Banten

Liverpool Mulai Siapkan Era Baru, Matias Soule Disebut Masuk Radar Pengganti Mohamed Salah

Aullia Rachma Puteri | 14 Mei 2026, 22:14 WIB
Liverpool Mulai Siapkan Era Baru, Matias Soule Disebut Masuk Radar Pengganti Mohamed Salah
Pengganti Mohamed Salah di Liverpool.

AKURAT BANTEN - Masa depan Liverpool F.C. tampaknya mulai memasuki babak baru setelah muncul banyak tanda bahwa era Mohamed Salah perlahan mendekati akhirnya di Anfield.

Dalam beberapa musim terakhir, Salah bukan hanya menjadi mesin gol utama Liverpool, tetapi juga simbol kebangkitan klub di bawah era Jürgen Klopp.

Karena itulah, kabar mengenai potensi kepergiannya membuat manajemen Liverpool mulai bergerak cepat mencari sosok baru yang dianggap mampu mengisi ruang besar di sisi kanan serangan mereka.

Salah satu nama yang kini ramai dikaitkan dengan Liverpool adalah winger muda milik AS Roma, Matías Soulé. Pemain asal Argentina tersebut mulai menarik perhatian banyak klub besar Eropa setelah penampilannya yang cukup impresif di Serie A musim ini.

Baca Juga: Chelsea Ingin Xabi Alonso, Tapi Risiko Besarnya Mulai Dibicarakan

Di usia yang masih sangat muda, Soule dianggap memiliki kombinasi teknik, kreativitas, dan keberanian duel satu lawan satu yang sangat cocok dengan karakter permainan menyerang Liverpool.

Ketertarikan Liverpool terhadap Soule sebenarnya terasa cukup menarik karena situasinya mengingatkan banyak orang pada transfer Mohamed Salah dari Roma pada tahun 2017 lalu.

Saat itu Salah datang ke Anfield tanpa terlalu banyak sorotan besar, tetapi perlahan berkembang menjadi salah satu pemain terbaik dunia dan ikon penting dalam sejarah modern Liverpool. Kini, banyak pendukung The Reds mulai penasaran apakah Soule bisa mengikuti jejak yang sama.

Di bawah pelatih Arne Slot, Liverpool memang diperkirakan akan mengalami beberapa perubahan dalam gaya permainan mereka.

Baca Juga: Xabi Alonso Bisa Tolak Chelsea Jika Tak Diberi Kendali Penuh di Stamford Bridge

Slot dikenal menyukai pemain depan yang agresif, fleksibel, dan aktif bergerak masuk ke area tengah untuk menciptakan ruang maupun peluang. Karakter tersebut terlihat cukup cocok dengan profil Matias Soule yang sering memulai serangan dari sisi kanan sebelum menusuk ke dalam menggunakan kaki kirinya.

Selain kemampuan menggiring bola dan kreativitasnya dalam membangun serangan, Soule juga memiliki fleksibilitas posisi yang dianggap sangat penting dalam sepak bola modern.

Ia bukan hanya bisa bermain sebagai winger kanan, tetapi juga mampu ditempatkan sebagai gelandang serang maupun second striker. Fleksibilitas seperti itulah yang membuat Liverpool melihatnya sebagai aset jangka panjang yang menarik untuk proyek baru mereka.

Musim ini Soule mencatat enam gol dan lima assist bersama Roma di Serie A, angka yang cukup menjanjikan mengingat ia masih beradaptasi setelah pindah dari Juventus F.C. pada musim panas 2024.

Baca Juga: Final FA Cup Jadi Penentuan! Chelsea Punya Kesempatan Ubah Musim yang Nyaris Gagal

Banyak pengamat di Italia menilai perkembangan permainan Soule cukup cepat karena ia mulai terlihat lebih matang dalam pengambilan keputusan di area akhir serangan.

Namun Liverpool bukan satu-satunya klub yang tertarik kepada pemain asal Mar del Plata tersebut. Arsenal juga disebut ikut memantau situasi Soule menjelang dibukanya bursa transfer musim panas.

Bahkan beberapa klub Bundesliga seperti Borussia Dortmund dan VfB Stuttgart dikabarkan mulai membuka komunikasi awal dengan pihak pemain.

Roma sendiri berada dalam posisi yang cukup kuat karena Soule masih terikat kontrak panjang hingga tahun 2029.

Baca Juga: Manchester City Belum Menyerah, Perebutan Gelar Premier League Kini Makin Gila

Klub ibu kota Italia itu disebut baru akan mempertimbangkan negosiasi serius jika ada tawaran mendekati 40 juta euro, angka yang dianggap masih cukup masuk akal untuk pemain muda dengan potensi besar seperti dirinya.

Kini pertanyaan besarnya bukan hanya soal apakah Liverpool mampu mendapatkan Matias Soule, tetapi juga apakah pemain muda Argentina itu benar-benar bisa menjadi bagian dari era baru setelah Mohamed Salah.

Sebab menggantikan Salah bukan hanya soal mencetak gol atau assist, melainkan juga soal mengisi pengaruh besar yang selama bertahun-tahun menjadi fondasi utama permainan Liverpool di level tertinggi sepak bola Eropa.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.