Banten

Dokter Tifa Berterima Kasih ke Prabowo, Rustam Effendi Ungkap Alasan Sebenarnya

Aullia Rachma Puteri | 26 Juni 2026, 21:16 WIB
Dokter Tifa Berterima Kasih ke Prabowo, Rustam Effendi Ungkap Alasan Sebenarnya
ucapan terima kasih Dokter Tifa kepada Prabowo

AKURAT BANTEN – Ucapan terima kasih yang disampaikan Dokter Tifa kepada Presiden Prabowo Subianto usai penangguhan penahanannya memunculkan beragam tanggapan di ruang publik.

Menanggapi hal tersebut, Rustam Effendi menilai pernyataan itu tidak perlu ditafsirkan sebagai bentuk campur tangan Presiden dalam proses hukum yang sedang berjalan.

Menurut Rustam, apa yang disampaikan Dokter Tifa merupakan reaksi spontan setelah memperoleh kabar bahwa dirinya tidak menjalani penahanan.

Dalam situasi tersebut, seseorang dinilai wajar mengungkapkan rasa syukur dan kelegaan melalui ucapan terima kasih.

Baca Juga: Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa Diprediksi Dipadati Massa, PN Jakarta Timur Siapkan Pengamanan Khusus

Ia menegaskan tidak memiliki informasi yang menunjukkan adanya keterlibatan Presiden Prabowo dalam keputusan penangguhan penahanan tersebut.

Seluruh proses, menurutnya, tetap berada dalam kewenangan aparat penegak hukum sesuai mekanisme yang berlaku.

Rustam juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menghubungkan pernyataan pribadi dengan dugaan intervensi terhadap proses hukum.

Ia menilai setiap warga negara berhak menyampaikan rasa terima kasih kepada siapa pun tanpa harus diartikan sebagai bukti adanya pengaruh terhadap suatu perkara.

Baca Juga: Mengapa Sidang Roy Suryo Belum Digelar? Ternyata Ini Penyebabnya, Berbeda dengan Dokter Tifa

Pernyataan Dokter Tifa sebelumnya memang menjadi perhatian karena secara terbuka menyebut nama Presiden Prabowo setelah dirinya tidak jadi ditahan.

Hal itu kemudian memunculkan berbagai spekulasi di media sosial maupun ruang publik mengenai alasan di balik ucapan tersebut.

Namun, Rustam menilai ucapan tersebut lebih tepat dipahami sebagai ekspresi emosional seseorang yang sedang menghadapi persoalan hukum.

Menurutnya, kondisi psikologis dalam situasi seperti itu dapat memunculkan respons yang spontan tanpa memiliki makna lain.

Baca Juga: Firdaus Oiwobo Tantang Hotman Paris Debat Terbuka, Bongkar Polemik Penangguhan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Ia juga menyampaikan bahwa selama mengikuti perkembangan perkara yang melibatkan Dokter Tifa, dirinya tidak melihat adanya perlakuan khusus dari pemerintah.

Proses hukum tetap berjalan sebagaimana mestinya dan seluruh tahapan masih mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.

Karena itu, Rustam berharap masyarakat tidak membangun opini yang dapat menimbulkan kesalahpahaman mengenai independensi aparat penegak hukum.

Ia menegaskan bahwa penyelesaian perkara sepenuhnya menjadi kewenangan lembaga yang berwenang, bukan keputusan pihak lain di luar mekanisme hukum.

Baca Juga: Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa Diprediksi Diserbu Massa, PN Jakarta Timur Siapkan Tenda Nobar

Kasus yang melibatkan Dokter Tifa sendiri hingga kini masih terus berproses sesuai tahapan yang berlaku.

Sementara itu, pernyataannya yang menyebut Presiden Prabowo masih menjadi bahan pembahasan di tengah masyarakat.

Rustam mengajak seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan tidak menarik kesimpulan berdasarkan persepsi semata.

Menurutnya, setiap pernyataan perlu ditempatkan sesuai konteks agar tidak menimbulkan penafsiran yang keliru.

Baca Juga: Roy Suryo dan Dokter Tifa Tolak Tawaran Jaksa, Pilih Hadapi Sidang Kasus Ijazah Jokowi

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.