Banten

Kemenhaj Luncurkan Hotline Pengaduan "Bongkar Mafia Haji dan Umrah"

Viona Sebastian Nolani | 15 September 2026, 11:45 WIB
Kemenhaj Luncurkan Hotline Pengaduan "Bongkar Mafia Haji dan Umrah"
Kemenhaj Luncurkan Hotline Pengaduan “Bongkar Mafia Haji dan Umrah” untuk Perkuat Perlindungan Jemaah - haji.go.id

AKURAT BANTEN - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meluncurkan hotline pengaduan “Bongkar Mafia Haji dan Umrah” sebagai sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi maupun pengaduan terkait penyelenggaraan haji dan umrah.

Kehadiran kanal tersebut menjadi bagian dari langkah Kemenhaj memperkuat perlindungan jemaah sekaligus meningkatkan pengawasan masyarakat terhadap layanan haji dan umrah.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan masyarakat membutuhkan kanal yang mudah diakses untuk menyampaikan informasi apabila menemukan persoalan dalam penyelenggaraan haji dan umrah.

Informasi dari masyarakat diharapkan membantu pemerintah menemukan persoalan serta mengambil langkah penanganan sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga: Guru SMK Didorong Kuasai Kompetensi dan Business Mindset

“Ini bagian dari ikhtiar kita untuk memberikan perlindungan kepada jemaah. Masyarakat harus memiliki ruang untuk menyampaikan informasi dan pengaduan ketika menemukan persoalan,” ujar Menhaj dalam peluncuran hotline pengaduan di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Menhaj menegaskan bahwa setiap laporan yang diterima tidak serta-merta dianggap sebagai sebuah pelanggaran.

Informasi tersebut terlebih dahulu melewati tahapan penerimaan, pemeriksaan, dan verifikasi untuk memastikan keterangan yang diberikan memiliki dasar yang jelas dan dapat ditelusuri.

Baca Juga: Kemendikdasmen Percepat Pemulihan Sekolah Terdampak Gempa di NTT

Setelah proses verifikasi selesai, laporan akan dikelompokkan berdasarkan substansi serta kewenangan pihak yang menangani.

Jika laporan membutuhkan tindak lanjut, Kemenhaj akan berkoordinasi dengan unit kerja terkait untuk melakukan pemeriksaan sesuai ketentuan.

“Laporan dari masyarakat penting bagi kami. Informasi tersebut akan kita lihat, kita periksa, kemudian ditindaklanjuti sesuai persoalannya,” kata Menhaj.

Dalam menjalankan mekanisme pengaduan tersebut, Kemenhaj mengutamakan prinsip profesionalitas, objektivitas, dan transparansi.

Dengan mekanisme itu, laporan diharapkan diproses berdasarkan fakta dan bukti yang tersedia, bukan hanya berdasarkan informasi awal.

Hotline pengaduan juga menjadi bagian dari penguatan pengawasan publik terhadap penyelenggaraan haji dan umrah.

Masyarakat dapat berpartisipasi dengan memberikan informasi apabila menemukan praktik atau pelayanan yang dinilai tidak sesuai aturan.

Informasi tersebut selanjutnya dapat menjadi bahan bagi pemerintah untuk melakukan pemeriksaan, evaluasi, dan perbaikan layanan.

Menhaj mengingatkan masyarakat agar menyampaikan pengaduan secara bertanggung jawab dengan mencantumkan informasi yang diperlukan.

Informasi tersebut antara lain kronologi kejadian, waktu, lokasi, pihak yang berkaitan, serta bukti pendukung jika tersedia.

Kelengkapan data akan membantu proses verifikasi sekaligus mempercepat penanganan laporan sesuai kewenangan.

Peluncuran hotline “Bongkar Mafia Haji dan Umrah” mempertegas komitmen Kemenhaj membangun penyelenggaraan haji dan umrah yang transparan, akuntabel, serta mengutamakan perlindungan jemaah.

Melalui kanal pengaduan tersebut, partisipasi masyarakat diharapkan semakin berperan dalam mengawasi sekaligus mendorong perbaikan pelayanan haji dan umrah.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.