'BUMBU DAUN' Penyedap Rasa Yang Tidak Boleh Kosong di Dapur Bunda

AKURAT BANTEN - Kehadiran bumbu dalam masakan memang sangat penting. Cita rasa makanan terbentuk, salah satunya adalah dengan penambahan bumbu. Dari sekian banyak jenis bumbu daun seperti daun salam, daun jeruk dan pandan termasuk bumbu yang sering ditambahkan pada masakan. Bagaimana dengan bumbu daun lainnya? Agar Anda lihai memilih dan meracik bumbu, kenali aneka bumbu daun nusantara berikut ini.
• Daun salam & salam koja
Daun ini termasuk bumbu daun yang banyak digunakan pada masakan nusantara. Aromanya yang harum dan khas menambah kelezatan pada hidangan gulai, kari, tumisan dan sayur. Biasanya digunakan dalam bentuk kering atau segar. Seperti halnya daun salam, salam koja/daun kari juga berfungsi mengharumkan masakan, memberikan rasa gurih dan mengurangi bau amis pada olahan daging, ayam atau ikan. Kuliner Sumatra paling banyak menggunakan jenis bumbu ini yang dijual dalam bentuk segar dan kering.
• Daun kesum
Masakan di Sumatra, Malaysia dan Singapura sangat dikenal baik. Aromanya gurih dan khas, cocok ditambahkan pada masakan daging, ayam atau ikan yang biasanya digunakan dalam bentuk segar.
• Daun jintan
Daun ini memiliki tampilannya tebal dan berbulu halus kerap disebut orang dengan daun tebal. Daun ini banyak dipakai di dapur Sulawesi pada masakan berkuah untuk mendapatkan cita rasa khas dan tekstur yang kental. Aromanya merupakan kombinasi jintan dan adas.
• Daun suji & daun pandan
Kedua daun ini biasa digunakan secara bersamaan. Pandan untuk mengharumkan aneka kue, puding, es dan masakan sedangkan daun suji memberikan warna hijau alami pada kue dan minuman. Penggunaan daun suji biasanya ditumbuk halus dan diperas airnya sedangkan daun pandan dengan cara dipotong atau disobek-sobek.
• Daun bangun-bangun
Daun ini banyak digunakan di dapur Sumatra, terutama daerah Batak. Sepintas kenampakanya mirip daun jintan namun lebih tipis dan berbulu. Bagian yang digunakan adalah pucuk daun mudanya. Manfaatnya dapat dapat menghilangkan aroma amis pada olahan ayam/ikan.
• Daun gedi
Orang Manado sangat akrab dengan daun ini, biasanya digunakan untuk mengentalkan, mengharumkan dan memberi rasa gurih pada masakan. Bubur Manado salah satu hidangan yang ciri kasnya memakai daun gedi.
- Baca Juga: 3 Jenis Kuliner Khas Banten Yang Paling Dicari di Daftar Menu
- Baca Juga: STOP! Jangan Makan Daging Biawak, Karena Bisa berakibat Kista Dan Kerusakan Pada Usus
- Baca Juga: Ingat Kampung Halaman, Manjakan Lidah Anda dengan Kuliner Tradisional di FKS SMS Tangerang
• Daun Miana
Ciri-ciri daun ini berwarna merah tua, karena keindahan daunnya, orang sering menanamnya sebagai tanaman hias. Miana banyak digunakan di dapur Toraja. Pilih pucuk daun mudanya dan tambahkan pada olahan daging kerbau atau babi agar bau tajam daging berkurang.
• Daun Mangkokan
Daun yang populer dengan sebutan tapak liman digunakan sebagai bumbu dengan memilih daun yang muda dengan membuang tulang daunnya sebelum ditambahkan pada masakan. Umumnya pada masakan gulai otak sapi atau gulai kepala ikan ditambahkan daun ini untuk cita rasa lebih lezat dan mengurangi aroma amis yang ada.
• Daun jeruk purut
Daun jeruk purut termasuk bumbu daun yang banyak digunakan untuk masakan soto, soup, gulai, kari dan kalio. Aromanya harum, segar dan khas sehingga dapat mengurangi aroma amis dari daging, ayam maupun seafood.
• Daun kunyit
Daun kunyit memberi aroma wangi dan khas sehingga dapat mengurangi aroma amis pada masakan daging atau ikan. Bumbu ini banyak digunakan di dapur Sumatra, biasanya ditambahkan pada masakan bersantan seperti gulai, kari dan kalio.
• Daun werot
Daun werot merupakan salah satu varietas dari tanaman puring. Orang menanamnya sebagai tanaman hias, namun dapur di Menado menggunakanya sebagai bumbu masakan. Hidangan daging babi, sapi, kerbau dan ayam akan berkurang bau anyirnya dengan menambahkan daun ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









