Banten

Bukan Cedera, Ini Alasan Andoni Iraola Selalu Membalut Dua Jarinnya Sebelum Liverpool Bertanding

Aullia Rachma Puteri | 14 September 2026, 23:00 WIB
Bukan Cedera, Ini Alasan Andoni Iraola Selalu Membalut Dua Jarinnya Sebelum Liverpool Bertanding
Andoni Iraola, pelatih Liverpool.

AKURAT BANTEN - Ada satu pemandangan kecil yang mungkin luput dari perhatian ketika Andoni Iraola berdiri di pinggir lapangan. Sebelum pertandingan dimulai, pelatih Liverpool itu hampir selalu terlihat membalut dua jarinya menggunakan selotip putih.

Kebiasaan tersebut kembali terlihat ketika Liverpool menghadapi Ipswich Town. Iraola tampak mengenakan balutan pada jari telunjuk tangan kanan dan jari tengah tangan kiri, tepat di bagian atas buku jari. Ritual tersebut ternyata bukan sesuatu yang baru muncul sejak dirinya menangani Liverpool.

Lantas, apakah Iraola sedang mengalami cedera pada kedua jarinya? Jawabannya ternyata tidak.

Menurut penjelasan Iraola yang pernah dikutip Daily Echo pada 2023 ketika masih melatih Bournemouth, kebiasaan tersebut hanyalah sebuah superstisi atau ritual pribadi. Iraola mengaku sudah terbiasa melakukannya sejak masih menjadi pemain.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Tak Cetak Gol, tapi Al Nassr Ukir Sejarah! Rekor 87 Tahun Akhirnya Runtuh

"Saya hanya sudah terbiasa melakukannya sekarang," demikian inti penjelasan Iraola mengenai kebiasaan tersebut. Ia bahkan pernah diminta wasit untuk melepas balutan ketika masih aktif bermain.

Menariknya, Iraola tidak merasa ada masalah ketika melepasnya dan tetap bisa melanjutkan pertandingan.

Artinya, tidak ada indikasi bahwa balutan tersebut berfungsi sebagai pengobatan atau perlindungan terhadap cedera tertentu. Dua potong selotip putih itu lebih menyerupai bagian dari rutinitas mental Iraola sebelum pertandingan.

Dalam sepak bola, ritual semacam ini bukan hal yang aneh. Pemain maupun pelatih terkadang memiliki kebiasaan tertentu sebelum pertandingan karena memberikan rasa nyaman atau membantu mereka memasuki suasana kompetisi. Dalam kasus Iraola, ritual tersebut bahkan telah bertahan sejak masa mudanya di Athletic Bilbao.

Baca Juga: Sempat Dikaitkan dengan Trabzonspor, Pep Guardiola Akhirnya Buka Suara: Musim Ini Saya Tidak Melatih!

Menariknya, ritual kecil tersebut kini menjadi bagian dari cerita baru Iraola bersama Liverpool. Pelatih asal Spanyol itu ditunjuk menggantikan Arne Slot pada musim panas 2026 setelah sebelumnya membangun reputasi bersama Bournemouth.

Iraola datang ke Anfield dengan identitas permainan yang agresif, intens dan mengandalkan tekanan tinggi. Liverpool berharap pendekatan tersebut mampu mengembalikan energi permainan mereka setelah hanya finis di posisi kelima Premier League musim lalu.

Namun, perjalanan awalnya belum sepenuhnya mulus. Liverpool memang berhasil mengalahkan Ipswich Town 2-0 dan kemudian meraih kemenangan penting atas Atletico Madrid di Liga Champions. Tetapi setelah itu mereka ditahan Fulham 0-0 di Anfield.

Hasil imbang tersebut menjadi imbang ketiga Liverpool dalam empat pertandingan Premier League bersama Iraola. Sang pelatih juga mengakui bahwa timnya masih membutuhkan peningkatan, terutama dalam hal intensitas dan kemampuan merebut bola kembali di area atas.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Naik Pitam! Ruben Neves Diejek dengan Chant Diogo Jota, Minta Pelaku Dilarang ke Stadion Seumur Hidup

Di tengah proses membangun Liverpool versi Iraola, satu hal tampaknya tetap konsisten: dua potong selotip putih di jarinya.

Mungkin tidak memiliki pengaruh langsung terhadap taktik atau hasil pertandingan. Namun bagi Iraola, ritual sederhana tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan panjangnya di sepak bola.

Dan selama dua jari itu masih terbalut sebelum kick-off, para pendukung Liverpool mungkin bisa menganggap semuanya berjalan sebagaimana mestinya.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.