Banten

Erupsi Anak Krakatau, Abu Vulkanik Terdeteksi Sampai Jakarta dan Jawa Barat

Handrian Setiawan | 6 September 2026, 09:24 WIB
Erupsi Anak Krakatau, Abu Vulkanik Terdeteksi Sampai Jakarta dan Jawa Barat
Erupsi Anak Krakatau, Abu Vulkanik Terdeteksi Sampai Jakarta dan Jawa Barat - Istimewa

AKURAT BANTEN – Erupsi Gunung Anak Krakatau sejak Jumat (4/9/2026) malam memicu sebaran abu vulkanik ke sejumlah wilayah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah mencapai wilayah Jakarta, Banten hingga Jawa Barat.

Berdasarkan analisis BMKG per Minggu (6/9/2026) pukul 04.00 WIB, terdapat dua klaster sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dengan arah dan ketinggian berbeda.

" berdasarkan informasi PVMBG dan VAAC Darwin serta analisis citra RGB Himawari-9 pada 6 September 2026 pukul 04.00 WIB, teridentifikasi dua klaster sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau," tulis BMKG dalam keterangannya.

Baca Juga: Erupsi Anak Krakatau Ganggu 33 Penerbangan di Bandara Soetta, Calon Penumpang Menumpuk

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Jakarta

Klaster pertama terpantau bergerak ke arah timur laut hingga selatan. Sebaran abu vulkanik dari permukaan hingga ketinggian 20.000 kaki mencakup sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat serta perairan di sekitarnya.

"Sebaran dari permukaan hingga ketinggian 20.000 ft teramati ke arah Timur Laut-selatan, mencakup sebagian DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat serta perairan sekitarnya," jelas BMKG.

Kondisi ini membuat dampak erupsi Anak Krakatau tidak hanya dirasakan di sekitar kawasan gunung, tetapi juga berpotensi memengaruhi wilayah yang lebih jauh dari pusat erupsi.

Baca Juga: Pusat Barang Antik di Alam Sutera Gelar Pameran Radio Klasik Lintas Negara

Klaster Kedua Capai Banten hingga Lampung

Sementara klaster kedua terpantau pada ketinggian lebih tinggi. Sebaran abu vulkanik dari permukaan hingga 50.000 kaki bergerak ke arah barat daya hingga barat laut.

Wilayah yang masuk dalam sebaran tersebut meliputi sebagian Banten, Lampung dan Bengkulu, serta Selat Sunda bagian selatan dan Samudra Hindia di sebelah barat Bengkulu, Lampung dan Banten.

"Mencakup sebagian Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, serta Samudra Hindia di sebelah barat Bengkulu, Lampung dan Banten," jelas BMKG.

Baca Juga: Real Madrid Tumbang, Mourinho Tetap Puji Carlos Espi: Arda Guler Jadi Sorotan

Sebaran abu vulkanik ini menjadi perhatian karena dapat berdampak terhadap aktivitas penerbangan. Sebelumnya, erupsi Gunung Anak Krakatau juga telah mengganggu puluhan penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Perkembangan arah dan ketinggian sebaran abu vulkanik akan terus menjadi perhatian untuk mengantisipasi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat dan daerah lainnya. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.