Banten

AceKid Masuk Indonesia, Soroti Pentingnya Transparansi Komposisi Susu Formula Anak

David Amanda | 12 Juni 2026, 20:36 WIB
AceKid Masuk Indonesia, Soroti Pentingnya Transparansi Komposisi Susu Formula Anak
AceKid Masuk Indonesia, Soroti Pentingnya Transparansi Komposisi Susu Formula Anak (foto: istimewa)

AKURAT BANTEN - Di tengah meningkatnya perhatian terhadap pemenuhan gizi anak dan upaya pencegahan stunting, merek susu formula anak AceKid resmi hadir di Indonesia dengan mengusung transparansi komposisi dan sumber bahan baku sebagai nilai utama produk.

Kehadiran AceKid menambah pilihan produk nutrisi anak di pasar nasional yang semakin kompetitif. Produk ini diperkenalkan oleh FEIHE International bersama MAKUKU dengan mengedepankan penggunaan susu segar dari sumber yang dapat ditelusuri serta proses produksi yang diklaim terjaga.

CEO FEIHE International, Leng Youbin, mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar yang dinilai strategis karena tingginya kebutuhan masyarakat terhadap produk nutrisi anak yang berkualitas.

Baca Juga: Blokade Selat Hormuz Ganggu Pasokan Minyak Dunia, Shell Prediksi Pemulihan Butuh Setahun

"Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi AceKid karena kami ingin membawa standar yang sama dengan di negara-negara maju ke Indonesia. Kami percaya setiap anak berhak mendapatkan nutrisi yang lebih baik," kata Leng.

Menurut dia, AceKid tidak hanya menawarkan produk nutrisi, tetapi juga mendorong edukasi kepada orang tua agar lebih memahami komposisi produk yang dikonsumsi anak.

"Melalui AceKid, kami ingin menghadirkan pilihan nutrisi anak yang tidak hanya mengedepankan kualitas produk, tetapi juga transparansi komposisi, sumber bahan baku, dan edukasi yang bertanggung jawab bagi keluarga Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: Prabowo Bantah Usir Investor Asing, Klaim Banyak Investor Global Ingin Masuk ke Indonesia

Dalam peluncurannya, AceKid memperkenalkan tiga pendekatan utama, yakni penggunaan susu segar sebagai bahan dasar, sistem pemrosesan yang menjaga kualitas bahan baku, serta formulasi tanpa tambahan sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, maupun perisa sintetis.

Di sisi lain, kalangan akademisi menilai pemahaman masyarakat terhadap label produk nutrisi anak masih perlu ditingkatkan.

Banyak orang tua lebih fokus pada kandungan tambahan tertentu, sementara informasi mengenai komposisi utama dan sumber bahan baku kerap luput diperhatikan.

Baca Juga: Kenaikan Pertamax Picu Kekhawatiran Baru, Ekonom Sebut APBN Tertekan

Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia sekaligus Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial FKUI-RSCM, Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, menegaskan pentingnya membaca komposisi produk secara menyeluruh sebelum menentukan pilihan nutrisi anak.

"Orang tua perlu lebih kritis dalam membaca label produk nutrisi anak. Kandungan yang tercantum pertama dalam urutan komposisi menunjukkan komponen terbesar dalam suatu produk," kata Rini.

Selain mengandalkan pengembangan produk berbasis riset, FEIHE menyebut telah melakukan berbagai penelitian dan uji klinis untuk mendukung formulasi produk yang dipasarkan.

Baca Juga: JAKARTA SIAGA BESOK! Ribuan Mahasiswa Se-Jabodetabek Kepung Bundaran HI, Bawa 5 Tuntutan 'Panas' untuk Prabowo

Perusahaan juga mengklaim bekerja sama dengan sejumlah institusi riset dan universitas dalam pengembangan nutrisi anak.

Senior Scientist FEIHE International, Yang Zhang, mengatakan pendekatan ilmiah menjadi dasar dalam pengembangan produk perusahaan.

"Rekam jejak ilmiah ini menjadi fondasi kepercayaan FEIHE dalam menghadirkan produk yang dikembangkan berdasarkan data, riset, dan standar kualitas yang berkelanjutan," ujar Yang. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.