Banten

Japan Thematic Fund Investasi di Bumame dan TWO Inc, Perkuat Healthcare Indonesia dan Asia Tenggara

Handrian Setiawan | 29 Agustus 2026, 18:14 WIB
Japan Thematic Fund Investasi di Bumame dan TWO Inc, Perkuat Healthcare Indonesia dan Asia Tenggara
Japan Thematic Fund Investasi di Bumame dan TWO Inc, Perkuat Healthcare Indonesia dan Asia Tenggara - Istimewa

AKURAT BANTEN - Japan Thematic Fund (JTF) berinvestasi pada Bumame dan TWO Inc., perusahaan Jepang di balik merek 2foods, untuk memperkuat inovasi sektor healthcare dan wellness di Indonesia serta Asia Tenggara.

Investasi tersebut dilakukan oleh Living Lab Ventures (LLV), corporate venture capital dan fund management platform milik Sinar Mas Land, bersama Spiral Ventures sebagai co-general partners melalui program Japan Thematic Fund.

Investasi JTF menjadi bagian dari strategi mendorong kolaborasi bisnis dan inovasi lintas negara antara Jepang dan Indonesia. Selain pendanaan, JTF membuka akses bagi perusahaan portofolio terhadap jaringan strategis, kemitraan korporasi, serta peluang ekspansi ke pasar Indonesia dan Asia Tenggara.

Baca Juga: Aisyah Thisia Mendadak Jadi Sorotan, Istri Gubernur Kalteng Banjir Ucapan Ultah di Tengah Karhutla

Partner LLV sekaligus Executive Manager Japan Thematic Fund, Bayu Seto, mengatakan investasi tersebut diarahkan untuk memperkuat solusi kesehatan yang lebih preventif, personal, dan terintegrasi.

“Investasi pada Bumame dan TWO Inc. mencerminkan pendekatan tersebut, di mana kami tidak hanya mendukung pertumbuhan perusahaan, tetapi juga membuka ruang bagi pertukaran teknologi, keahlian, dan jaringan,” ujar Bayu dalam keterangannya, Kamis (27/08/2026).

Bumame Perkuat Layanan Kesehatan Terintegrasi

Bumame dipilih karena memiliki layanan kesehatan yang mencakup diagnostik, laboratorium klinik, medical check-up, home healthcare, solusi kesehatan digital, hingga preventive healthcare.

Baca Juga: Goncalo Ramos Menggila di San Siro! AC Milan Hajar Venezia 2-0 dan Langsung Kuasai Puncak Serie A

CEO Bumame, James Andrew Wihardja, menyebut investasi JTF menjadi langkah untuk memperluas akses dan mengembangkan layanan kesehatan yang semakin terintegrasi.

Menurutnya, kemitraan tersebut juga membuka peluang pemanfaatan teknologi dan jaringan global untuk mempercepat inovasi kesehatan di Indonesia.

TWO Inc. Dorong Wellness Berbasis Pangan

Sementara itu, investasi pada TWO Inc. memperkuat sisi preventif melalui pangan dan gaya hidup. Perusahaan asal Jepang tersebut mengembangkan produk pangan fungsional melalui pendekatan ilmu nutrisi, riset konsumen, dan inovasi produk melalui merek 2foods.

Baca Juga: Jokowi Disebut Tak Sabar Hadiri Sidang dr Tifa, Ijazah Asli Siap Ditunjukkan?

CEO Tokyo’s 2foods, Yoshikazu Azuma, menilai Indonesia memiliki potensi besar seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan perubahan gaya hidup.

Ia menyebut Indonesia dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan bisnis wellness TWO Inc. menuju pasar Asia Tenggara.

Terhubung dengan Ekosistem BSD City

Investasi JTF juga sejalan dengan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ETKI Banten atau D-HUB SEZ di BSD City, yang berfokus pada sektor pendidikan, kesehatan, teknologi digital, dan ekonomi kreatif.

Baca Juga: Chelsea Bikin Kejutan! Dibu Martinez Diboyong dari Aston Villa Cuma Rp180 Miliar

Melalui jaringan LLV, JTF, dan ekosistem D-HUB SEZ, kolaborasi antara startup, korporasi, investor, institusi riset, serta mitra industri diharapkan dapat mempercepat pengembangan solusi healthcare dan wellness.

Langkah tersebut sekaligus memperkuat posisi BSD City sebagai ekosistem inovasi yang menghubungkan teknologi dan keahlian Jepang dengan peluang pertumbuhan di Indonesia dan Asia Tenggara. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.