Truk Air Bantuan Ditahan di Pintu Tol Janger, Kabid BPBD: Kami Pikirkan Keselamatan Pengendara, tapi Balasannya Begini

AKURAT BANTEN - Fakta baru terungkap dalam insiden tertahannya dua unit truk tangki air bantuan di Gerbang Tol Jakarta-Tangerang (Janger) saat kebakaran melanda Tempat Pembuangan Sementara (TPS) liar di kawasan Pinang, Kota Tangerang, Kamis (17/9/2026) dini hari.
Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang menyatakan petugas tol tetap bersikeras menolak memberikan akses masuk, meski jajaran di tingkat pimpinan sudah turun tangan menjelaskan situasi darurat melalui video call.
Kepala Bidang (Kabid) BPBD Kota Tangerang, Andia Rahman, menjelaskan bahwa pihaknya terpaksa meminta bantuan truk tangki pertamanan dari Dinas Lingkungan Hidup (LH) karena sebagian besar unit pemadam milik Damkar sedang dikerahkan untuk menangani kebakaran pabrik besar di kawasan Ceper.
Baca Juga: Pakar Beri Peringatan Keras ke Menkeu Baru Suahasil: Jangan Asal Ikuti Perintah, Ada Risiko Hukum!
Namun, armada bantuan yang dikirimkan tersebut kebetulan tidak membawa kartu e-toll, sehingga langsung dihentikan oleh petugas di pintu gerbang tol.
"Saya sudah melakukan video call langsung ke petugas, mengirimkan foto kartu identitas, dan menyatakan dengan sangat jelas bahwa ini adalah kondisi darurat. Namun, petugas tol tetap menyatakan tidak bisa masuk tanpa e-toll," ungkap Andia kepada Akurat.co Banten, Kamis (17/9/26).
Beruntung, kebuntuan birokrasi di tengah situasi krisis tersebut berhasil diselamatkan oleh aksi spontan salah seorang pengguna jalan.
Truk tangki akhirnya bisa segera menuju titik api setelah seorang warga yang melintas berbaik hati meminjamkan kartu e-toll miliknya agar palang pintu gerbang terbuka.
Baca Juga: Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
Andia mengaku sangat menyayangkan kaku-nya prosedur yang diterapkan oleh pengelola jalan tol di lapangan. Hingga menjelang pagi, personel di lapangan dilaporkan masih terus berjibaku mengendalikan situasi agar dampak kebakaran tidak semakin meluas.
Andia menegaskan, percepatan pemadaman ini bukan semata-mata urusan wilayah, melainkan juga demi keselamatan para pengguna jalan tol dari risiko kecelakaan akibat pekatnya asap kebakaran.
"Anggota kami sampai jam 02:17 wib masih melakukan penanganan. Yang kami pertimbangkan juga keselamatan pengendara di jalan tol, khawatir dampak asapnya memicu kecelakaan. Tapi balasannya (dari petugas tol) seperti ini," pungkasnya.
Baca Juga: Usia Baru 16 Tahun, Max Dowman Ukir Rekor Gila Arsenal dan Samai Catatan Wayne Rooney!
Hingga berita ini diturunkan, Humas Pengelola Jalan Tol Jakarta-Tangerang belum memberikan respons atas upaya konfirmasi yang dilakukan Akurat.co Banten. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!










