Banten

Saat Developer Mulai Bermain Industri Kesehatan, Medical Suites Jadi Senjata Baru Sinar Mas Land

Handrian Setiawan | 13 April 2026, 14:15 WIB
Saat Developer Mulai Bermain Industri Kesehatan, Medical Suites Jadi Senjata Baru Sinar Mas Land
Saat Developer Mulai Bermain Industri Kesehatan, Medical Suites Jadi Senjata Baru Sinar Mas Land (istimewa)

AKURAT BANTEN - Prosesi topping off Medical Suites di kawasan D-HUB Special Economic Zone (SEZ) BSD City, pada Jumat pagi, (10/4/2026) diharapkan bukan sekadar seremoni konstruksi.

Penutupan atap bangunan bertingkat tersebut menandai tahap baru upaya dari Sinarmas Land, sebagai developer terkemuka yang mulai beralih dari residensial ke healthcare asset sebagai bisnis jangka panjang, dengan menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional di dalam negeri.

Selama bertahun-tahun, masyarakat Indonesia masih menjadikan negara lain sebagai tujuan berobat. Fenomena ini tidak hanya berkaitan dengan kualitas layanan kesehatan, tetapi juga berdampak pada ekonomi nasional karena aliran devisa terus mengalir keluar negeri.

Baca Juga: Sindiran Tajam Peter F Gontha, 10 Tahun Berkuasa Isu Ijazah Joko Widodo Tak Kunjung Reda!

Melalui pembangunan Medical Suites di Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten, pengembang Sinar Mas Land mencoba menghadirkan pendekatan baru, dengan membangun fasilitas kesehatan dalam satu ekosistem terpadu bersama pendidikan, riset, dan teknologi.

Ekosistem yang Mulai Terbentuk

Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus, Rizal Edwin Manansang, menyebut perkembangan KEK ETKI Banten menunjukkan progres signifikan.

Sejak resmi beroperasi pada November 2025 hingga Desember 2025, kawasan ini telah mencatat:

- Realisasi investasi mencapai Rp1,19 triliun

- Penyerapan tenaga kerja sebanyak 836 orang

- Kehadiran 14 pelaku usaha di dalam kawasan

Baca Juga: DUNIA GEGER! Rekaman Tentara Israel Lempar Tubuh Warga Palestina dari Atap Gedung Picu Amarah Presiden Korea Selatan

Data tersebut menunjukkan sektor kesehatan mulai berkembang sebagai sumber investasi baru, tidak hanya sebagai layanan publik, tetapi juga sebagai motor ekonomi berbasis pengetahuan.

Sementara itu, CEO Commercial BSD Sinar Mas Land, Anna Budiman mengatakan, Medical Suites dirancang sebagai living ecosystem yang mengintegrasikan layanan medis, pendidikan, dan inovasi teknologi kesehatan dalam satu kawasan.

Medical Suites sendiri terdiri atas enam lantai dengan luas bangunan hampir 20.000 meter persegi. Gedung ini menawarkan ruang fleksibel mulai 200 meter persegi hingga 2.600 meter persegi, yang dapat digunakan oleh rumah sakit, klinik spesialis, laboratorium riset, hingga pusat diagnostik modern.

Baca Juga: Terjebak di 'Mulut Naga': Alasan Tak Terduga Iran Belum Lepas 2 Kapal Raksasa Pertamina

Bangunan tersebut juga dirancang dengan standar Biosafety Level 2 (BSL-2) untuk menjamin keamanan operasional laboratorium, dilengkapi cadangan listrik penuh (full genset backup) serta kapasitas beban lantai tinggi untuk menunjang penggunaan alat medis berteknologi maju.

Insentif dan Daya Tarik Investor

Keunggulan lain berasal dari status kawasan ekonomi khusus yang memberikan berbagai insentif investasi, antara lain:

- Pembebasan Pajak Penghasilan Badan

- Pembebasan PPN dan PPnBM

- Bebas bea masuk impor

- Kemudahan izin praktik tenaga medis asing

- Fleksibilitas impor alat kesehatan dan obat

Baca Juga: Pakistan Desak AS dan Iran Tahan Diri Usai Perundingan Damai di Islamabad Berakhir Buntu

Skema tersebut membuka peluang bagi investor lokal maupun global untuk langsung menjalankan operasional layanan kesehatan tanpa hambatan regulasi yang kompleks.

Kota yang Berubah Fungsi

Kehadiran Medical Suites juga mencerminkan transformasi BSD City. Kawasan ini tidak lagi hanya dikenal sebagai kota mandiri berbasis hunian dan komersial, tetapi berkembang menjadi pusat inovasi yang menggabungkan teknologi, pendidikan, dan kesehatan.

Lingkungan D-HUB SEZ BSD City telah dihuni startup teknologi, inkubator bisnis, universitas internasional, serta pusat riset. Integrasi tersebut diharapkan melahirkan kolaborasi lintas sektor yang mempercepat inovasi layanan kesehatan di Indonesia.

Medical Suites ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal IV 2026. Ketika fasilitas ini berfungsi penuh, harapannya bukan hanya menghadirkan layanan medis baru, tetapi juga menandai langkah Indonesia menuju kemandirian layanan kesehatan sekaligus penguatan ekonomi berbasis inovasi. (***)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.