Pemkab Tangerang Jadi Daerah Pertama Salurkan Bantuan ke Korban Bencana Sumatera

AKURAT BANTEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menjadi pemerintah daerah pertama yang menyalurkan bantuan untuk korban bencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Nilai donasi yang berasal dari kolektif para ASN itu mencapai Rp1,5 miliar.
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menjelaskan bahwa dana Rp1,5 miliar tersebut merupakan hasil donasi ASN Pemkab Tangerang, kader PKK, dan para kepala desa, bukan berasal dari APBD.
"Dana sumbangan telah terkumpul sebanyak Rp 1,5 Miliar, ini bukan APBD ya, tetapi dana pribadi masing-masing individu dan hari ini diserahkan langsung ke PMI Pusat," kata Maesyal.
Baca Juga: Mendagri Bekukan Sementara Bupati Aceh Selatan, Jabatan Diambil Alih Baital Mukadis
Ia menambahkan, penggalangan donasi masih berlangsung dan bantuan tahap kedua direncanakan disalurkan pada Januari 2026.
“Open donasi masih dibuka. Kemungkinan akan ada bantuan tahap dua dari masyarakat Kabupaten Tangerang. Semoga dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla menerima bantuan senilai Rp1,5 miliar dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk korban bencana alam di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Penyerahan dilakukan di Kantor PMI Pusat, Jakarta, Rabu (10/12/2025).
Baca Juga: Ramai Isu Bantuan Beras Rp60 Ribu per Kilo untuk Korban Bencana, Wamentan Beri Klarifikasi
Jusuf Kalla mengapresiasi langkah Pemkab Tangerang yang menjadi pemerintah daerah pertama menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera.
"Ini merupakan Pemda pertama. Semoga, pemda-pemda lain juga mengikutinya, untuk memberikan sumbangan kepada korban bencana di Sumatera dan Aceh," ujar Jusuf Kalla dalam acara penyerahan bantuan di Kantor PMI Pusat, Jakarta.
Ia mengatakan kondisi di lokasi bencana masih memprihatinkan, terutama terkait kebutuhan air bersih akibat rusaknya jaringan pipa.
Baca Juga: Dikira Hari Kiamat, Kisah Pilu Seorang Bocah yang Selamat dari Terjangan Arus Banjir Aceh
“Air bersih sangat dibutuhkan karena banyak saluran yang rusak dan tidak dapat difungsikan,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










