Banten

Life Jacket Bertuliskan KM Samudera Pratama Ditemukan di Selat Sunda

Viona Sebastian Nolani | 15 September 2026, 14:20 WIB
Life Jacket Bertuliskan KM Samudera Pratama Ditemukan di Selat Sunda
Life Jacket Bertuliskan KM Samudera Pratama Ditemukan di Selat Sunda - tnial.mil.id

AKURAT BANTEN - Memasuki hari keenam operasi pencarian dan pertolongan atau search and rescue, TNI Angkatan Laut bersama tim SAR gabungan terus memperluas dan mengintensifkan penyisiran terhadap kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Minggu (13/09/2026).

Dalam perkembangan terbaru pencarian, KAL Anyer I-3-64 Lanal Banten menemukan sebuah life jacket berwarna oranye pada pukul 09.30 WIB.

Life jacket tersebut diketahui memiliki tulisan “KM. Samudera Pratama”.

Baca Juga: TNI AL Kerahkan Kapal Perang dan Pesawat untuk Cari Korban KM Virgo Transport 8

Benda tersebut ditemukan di perairan sebelah barat Cikoneng pada koordinat 06°01'59" S–105°52'49" T.

Penemuan life jacket itu menjadi petunjuk penting bagi unsur pencarian untuk mempersempit sekaligus memperkuat penyisiran di sekitar lokasi.

Selain memusatkan pencarian di sekitar titik penemuan, tim SAR gabungan juga terus berkomunikasi dan menyebarkan informasi sektor pencarian kepada kapal-kapal niaga maupun kapal lain yang melintas.

Setelah ditemukan, life jacket tersebut langsung dibawa ke posko untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.

Baca Juga: Pesawat CN235 TNI AL Temukan Life Craft Korban KM Virgo Transport 8

Hingga saat ini, TNI AL dan Tim SAR Gabungan belum mengambil kesimpulan mengenai asal pelampung tersebut.

Tim masih memastikan apakah life jacket itu berkaitan dengan lima jurnalis yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak atau tidak.

Operasi pencarian tersebut difokuskan untuk menemukan satu unit speedboat yang membawa delapan orang.

Delapan penumpang tersebut terdiri atas lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK).

Speedboat tersebut dilaporkan hilang kontak ketika sedang digunakan untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Untuk mendukung proses pencarian, TNI AL mengerahkan sejumlah kapal dan unsur patroli.

Kekuatan tersebut meliputi KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861, KAL Anyer I-3-64, KAL Pohawang I-3-30, RHIB Peucang Lanal Banten, RHIB 02 Banten, serta RHIB 02 Lampung.

Operasi juga diperkuat oleh unsur SAR dan instansi gabungan, termasuk KN SAR Tetuka-247, KN SAR Basudewa, KP Sanjaya, dan KP Hayabusa.

TNI AL berkomitmen mengerahkan seluruh kemampuan alutsista dan personel yang tersedia untuk melanjutkan pencarian terhadap para pejuang informasi beserta awak kapal hingga ditemukan sesuai dengan perintah Presiden RI Prabowo Subianto.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.