Bukan Karena Uang! Modric Ungkap Faktor yang Membuatnya Sempat Tunda Perpanjang Kontrak di Milan

AKURAT BANTEN - Luka Modric akhirnya mengungkap alasan di balik keputusan menunda penandatanganan kontrak barunya bersama AC Milan. Meski sejak awal memiliki keinginan untuk bertahan di San Siro, gelandang veteran asal Kroasia itu mengaku tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan sebelum benar-benar memastikan kondisi fisiknya masih mampu bersaing di level tertinggi.
AC Milan sebelumnya resmi memperpanjang kontrak Modric selama satu musim hingga Juni 2027. Kesepakatan tersebut memastikan peraih Ballon d'Or 2018 itu tetap menjadi bagian dari skuad Rossoneri pada musim 2026/2027, sekaligus membuka peluang baginya menutup karier profesional bersama klub asal Kota Mode tersebut.
Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, Modric mengaku sebenarnya sudah mempertimbangkan perpanjangan kontrak sejak akhir 2025. Bahkan, proses penandatanganan bisa saja dilakukan pada Desember. Namun, ia memilih menunggu beberapa bulan sebelum mengambil keputusan final.
Baca Juga: Roket Edon Zhegrova Antar Juventus Tekuk Chelsea, Bianconeri Jaga Tren Positif Pramusim
"Saya ingin mendengarkan tubuh saya. Saya perlu memahami bagaimana kondisi saya, apakah saya masih memiliki semangat, gairah, dan hasrat yang sama untuk terus bermain," ujar Modric.
Ia menambahkan bahwa setelah melakukan evaluasi terhadap kondisi fisik dan mentalnya, jawabannya sesuai dengan harapan. "Saya masih merasa baik, masih memiliki motivasi, dan saya memiliki semua yang dibutuhkan untuk terus bermain."
Bagi pemain yang kini berusia 40 tahun itu, kondisi fisik bukanlah satu-satunya pertimbangan. Modric juga menilai kepercayaan yang diberikan AC Milan menjadi faktor penting di balik keputusannya bertahan.
Ia mengaku merasakan dukungan luar biasa dari manajemen, staf pelatih, rekan setim, hingga para suporter sejak pertama kali tiba di San Siro. Sambutan tersebut membuatnya merasa dihargai dan semakin yakin untuk melanjutkan perjalanan bersama Rossoneri.
Baca Juga: Penalti Christopher Nkunku Selamatkan AC Milan, Derby Milan Berakhir Imbang 1-1
Meski menikmati musim pertamanya di Milan, Modric mengakui ada satu penyesalan besar. Rossoneri gagal mencapai target utama musim lalu setelah hanya finis di peringkat kelima Serie A dan gagal mengamankan tiket ke Liga Champions.
"Kami tidak mengakhiri musim dengan baik dan gagal mencapai target minimum kami, yaitu lolos ke Liga Champions. Itu sangat mengecewakan," kata Modric.
Kegagalan tersebut justru menjadi motivasi tambahan baginya untuk bertahan satu musim lagi dan membantu Milan bangkit.
Sejak bergabung setelah meninggalkan Real Madrid, Modric tetap menunjukkan kualitasnya meski usianya tak lagi muda. Pada musim debutnya bersama Milan, ia mencatatkan 37 penampilan di semua kompetisi dengan kontribusi dua gol, sekaligus menjadi sosok penting di ruang ganti berkat pengalaman dan kepemimpinannya.
Baca Juga: Chelsea Ubah Haluan! Henderson dan Welbeck Jadi Target, Era Belanja Pemain Muda Resmi Berakhir?
Keputusan Milan mempertahankan Modric juga menunjukkan bahwa klub masih percaya pada kontribusinya, bukan hanya di atas lapangan, tetapi juga sebagai mentor bagi para pemain muda.
Pengalaman luar biasa yang dimilikinya, termasuk enam gelar Liga Champions bersama Real Madrid dan status sebagai salah satu legenda sepak bola Kroasia, dinilai menjadi aset berharga dalam proyek pembangunan skuad Rossoneri.
Modric sendiri menegaskan bahwa keputusannya bertahan bukan sekadar untuk menikmati tahun-tahun terakhir kariernya. Ia masih memiliki ambisi besar membawa Milan kembali meraih trofi.
"Saya datang ke sini untuk menang. Bukan untuk bersenang-senang atau sekadar menghabiskan waktu. Impian saya tetap sama, yaitu memenangkan gelar bersama Milan," tegasnya.
Kini, dengan kontrak yang berlaku hingga musim panas 2027, Modric memiliki kesempatan untuk menutup perjalanan kariernya dengan cara yang ia impikan.
Bagi sang maestro Kroasia, usia hanyalah angka selama tubuh masih mampu menjawab tuntutan sepak bola level elite, dan selama semangat untuk terus berkompetisi belum pernah padam.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 95 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026
- 10Rodri Tiba di Barcelona, Sang Ballon d'Or Langsung Ungkap Mimpi Besarnya Bersama Blaugrana







