DLH Kabupaten Lebak Lakukan Pemangkasan Pohon, Hindari Cuaca Ekstrim

AKURAT BANTEN, LEBAK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lebak melakukan pemangkasan pohon Kanan Kiri Jalan (Kakija) di sejumlah jalan perkotaan Rangkasbitung.
Kegitan pemangkasan pohon ini dilakukan bersama DLH, BPBD, PUPR dan Dishub yang melibatkan PLN dan juga Telkom.
Dasep Novian Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak mengatakan, untuk menghindari cuaca ekstrim memasuki musim penghujan, Dinas LH mengambil langkah cepat tepat menghindari hal yang tidak diinginkan.
Baca Juga: Suswono: Saat Dekalarasi Bang Japar, Ungkap Akan Siapkan Kartu Janda dan Kartu Anak Yatim
Pemangkasan ini, selain untuk pemeliharaan pohon juga sebagai bentuk upaya Mitigasi resiko terjadinya pohon tumbang mengantisipasi cuaca ekstrim.
"Mengingat, beberapa pohon jenis tertentu usianya hampir 20 tahun dengan pengakaran relatif dangkal, pertumbuhan tidak seimbang (miring) dan batang keropos sehinga beresiko tumbang dan membahayakan," ujar Dasep melalui WhatsAppnya.
Dasep mengungkap, lokasi pemangkasan di laksanakan di beberapa jalan diantarannya, Jalan. RT Hardiwinangun, jalan Multatuli, sekitaran alun alun dan beberpa lokasi lain.
Baca Juga: Cawalkot Tangerang Faldo-Fadhlin Dapat Wejangan Khusus saat Dipanggil Jokowi di Kediamannya
"Target pemangkasan ini, difokuskan pada pohon yg berada di Lokasi padat pengguna lalulintas, sekitar Fasilitas Umum.Seperti, Sekolah, Tempat Ibadah, Jalan raya, PJU dan lainnya. Hal ini, juga untuk memberikan pelayanan atas banyaknya permintaan permohonan pemangkasan pohon dari Masyarakat," paparnya.
Lanjutnya, diharapkan apabila ada pohon yg beresiko tumbang, dapat menyampaikan informasi ini ke DLH.
"Selain itu, target kami untuk pemangkasan dilingkungan Kota Rangkasbitung sebanyak 60 pohon dan yang sudah di lakukan pemangkasan baru 10 pohon disekitaran jalan Hardiwinangun dan Alun-alun," ujar Dasep Novian Kabid Tata Lingkungan DLH Lebak.
Sementara itu, Muhamad Wibawa warga Kampung Baru Rangkasbitung, beri apresiasi pada Dinas Lingkungan Hidup yang telah melakukan pemangkasan, karena jika tidak segera di tebang atau di pangkas hawatir akan tumbang juga merusak trotoar pejalan kaki.
"Apalagi batangnya sangat besar-besar, sedangkan akarnya dangkal juga usia pohon sudah puluhan tahun, mengantisipasi cuaca ekstrim. Sebaiknya Dinas LH segera melakukan peremajaan antisipasi pengganti pohon yang sudah tua dan menjaga rusaknya ruang terbuka hijau di sekitaran Kota Rangkasbitung," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5Brasil Pernah Bantai Thailand dan Vietnam 9-1, Kini Timnas Futsal Indonesia Kalah 0-3!
- 6UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 7Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 8Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027









