Banten

BPBD Kota Tangerang Kerahkan Ekskavator Gempur Kebakaran TPS Liar di Pinang

David Amanda | 7 September 2026, 17:37 WIB
BPBD Kota Tangerang Kerahkan Ekskavator Gempur Kebakaran TPS Liar di Pinang
BPBD Kota Tangerang Kerahkan Ekskavator Gempur Kebakaran TPS Liar di Pinang - Istimewa

AKURAT BANTEN - Memasuki hari keempat, petugas gabungan menerjunkan alat berat ekskavator ke lokasi kebakaran Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di kawasan Pekojan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten.

Langkah pembongkaran gunungan sampah ini diambil demi memburu sisa bara api tersembunyi yang terus menyemburkan asap pekat hingga Senin (7/9/2026).

Peristiwa kebakaran ini pertama kali dilaporkan oleh warga pada Jumat malam pekan lalu. Akibat material sampah yang kering dan embusan angin, kobaran api dengan cepat meluas dan melahap area pembuangan sampah diduga ilegal tersebut.

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Badan Geologi Ungkap Potensi Bahayanya

Hingga Senin siang, kepulan asap tebal masih terlihat membubung tinggi dari sela-sela material padat. Tebalnya tumpukan sampah menjadi tantangan terbesar bagi tim pemadam kebakaran di lapangan.

Lapisan sampah yang menggunung membuat air siraman damkar sulit menembus ke bagian dalam, sehingga menyimpan bara api tersembunyi yang sewaktu-waktu dapat memicu api kembali berkobar.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, saat di konfirmasi mengatakan bahwa penanganan langsung dilakukan secara bertahap oleh tim gabungan sejak laporan pertama masuk.

Baca Juga: Arsenal Bekuk Chelsea 2-1, Mikel Arteta Malah Bilang Masih Bisa Jauh Lebih Baik: Ada Sinyal Bahaya untuk Rival!

Mengingat metode penyiraman biasa kurang efektif menembus gunungan sampah, pihak BPBD akhirnya memutuskan mengubah strategi dengan mengurai tumpukan material menggunakan alat berat.

"Saat ini proses berjalan dengan melakukan pembongkaran tumpukan dengan excavator," kata Mahdiar saat dikonfirmasi di lokasi, Senin (7/9/2026).

Melihat dampak polusi asap yang dihasilkan, Mahdiar mengimbau masyarakat untuk menghentikan kebiasaan membakar sampah secara sembarangan, terutama di lahan-lahan ilegal yang sarat material kering.

Baca Juga: Man City Sempurna, tapi Haaland Justru Akui Arsenal Lebih Matang: Sinyal Bahaya untuk The Citizens?

Kombinasi cuaca panas dan tumpukan sampah dinilai sangat rentan mempercepat perambatan api hingga memicu pencemaran udara yang membahayakan kesehatan lingkungan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, waspada, dan bersama-sama menjaga lingkungan agar kejadian serupa tidak terulang," tambahnya.

Ia juga meminta warga segera melaporkan ke pihak berwajib jika melihat adanya aktivitas pembakaran yang mencurigakan agar bisa diantisipasi sedini mungkin.

Baca Juga: Pedro Neto Jadi Rebutan Arsenal dan Man City, Chelsea Minta Rp2 Triliun Lebih untuk Melepasnya!

Sementara proses pemadaman dan pendinginan lahan terus dilakukan oleh para petugas damkar, kasus ini juga mulai bergulir ke ranah hukum.

Berdasarkan informasi, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Pinang dilaporkan telah bergerak cepat dengan mengamankan seorang warga di sekitar lokasi kejadian.

Pria yang bersangkutan telah diamankan lantaran diduga merupakan pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan lahan pembuangan sampah ilegal tersebut.

Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan intensif di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari tahu penyebab pasti munculnya titik api, termasuk menyelidiki insiden tersebut. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.