Banten

Bruno Fernandes Bongkar Rahasia Pergantian Kapten MU: Sikap Harry Maguire Bikin Semuanya Berubah

Aullia Rachma Puteri | 29 Agustus 2026, 22:49 WIB
Bruno Fernandes Bongkar Rahasia Pergantian Kapten MU: Sikap Harry Maguire Bikin Semuanya Berubah
Bruno Fernandes kapten Manchester United. - Getty Images

AKURAT BANTEN - Pergantian kapten Manchester United pada 2023 ternyata menyimpan cerita menarik di balik layar. Bruno Fernandes akhirnya mengungkap bagaimana sikap Harry Maguire ketika ban kapten yang sebelumnya melingkar di lengannya beralih kepada gelandang asal Portugal tersebut.

Maguire kehilangan jabatan kapten setelah manajer Manchester United saat itu, Erik ten Hag, mengambil keputusan tersebut pada Juli 2023.

Tidak lama kemudian, Fernandes resmi ditunjuk sebagai kapten permanen The Red Devils untuk musim 2023/2024.

Keputusan tersebut sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Fernandes sudah cukup sering mengenakan ban kapten sepanjang musim sebelumnya karena Maguire kehilangan tempat reguler di starting XI.

Baca Juga: Bukan Lewis Hall, MU Bidik Bek Timnas Belanda! Ian Maatsen Jadi Solusi Baru di Old Trafford

Pada musim 2022/2023, Fernandes bahkan beberapa kali memimpin Manchester United dalam pertandingan besar, termasuk final Carabao Cup dan FA Cup.

Namun, bagi Fernandes sendiri, menerima jabatan tersebut tetap menghadirkan situasi yang cukup canggung.

Maguire Justru Membuat Fernandes Tenang

Fernandes mengaku dirinya belum sempat berbicara langsung dengan Maguire ketika Ten Hag menawarinya jabatan kapten.

Situasi tersebut membuatnya merasa tidak nyaman karena ia tahu keputusan itu menyangkut posisi yang sebelumnya dipercayakan kepada bek asal Inggris tersebut.

Menariknya, Maguire ternyata sudah mengetahui keputusan Ten Hag sebelum Fernandes. Setelah itu, Maguire datang sendiri menemui Fernandes dan membicarakan perubahan tersebut.

Baca Juga: Chelsea Bikin Kejutan! Dibu Martinez Diboyong dari Aston Villa Cuma Rp180 Miliar

Menurut Fernandes, Maguire menunjukkan sikap yang sangat baik. Ia bahkan mengatakan bahwa jika dirinya harus kehilangan ban kapten, Fernandes merupakan sosok yang pantas menerimanya.

Sikap tersebut membuat Fernandes jauh lebih tenang. Alih-alih menciptakan ketegangan di ruang ganti, Maguire justru membantu proses pergantian kepemimpinan berjalan dengan mulus.

Bagi Fernandes, respons tersebut memperlihatkan karakter Maguire sebagai rekan setim. Ia juga tidak ingin pergantian kapten membuat penghormatan terhadap Maguire menghilang.

Fernandes Tetap Anggap Maguire Bagian dari Kepemimpinan

Meski secara resmi ban kapten berpindah tangan, Fernandes tidak menganggap Maguire kehilangan seluruh perannya sebagai pemimpin Manchester United.

Baca Juga: Gabriel Martinelli dan Gabriel Jesus Segera Pergi? Arteta Akui Ada Percakapan Sulit di Arsenal

Fernandes mengatakan dirinya selalu memastikan Maguire mengetahui bahwa ia tetap menjadi bagian dari kelompok kepemimpinan.

Menurutnya, Maguire pantas mendapatkan penghormatan atas apa yang telah diberikan kepada klub sejak bergabung pada 2019.

Sikap Fernandes tersebut juga menunjukkan bahwa jabatan kapten tidak semata-mata ditentukan oleh siapa yang mengenakan ban di lapangan.

Hubungan keduanya tetap berjalan baik. Fernandes bahkan menegaskan bahwa perubahan status tersebut tidak mengubah cara mereka berkomunikasi di ruang ganti.

Baca Juga: Chelsea Cuci Gudang! 3 Striker Ditendang, The Blues Bisa Kantongi Rp2,4 Triliun

Mengapa Ten Hag Memilih Fernandes?

Keputusan Ten Hag mengangkat Fernandes bukan tanpa alasan. Sang gelandang sudah menjadi salah satu pemain paling berpengaruh Manchester United sejak bergabung dari Sporting CP pada Januari 2020.

Fernandes juga telah menjalankan fungsi sebagai kapten dalam banyak pertandingan sebelum penunjukan permanen pada 2023. Pada saat itu, keputusan Ten Hag sekaligus menegaskan posisi Fernandes sebagai pemimpin utama di lapangan.

Raphael Varane ketika itu juga mendukung keputusan Ten Hag. Bek asal Prancis tersebut menilai sang pelatih menunjukkan keberanian dengan mengambil keputusan besar terkait kepemimpinan tim.

Fernandes sendiri mengatakan dirinya merasa bangga dipercaya memimpin Manchester United. Namun, ia tidak menganggap ban kapten membuat dirinya lebih tinggi daripada pemain lain.

Baca Juga: Drama Enzo Fernandez Makin Panas! Dicoret Chelsea, Manchester City Siapkan Langkah Terakhir

Baginya, kapten memiliki tanggung jawab lebih besar untuk mengambil keputusan tertentu atas nama tim, tetapi tetap harus memperlakukan seluruh anggota skuad dengan rasa hormat.

Kisah yang Berbeda dari Drama Pergantian Kapten

Pergantian kapten dalam sepak bola sering kali menjadi sumber ketegangan, terutama ketika seorang pemain dicopot setelah kehilangan posisi di tim utama. Maguire memang sempat mengaku kecewa ketika Ten Hag mengambil ban kapten darinya.

Namun, cerita di ruang ganti Manchester United ternyata tidak berkembang menjadi konflik antara Maguire dan Fernandes.

Justru, percakapan pribadi keduanya menjadi fondasi agar transisi tersebut berlangsung tanpa drama berkepanjangan.

Baca Juga: Cody Gakpo Terancam Pergi dari Liverpool? Iraola Tak Berani Jamin, Man City dan Tottenham Mengintai

Kini, beberapa tahun setelah keputusan itu, Fernandes masih menjadi figur sentral Manchester United, sementara Maguire tetap menjadi bagian dari skuad.

Cerita tersebut menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak selalu ditentukan oleh ban yang melingkar di lengan. Terkadang, karakter seorang pemimpin justru terlihat ketika ia harus menyerahkan simbol tersebut kepada orang lain.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.