Sopir Tak Mahir Tabrak 3 Relawan, Pemkab Pandeglang Bakal Lakukan Investigasi di Dapur SPPG Cibaliung 2

AKURAT BANTEN - Dugaan kelalaian yang terjadi di lingkungan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pandeglang Cibaliung 2 pasca insiden pickup operasional yang menyeruduk tiga relawan hingga terkapar, memicu reaksi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang.
Wakil Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pandeglang Doni Hermawan, sangat menyayangkan operasional kendaraan logistik yang diserahkan kepada pihak yang tidak kompeten dan di luar tugas pokok fungsinya (tupoksi).
"Iya, ini tidak boleh kalau bukan tugasnya. Nanti kita investigasi," ujar Doni saat dikonfirmasi terkait keterlibatan pengemudi yang belum mahir tersebut, Rabu (23/9/2026).
Baca Juga: Sosok Jenazah yang Ditemukan di Enggano, Ternyata Kru Arupadhatu yang Hilang Kini Terungkap!
Doni menambahkan, Pemkab Pandeglang akan mengkaji aturan dan petunjuk teknis (juknis) operasional lini dapur gizi untuk menentukan sanksi yang tepat.
Investigasi mendalam ini ditujukan untuk membedah sumber kesalahan utama dalam insiden tersebut.
"Kita cek dulu sanksinya. Entar kita lihat faktor kesalahan siapa, perorangan apa dapur," tegas Doni.
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan tragis ini terjadi di depan gerbang dapur SPPG di Kampung Gunung Kendeng, Desa Mahendra, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang pada Selasa (22/9/2026) pagi sekitar pukul 08.27 WIB.
Baca Juga: 4 Tahun Sembunyi di Tegal, Pelarian Terpidana Penipuan Asal Tangerang Berakhir di Lapas
Peristiwa bermula saat mobil pikap hitam bernomor polisi A 8116 KG yang dikendarai Ade Gunawan selesai menurunkan air bersih untuk keperluan pencucian alat dapur.
Diduga karena belum menguasai teknik mengemudi, mobil tersebut justru melaju mundur dengan kecepatan tinggi tanpa kendali dan langsung menghantam para relawan yang berada di belakangnya.
Wakapolsek Cibaliung, Ipda Firmansyah, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan memastikan bahwa seluruh korban langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
"Iya betul, ada tiga korban yang tertabrak dan langsung dilarikan ke Puskesmas Cibaliung. Satu orang di antaranya terpaksa dirujuk dan dirawat di RSUD Berkah Pandeglang karena mengalami luka parah," pungkas Ipda Firmansyah, Rabu (23/9/2026).
Baca Juga: BPIH Haji 2027 Bisa Turun? Kemenhaj Buka Opsi Ganti Maskapai Penerbangan
Hingga berita ini dipublis, pihak manajemen SPPG Pandeglang Cibaliung 2 masih belum memberikan jawaban atas upaya konfirmasi yang dilakukan oleh redaksi Akurat.co Banten terkait insiden kelalaian yang menciderai para relawannya tersebut. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Man City Dihantam Kasus Finansial, Steven Gerrard Angkat Suara: Bukan Degradasi, Hukuman Ini yang Harus Diterima!
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!











