Puasa Rajab Bisa Sekalian Bayar Utang Ramadan? Jawaban Bang Putra Pradipta Ini Bikin Lega

AKURAT BANTEN - Bulan Rajab dikenal sebagai salah satu bulan yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, termasuk puasa sunnah.
Namun, tak sedikit umat Islam yang masih memiliki utang puasa Ramadan dan bertanya-tanya, apakah puasa sunnah Rajab boleh digabung dengan puasa qadha Ramadan?
Pertanyaan tersebut dijawab oleh Bang Putra Pradipta dalam sebuah ceramah yang dikutip dari cuplikan video YouTube akun bang.putra.pradipta, dilansir pada Minggu, 21 Desember 2025.
Baca Juga: Benarkah Puasa Rajab Tak Ada Dalilnya? Ustadz Adi Hidayat Ungkap Fakta Penting Ini
Dalam penjelasannya, Bang Putra menyampaikan bahwa puasa di bulan Rajab memang sangat dianjurkan.
Hal ini didasarkan pada sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud, yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan puasa di bulan-bulan mulia, dan Rajab termasuk di dalamnya.
“Artinya, memang sangat dianjurkan mengerjakan puasa sunnah di bulan Rajab,” jelas Bang Putra Pradipta.
Lalu bagaimana jika seseorang masih memiliki utang puasa Ramadan? Menurut Bang Putra, puasa qadha Ramadan tetap boleh dilakukan di bulan Rajab dan seseorang tetap mendapatkan keutamaan puasa di bulan tersebut.
Baca Juga: Jangan Lewatkan Doa Mustajab Saat Masuk Bulan Rajab, Amalkan Sore Ini Minggu 21 Desember 2025
Namun, ia menekankan satu hal penting terkait niat. Dalam praktiknya, tidak perlu menghadirkan dua niat sekaligus, yakni niat qadha dan niat puasa sunnah Rajab.
“Cukup niat qadha saja, maka ia sudah mendapatkan keutamaan puasa di bulan Rajab,” tegasnya.
Dengan demikian, umat Islam yang masih memiliki utang puasa Ramadan tidak perlu ragu untuk berpuasa di bulan Rajab. Selain menunaikan kewajiban qadha, mereka juga tetap memperoleh keutamaan ibadah di salah satu bulan mulia dalam Islam.
Baca Juga: Siap-siap Bulan Rajab 1447 H Segera Tiba, Ini Daftar Puasa dan Doa Mustajab yang Wajib Diketahui.
Di akhir penjelasannya, Bang Putra Pradipta mengajak umat Islam untuk terus belajar dan saling berbagi ilmu. “Save dan share untuk amal jariyah kita bersama,” ujarnya.
Penjelasan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas bagi masyarakat, khususnya dalam mengoptimalkan ibadah puasa di bulan Rajab tanpa meninggalkan kewajiban yang masih tertunda.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









