Banten

Cuaca Tangerang Terasa Lebih Panas, BMKG: Suhu Sempat Tembus 36,2 Derajat Celsius

David Amanda | 16 Maret 2026, 18:39 WIB
Cuaca Tangerang Terasa Lebih Panas, BMKG: Suhu Sempat Tembus 36,2 Derajat Celsius
Cuaca Tangerang Terasa Lebih Panas, BMKG Ungkap Suhu Sempat Tembus 36,2 Derajat Celsius

AKURAT BANTEN - Suhu udara di wilayah Tangerang dan sekitarnya terasa lebih panas dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dipengaruhi berkurangnya tutupan awan sehingga radiasi matahari yang mencapai permukaan bumi menjadi lebih optimal.

Forecaster on duty Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah II, Nindya Pradita menjelaskan, minimnya tutupan awan membuat panas matahari langsung mengenai permukaan bumi sehingga suhu udara yang dirasakan masyarakat menjadi lebih terik dibandingkan saat langit tertutup awan.

"Suhu panas dalam beberapa hari terakhir dipengaruhi oleh berkurangnya tutupan awan, sehingga radiasi matahari yang mencapai permukaan bumi menjadi lebih optimal. Dampaknya adalah suhu udara yang kita rasakan menjadi terasa lebih panas dibandingkan saat banyak terdapat tutupan awan," kata Nindya.

Baca Juga: Pakai Pajak Rakyat, Pemkot Tangsel Habiskan Ratusan Juta Hanya untuk Sewa Akuarium

Meski demikian, ia menyebut suhu udara di wilayah Tangerang secara umum masih berada dalam kategori normal.

Dalam sepekan terakhir, suhu maksimum tercatat berada pada kisaran 33,7 hingga 36,2 derajat Celsius.

Namun pada 13 Maret 2026, suhu udara tercatat berada di atas kondisi normal dengan mencapai 36,2 derajat Celsius.

"Suhu udara yang dirasakan masyarakat, khususnya di wilayah Tangerang dan sekitarnya secara umum masih tergolong normal. Dalam seminggu terakhir suhu udara maksimum yang tercatat berkisar antara 33,7 hingga 36,2 derajat Celsius. Tetapi pada 13 Maret 2026 suhu udara yang tercatat berada pada kategori di atas normal, yaitu sebesar 36,2 derajat Celsius," ujarnya.

Baca Juga: Waspada Pecah Kaca, Kapolres Metro Tangerang Kota Instruksikan Patroli Rutin di Rest Area KM 13,5

Nindya menambahkan, faktor meteorologis lain yang memicu kondisi panas tersebut adalah wilayah Tangerang yang diperkirakan mulai memasuki awal musim kemarau.

Menurutnya, wilayah Tangerang, terutama bagian utara, diprediksi mulai mengalami awal musim kemarau pada Maret 2026 sehingga kondisi cuaca cerah pada siang hari akan lebih sering terjadi.

"Wilayah Tangerang terutama bagian utara memang diprediksi memasuki awal musim kemarau pada Maret 2026. Sehingga kondisi cuaca yang lebih cerah pada siang hari berpotensi mulai lebih sering terjadi dan mengakibatkan pemanasan di permukaan menjadi lebih kuat," jelasnya.

Baca Juga: Kapolres Metro Tangerang Kota Pastikan Stok BBM di Jalur Mudik Aman dan Bebas Antrean

BMKG memperkirakan kondisi cuaca cerah tersebut masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan sehingga masyarakat diminta mewaspadai suhu udara yang cukup panas.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjaga kondisi tubuh saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di tengah cuaca panas selama periode akhir Ramadan.

"Saat beraktivitas di luar ruangan jangan lupa memakai sun screen. Minum air putih yang cukup pada saat sahur dan berbuka, karena pada periode akhir bulan Ramadan ini cuaca diprediksi masih cenderung cerah. Memakai topi atau melindungi kepala terutama saat beraktivitas di luar ruangan dalam jangka waktu yang cukup lama," pungkasnya. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.