Dukung Akses Pendidikan, Dishub Kota Tangerang Tegaskan Layanan Bus Tayo dan Si Benteng Gratis bagi Pelajar

AKURAT BANTEN - Memasuki pekan awal tahun ajaran baru 2026/2027, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang mengajak para orang tua memanfaatkan layanan Bus Tayo dan Angkot Si Benteng sebagai moda transportasi bagi anak menuju sekolah.
Program tersebut diharapkan dapat membantu keluarga menghemat pengeluaran, mengingat kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat saat memasuki tahun ajaran baru. Jumat (17/7/26).
Kepala Dishub Kota Tangerang, Achmad Suhaely, mengatakan orang tua umumnya harus mengalokasikan anggaran lebih untuk membeli seragam, buku, alat tulis, hingga perlengkapan sekolah lainnya.
Baca Juga: DPRD Kota Tangerang Dorong Satpol PP Bisa Langsung Segel Bangunan Tak Berizin
Karena itu, program transportasi gratis bagi pelajar menjadi salah satu bentuk dukungan Pemkot Tangerang untuk meringankan beban masyarakat.
"Kami mengajak para orang tua memanfaatkan Bus Tayo dan Angkot Si Benteng sebagai sarana transportasi anak menuju sekolah. Program gratis bagi pelajar ini diharapkan dapat membantu mengurangi pengeluaran keluarga sekaligus memberikan kemudahan akses bagi siswa untuk berangkat dan pulang sekolah," ujar Achmad Suhaely.
Suhaely menjelaskan, fasilitas gratis tersebut berlaku bagi seluruh pelajar SD, SMP hingga SMA/sederajat di Kota Tangerang. Siswa cukup mengenakan seragam sekolah saat menggunakan layanan Bus Tayo maupun Angkot Si Benteng pada jam operasional yang telah ditentukan, yakni pukul 05.00-07.30 WIB, 12.00-15.00 WIB, dan 16.30-18.00 WIB setiap Senin hingga Jumat.
Baca Juga: Gol Sama, Messi Tetap Nomor 1! Begini Aturan FIFA yang Bikin Mbappe Turun ke Posisi Kedua
Bagi masyarakat umum, Bus Tayo dan Angkot Si Benteng tetap melayani perjalanan dengan tarif Rp2 ribu untuk sekali perjalanan menggunakan sistem pembayaran nontunai.
Saat ini, Bus Tayo melayani empat koridor utama yang menghubungkan sejumlah kawasan strategis di Kota Tangerang. Koridor pertama melayani rute Terminal Poris Plawad-GOR Jatiuwung-Jatake, koridor kedua Terminal Poris Plawad-Cibodas, koridor ketiga TangCity Mall-Ciledug, dan koridor keempat Cadas-Pintu Masuk M1 Bandara Soekarno-Hatta.
Koridor tersebut melayani berbagai kawasan permukiman, sekolah, pusat pelayanan publik, kawasan industri hingga akses menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Baca Juga: Murka Isu Nepotisme, Menteri PU Dody Hanggodo Buka Sayembara Umrah: Berani Buktikan?
Sementara itu, Angkot Si Benteng berfungsi sebagai angkutan pengumpan (feeder) yang menghubungkan kawasan permukiman dengan koridor Bus Tayo.
Layanan ini memiliki sembilan rute, di antaranya Gandasari-Gajah Tunggal, Gajah Tunggal-Kampung Ledug, Taman Cibodas-Situ Bulakan, Terminal Cimone-Pasar Lama, Perumahan BTN Pasir Jaya-GOR Gandasari, Terminal Cimone-Koang Jaya, Terminal Cimone-Jalan Dipati Unus-Jalan Gandasari, Terminal Cimone-GOR Pabuaran Tumpeng, hingga Kavling Perkebunan Raya-RS Melati.
Dengan jaringan tersebut, masyarakat, termasuk pelajar, memiliki lebih banyak pilihan untuk menjangkau sekolah maupun berpindah ke koridor Bus Tayo.
Baca Juga: Antrean BBM di Sumut Dipicu Pemberhentian Massal Sopir Truk Tangki, TNI Bantu Distribusi
Menurutnya, penggunaan transportasi umum bukan hanya memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga, tetapi juga berdampak pada kelancaran lalu lintas, khususnya pada jam berangkat dan pulang sekolah yang biasanya dipadati kendaraan pribadi.
"Semakin banyak pelajar yang menggunakan transportasi umum, semakin besar pula kontribusinya dalam mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar sekolah. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan ini secara optimal, karena selain hemat, layanan Bus Tayo dan Si Benteng juga aman, nyaman, dan menjangkau banyak kawasan di Kota Tangerang," tutupnya. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!










