadi dua komponen utama yang mendukung aspek keselamatan dalam penerbangan. Sayap bertugas menghasilkan gaya angkat berdasarkan prinsip aerodinamika, sementara bagian ekor membantu mempertahankan arah serta kestabilan pesawat selama mengudara.
Peningkatan desain sayap dan ekor kini juga didukung oleh teknologi digital melalui simulasi komputer serta pengujian menggunakan terowongan angin. Dengan metode tersebut, peneliti dapat menguji, mengevaluasi, dan menyempurnakan rancangan sebelum memasuki tahap produksi sehingga penelitian dapat dilakukan lebih efektif sekaligus mengurangi potensi kegagalan.
Ke depan, Danartomo berharap inovasi teknologi pada sayap dan ekor pesawat mampu memberikan peningkatan pada efisiensi sekaligus keselamatan penerbangan. Pengembangan tersebut juga diharapkan ikut mendorong lahirnya teknologi penerbangan yang lebih ramah terhadap lingkungan.
“Penggunaan material ringan, desain aerodinamis, serta teknologi adaptif menjadi kunci untuk menekan konsumsi bahan bakar dan emisi. Pengembangan tersebut sejalan dengan tuntutan industri dirgantara global yang semakin mengarah pada penerbangan berkelanjutan,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Man City Dihantam Kasus Finansial, Steven Gerrard Angkat Suara: Bukan Degradasi, Hukuman Ini yang Harus Diterima!
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









