Purbaya Mulai Masuk Bursa Pilpres 2029, Namanya Muncul di Sejumlah Survei

AKURAT BANTEN – Nama Purbaya Yudhi Sadewa mulai ikut diperhitungkan dalam pembicaraan mengenai tokoh yang berpotensi muncul pada Pemilihan Presiden 2029.
Mantan Menteri Keuangan tersebut tercatat dalam sejumlah survei yang mengukur tingkat pilihan masyarakat terhadap figur nasional.
Kemunculan Purbaya dalam survei menjadi perhatian setelah dirinya tidak lagi menjabat Menteri Keuangan.
Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian menteri pada 14 September 2026 dan menunjuk Suahasil Nazara sebagai penggantinya.
Baca Juga: Purbaya Dicopot Prabowo, Henri Subiakto Ungkap Alasan Mengejutkan di Balik Rasa Leganya
Meski demikian, masuknya nama Purbaya dalam survei tidak dapat langsung diartikan sebagai tanda bahwa dirinya akan maju dalam Pilpres 2029.
Hingga saat ini, hasil survei hanya menggambarkan respons masyarakat ketika penelitian dilakukan, sementara keputusan pencalonan merupakan proses yang berbeda.
Salah satu pengukuran yang mencantumkan nama Purbaya dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
Survei tersebut berlangsung pada 5 hingga 19 Juli 2026 dengan simulasi semi-terbuka yang melibatkan sejumlah tokoh. Dalam pengukuran itu, Purbaya memperoleh angka 1,1 persen.
Baca Juga: Purbaya Mendadak Dicopot, Istana Akhirnya Buka Suara soal Isu 'Obrak-abrik' Kemenkeu
Angka tersebut diperoleh ketika Purbaya masih menduduki jabatan Menteri Keuangan.
Dengan demikian, hasil survei tersebut menggambarkan persepsi responden terhadap Purbaya pada periode sebelum terjadinya pergantian kabinet pada September 2026.
Nama Purbaya juga muncul dalam survei Media Survei Nasional (Median) yang dilakukan pada 21 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Dalam simulasi pertanyaan terbuka mengenai tokoh yang dipilih sebagai calon presiden, Purbaya tercatat memperoleh 1,3 persen.
Baca Juga: Purbaya Dicopot Prabowo, Andi Sinulingga Malah Singgung Raja Juli, 'Kenapa Tak Diganti Lebih Dulu?'
Kedua hasil tersebut menunjukkan bahwa nama Purbaya telah masuk dalam pemetaan sejumlah lembaga survei sebelum pergantian jabatannya.
Namun, angka tersebut bukan merupakan ukuran mengenai hasil Pemilu 2029 karena proses pencalonan maupun kontestasi politik untuk pemilu mendatang masih jauh dari tahap penetapan pasangan calon.
Purbaya sendiri memiliki latar belakang sebagai ekonom dan pernah menempati sejumlah posisi strategis sebelum menjadi Menteri Keuangan.
Pengalamannya di pemerintahan dan bidang ekonomi membuat namanya dikenal publik, terutama setelah dipercaya mengelola kebijakan fiskal nasional.
Baca Juga: Mengejutkan! Purbaya Diganti Suahasil Nazara, Arah Kebijakan Ekonomi Prabowo Jadi Sorotan
Jabatan Menteri Keuangan Purbaya berakhir pada September 2026. Setelah keputusan pergantian diumumkan, Purbaya menyatakan dirinya kecewa dengan keputusan tersebut.
Namun, ia juga mengatakan bahwa kemungkinan dirinya diganti sebenarnya sudah pernah terlintas.
Pergantian itu berlangsung setelah Purbaya melakukan perombakan sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan.
Sekitar 400 pejabat mengalami rotasi dan mutasi pada 10 September 2026, termasuk pejabat di sektor perpajakan serta bea dan cukai.
Baca Juga: Purbaya Dicopot Prabowo, 5 Isu Ini Diduga Jadi Biang Kerok Pergantian Menkeu, Ada yang Bikin Geger!
Sejumlah laporan menyebut terdapat perbedaan pandangan antara Purbaya dan beberapa pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan terkait perubahan personel.
Namun, pemerintah tidak menyatakan bahwa faktor tersebut sebagai satu-satunya alasan pergantian Menteri Keuangan.
Keputusan mengenai pengangkatan dan pemberhentian menteri merupakan kewenangan Presiden.
Setelah tidak lagi berada di kabinet, ruang pemberitaan mengenai Purbaya pun bergeser.
Baca Juga: Purbaya Dicopot Prabowo, 5 Isu Ini Diduga Jadi Biang Kerok Pergantian Menkeu, Ada yang Bikin Geger!
Selain aktivitasnya setelah meninggalkan pemerintahan, namanya mulai dikaitkan dengan pembicaraan mengenai kemungkinan kiprah politik pada masa mendatang.
Kemunculan tersebut juga tidak hanya dikaitkan dengan Pilpres. Sejumlah pemberitaan membahas peluang Purbaya dalam kontestasi politik di tingkat daerah, termasuk Jawa Barat.
Namun, pembicaraan tersebut masih berada pada tahap wacana dan belum menunjukkan adanya keputusan resmi dari Purbaya untuk maju dalam kontestasi tertentu.
Dengan waktu menuju Pemilu 2029 yang masih cukup panjang, dinamika politik nasional masih dapat berubah.
Hasil survei yang dilakukan pada pertengahan 2026 juga memiliki batasan waktu karena menangkap kondisi dan preferensi responden pada saat penelitian berlangsung.
Karena itu, angka yang diperoleh Purbaya dalam survei lebih tepat dipahami sebagai gambaran tingkat pengenalan atau pilihan responden terhadap dirinya pada periode tertentu.
Apakah Purbaya nantinya benar-benar masuk dalam kontestasi Pilpres 2029 masih bergantung pada perkembangan politik, keputusan pribadi, serta proses pencalonan yang akan berlangsung kemudian.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









