Banten

Gempa 7,6 Magnitudo Guncang Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Varin VC | 2 April 2026, 08:14 WIB
Gempa 7,6 Magnitudo Guncang Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami
Gempa Bumi 7,6 M Guncang Wilayah Bitung Sulawesi Utara (Dok.BMKG)

AKURAT BANTEN - Gempa bumi berkekuatan besar mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis pagi (2/4/2026), memicu kepanikan di tengah masyarakat yang belum sepenuhnya bersiap menghadapi guncangan mendadak tersebut.

Berdasarkan data sementara, magnitudo gempa diperkirakan berada di kisaran 7,3 hingga 7,6, dengan pusat gempa terletak di dasar laut, tidak jauh dari wilayah pesisir utara Sulawesi.

Baca Juga: Kasus Ibu Hamil Jadi Tersangka, Saksi Ahli Bongkar Pasal yang Tepat Untuk Mantan Suami MS

Getaran kuat tidak hanya dirasakan di Bitung, tetapi juga menjalar hingga ke Manado dan sejumlah daerah lain di sekitarnya, bahkan dilaporkan terasa sampai ke Ternate, Maluku Utara.

Warga yang merasakan guncangan spontan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri, terutama di kawasan padat penduduk dan wilayah pesisir yang dinilai lebih berisiko.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera mengeluarkan peringatan dini terkait potensi tsunami, mengingat kekuatan gempa yang besar serta lokasinya yang berada di laut.

Baca Juga: WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku, Guru Tetap Mengajar di Sekolah

“Potensi tsunami ada. Masyarakat di wilayah pesisir diminta untuk tetap waspada dan menjauhi area pantai sementara waktu,” demikian imbauan awal dari BMKG.

Gempa ini dikategorikan sebagai gempa dangkal, yang umumnya memiliki dampak getaran lebih kuat di permukaan sehingga terasa signifikan dan berpotensi menimbulkan kerusakan.

Secara ilmiah, gempa bawah laut dengan magnitudo besar dapat memicu gangguan pada kolom air laut, yang dalam kondisi tertentu bisa berkembang menjadi gelombang tsunami yang membahayakan wilayah pesisir.

Baca Juga: ASYIK, Pemerintah Ketok Palu! Ini Jadwal Pencairan Gaji ke-13 PNS, TNI, Polri & Pensiunan 2026

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun kerusakan bangunan, namun proses pendataan masih terus dilakukan oleh pihak berwenang di lapangan.

Wilayah Sulawesi Utara sendiri dikenal sebagai kawasan yang rawan aktivitas seismik karena berada di pertemuan beberapa lempeng tektonik aktif, termasuk zona subduksi Laut Maluku yang kerap memicu gempa berkekuatan besar.

Selain potensi tsunami, BMKG juga mengingatkan kemungkinan terjadinya gempa susulan yang bisa terjadi dalam beberapa jam hingga hari ke depan, sehingga masyarakat diminta tetap tenang namun siaga.

Baca Juga: Terungkap 2 Kapal Pertamina Belum Bisa Lewat Selat Hormuz, Ini Status Terbarunya

Pemerintah daerah bersama aparat terkait saat ini tengah melakukan pemantauan intensif serta menyiapkan langkah-langkah darurat guna mengantisipasi dampak lanjutan dari bencana ini.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Varin VC
Reporter
Varin VC
Varin VC
Editor
Varin VC