Bos Real Sociedad Sampai Terkejut Lihat Real Madrid Era Mourinho: Struktur Serangan Los Blancos Kini Berubah!

AKURAT BANTEN - Jose Mourinho mulai menunjukkan sentuhannya di Real Madrid. Meski baru memasuki awal periode keduanya di Santiago Bernabeu, perubahan dalam permainan Los Blancos sudah menarik perhatian lawan.
Pelatih Real Sociedad, Pellegrino Matarazzo, bahkan menilai Real Madrid kini memiliki struktur permainan yang lebih jelas, terutama ketika membangun serangan.
Pujian tersebut disampaikan Matarazzo menjelang pertemuan Real Sociedad dengan Real Madrid di Santiago Bernabeu. Menurutnya, ada perubahan yang cukup mudah terlihat dari cara Madrid mengorganisasi permainan dibandingkan sebelumnya. Ia melihat para pemain Los Blancos kini memiliki peran yang lebih tegas ketika menguasai bola.
Matarazzo menilai perubahan tersebut menjadi salah satu karakter utama Real Madrid di bawah Mourinho. Struktur permainan yang lebih rapi membuat kualitas individu para pemain bintang Madrid dapat dimanfaatkan dengan lebih efektif.
Hal itu menjadi pekerjaan penting Mourinho sejak kembali dipercaya menangani Real Madrid pada musim panas 2026. Sang pelatih tidak hanya dituntut mengembalikan klub ke jalur juara, tetapi juga harus menemukan formula yang mampu menyatukan sederet pemain berkualitas seperti Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham.
Salah satu perubahan yang terlihat adalah penggunaan struktur 4-2-3-1 sebagai basis permainan. Formasi tersebut memberikan pembagian tugas yang lebih jelas di antara lini tengah dan lini serang.
Dengan adanya dua gelandang yang menjaga keseimbangan, pemain-pemain kreatif di depan memiliki ruang lebih besar untuk mengembangkan permainan.
Mourinho sendiri sebelumnya mengakui bahwa menyatukan pemain-pemain dengan kualitas luar biasa bukan perkara sederhana. Namun, ia percaya kualitas individu yang dimiliki Madrid cukup untuk mengatasi persoalan tersebut.
Baca Juga: Carrick Belum Puas dengan Skuad MU: 3 Pemain Baru Diburu Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Kemenangan 2-1 atas Espanyol pada pertandingan pembuka La Liga menjadi bukti awal bahwa Madrid mampu meraih hasil positif meski belum tampil sempurna.
Mourinho mengakui timnya harus menghadapi pertandingan yang sulit, tetapi menilai Los Blancos pantas membawa pulang kemenangan.
Dalam laga tersebut, Madrid harus bekerja keras menghadapi Espanyol yang bertahan secara disiplin dan berbahaya ketika melakukan serangan balik. Mourinho menyebut timnya bermain dengan kontrol serta tekanan yang lebih baik terutama pada babak kedua.
Kini, tantangan berikutnya datang dari Real Sociedad. Pertandingan ini sekaligus menjadi laga kandang pertama Mourinho sejak kembali ke Real Madrid. Tekanan tentu lebih besar karena publik Santiago Bernabeu akan menyaksikan langsung bagaimana wajah baru Los Blancos racikannya.
Baca Juga: Ferran Torres Selamatkan PSG dari Kekalahan, Duet dengan Fabian Ruiz Jadi Senjata Baru Luis Enrique
Matarazzo sendiri menyadari bahwa menghadapi Madrid di era baru Mourinho bukan pekerjaan mudah. Ia melihat perubahan struktur tersebut sebagai sesuatu yang harus diperhitungkan oleh Real Sociedad. Madrid bukan hanya mengandalkan kemampuan individual pemain depan, tetapi mulai menunjukkan pola serangan yang lebih terorganisasi.
Menariknya, perubahan tersebut juga datang bersamaan dengan pendekatan Mourinho yang terlihat lebih tenang dibandingkan periode pertamanya di Madrid.
Dalam konferensi pers sebelum musim dimulai, Mourinho menekankan pentingnya tanggung jawab kolektif dan kerja keras. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada pemain yang boleh merasa lebih besar daripada kepentingan tim.
Kondisi itu bisa menjadi faktor penting bagi Madrid. Dengan pemain seperti Mbappe, Vinicius, Bellingham, serta sejumlah rekrutan anyar, Mourinho memiliki materi yang sangat kaya. Namun, tanpa struktur yang jelas, kualitas tersebut justru berpotensi berjalan sendiri-sendiri.
Baca Juga: Ousmane Dembele Terancam Kehilangan Posisi Starter PSG, Luis Enrique Beri Pesan Tegas
Karena itu, komentar Matarazzo menjadi sinyal menarik. Real Madrid mungkin belum mencapai bentuk terbaiknya, tetapi perubahan sudah mulai terlihat dari luar.
Jika struktur serangan yang dipuji Matarazzo terus berkembang, Mourinho berpeluang membuat Real Madrid bukan hanya lebih sulit dikalahkan, tetapi juga jauh lebih terorganisasi ketika menyerang.
Dan laga melawan Real Sociedad di Bernabeu akan menjadi ujian berikutnya untuk melihat seberapa jauh perubahan tersebut benar-benar berjalan.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









