Gempa 7,6 Magnitudo Guncang Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

AKURAT BANTEN - Gempa bumi berkekuatan besar mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis pagi (2/4/2026), memicu kepanikan di tengah masyarakat yang belum sepenuhnya bersiap menghadapi guncangan mendadak tersebut.
Berdasarkan data sementara, magnitudo gempa diperkirakan berada di kisaran 7,3 hingga 7,6, dengan pusat gempa terletak di dasar laut, tidak jauh dari wilayah pesisir utara Sulawesi.
Baca Juga: Kasus Ibu Hamil Jadi Tersangka, Saksi Ahli Bongkar Pasal yang Tepat Untuk Mantan Suami MS
Getaran kuat tidak hanya dirasakan di Bitung, tetapi juga menjalar hingga ke Manado dan sejumlah daerah lain di sekitarnya, bahkan dilaporkan terasa sampai ke Ternate, Maluku Utara.
Warga yang merasakan guncangan spontan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri, terutama di kawasan padat penduduk dan wilayah pesisir yang dinilai lebih berisiko.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera mengeluarkan peringatan dini terkait potensi tsunami, mengingat kekuatan gempa yang besar serta lokasinya yang berada di laut.
Baca Juga: WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku, Guru Tetap Mengajar di Sekolah
“Potensi tsunami ada. Masyarakat di wilayah pesisir diminta untuk tetap waspada dan menjauhi area pantai sementara waktu,” demikian imbauan awal dari BMKG.
Gempa ini dikategorikan sebagai gempa dangkal, yang umumnya memiliki dampak getaran lebih kuat di permukaan sehingga terasa signifikan dan berpotensi menimbulkan kerusakan.
Secara ilmiah, gempa bawah laut dengan magnitudo besar dapat memicu gangguan pada kolom air laut, yang dalam kondisi tertentu bisa berkembang menjadi gelombang tsunami yang membahayakan wilayah pesisir.
Baca Juga: ASYIK, Pemerintah Ketok Palu! Ini Jadwal Pencairan Gaji ke-13 PNS, TNI, Polri & Pensiunan 2026
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun kerusakan bangunan, namun proses pendataan masih terus dilakukan oleh pihak berwenang di lapangan.
Wilayah Sulawesi Utara sendiri dikenal sebagai kawasan yang rawan aktivitas seismik karena berada di pertemuan beberapa lempeng tektonik aktif, termasuk zona subduksi Laut Maluku yang kerap memicu gempa berkekuatan besar.
Selain potensi tsunami, BMKG juga mengingatkan kemungkinan terjadinya gempa susulan yang bisa terjadi dalam beberapa jam hingga hari ke depan, sehingga masyarakat diminta tetap tenang namun siaga.
Baca Juga: Terungkap 2 Kapal Pertamina Belum Bisa Lewat Selat Hormuz, Ini Status Terbarunya
Pemerintah daerah bersama aparat terkait saat ini tengah melakukan pemantauan intensif serta menyiapkan langkah-langkah darurat guna mengantisipasi dampak lanjutan dari bencana ini.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Tiga Kartu Merah dan Dua Gol, Meksiko Buka Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan
- 10Prediksi Australia vs Turki: Adu Generasi Baru di Laga Pembuka Grup D







