Banten

BeZakat 2026 Dibuka hingga 7 September, Ada Beasiswa Kuliah untuk Keluarga Kurang Mampu

Viona Sebastian Nolani | 3 September 2026, 08:29 WIB
BeZakat 2026 Dibuka hingga 7 September, Ada Beasiswa Kuliah untuk Keluarga Kurang Mampu
Program BeZakat 2026 kembali dibuka untuk memberikan akses pendidikan tinggi bagi mustahik dan keluarga kurang mampu. - (kemenag.go.id)

AKURAT BANTEN - Program Beasiswa Zakat Indonesia (BeZakat) kembali hadir melalui kolaborasi Kementerian Agama (Kemenag) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ).

Pendaftaran program beasiswa yang memanfaatkan dana zakat untuk membantu pendidikan keluarga kurang mampu ini dibuka mulai 24 Agustus hingga 7 September 2026.

Pendaftaran dilakukan secara daring.

Calon peserta perlu mengisi data diri sekaligus mengunggah dokumen persyaratan melalui sistem pendaftaran Beasiswa Kementerian Agama.

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Waryono Abdul Ghafur, menyebut zakat mempunyai potensi besar untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi kehidupan mustahik.

Baca Juga: 512 Santri Diduga Keracunan Menu MBG, BGN Suspend SPPG Kalitengah 30 Hari

Salah satu upayanya dilakukan melalui pembukaan akses pendidikan.

“Zakat tidak hanya dapat menjawab kebutuhan mustahik hari ini, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan untuk membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik. Melalui pendidikan, zakat dapat membantu melahirkan generasi yang memiliki ilmu, kompetensi, kemandirian, dan kemampuan untuk memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Waryono, Selasa (1/9/2026).

Waryono menjelaskan, beasiswa pendidikan menjadi salah satu bentuk pemanfaatan zakat yang strategis karena manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, tidak hanya oleh penerima beasiswa.

Peningkatan kapasitas mustahik melalui pendidikan diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi keluarga, masyarakat, hingga pembangunan bangsa.

“Kita ingin memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak bangsa untuk mengembangkan potensi dan melanjutkan pendidikan tinggi. Di sinilah zakat hadir bukan sekadar sebagai bantuan, tetapi sebagai bagian dari ikhtiar membangun manusia yang berkualitas,” kata Waryono.

Baca Juga: Karhutla Sumsel Belum Usai, 11 Titik Api Terdeteksi dan 67,06 Hektare Lahan Masih Dipantau

Program BeZakat pertama kali diluncurkan pada 2025 dan kembali dilaksanakan pada 2026.

Beasiswa ini menyasar lulusan pendidikan menengah yang ingin melanjutkan kuliah jenjang Strata Satu (S1) di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) yang menjadi mitra program.

Pada BeZakat 2026, penerima diprioritaskan dari kelompok mustahik asnaf fakir dan miskin serta mustahik berprestasi yang termasuk asnaf fi sabilillah.

Penilaian tidak hanya mempertimbangkan prestasi akademik, tetapi juga keaktifan calon peserta dalam organisasi, dakwah keagamaan, dan kegiatan sosial.

Bidang studi yang tersedia meliputi sains dan teknik, kesehatan, pertanian, ekonomi, hukum dan sosial, serta zakat dan wakaf.

Baca Juga: Gunung Sinabung Erupsi, Status Naik Jadi Siaga: Warga Diminta Waspada

Program studi yang dipilih diarahkan pada jurusan dengan akreditasi A atau Unggul.

Melalui program tersebut, penerima BeZakat diharapkan tidak sekadar meraih prestasi akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.

“Harapannya, penerima BeZakat bukan hanya mendapatkan kesempatan kuliah. Mereka juga tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berintegritas, memiliki kepedulian sosial, dan mampu mengubah kesempatan yang mereka terima menjadi manfaat bagi orang lain,” katanya.

Pendaftaran BeZakat 2026 berlangsung pada 24 Agustus hingga 7 September 2026.

Peserta dapat melakukan pendaftaran secara online dengan mengisi data dan melengkapi dokumen persyaratan melalui sistem Beasiswa Kementerian Agama.

Baca Juga: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus! Pemerintah Larang Operator Seluler Hapus Kuota Pelanggan

Seleksi BeZakat dilakukan melalui sejumlah tahapan. Proses tersebut mencakup seleksi administrasi, wawancara potensi diri, ruhiah dan akademik, serta wawancara komitmen dan kepribadian yang dilakukan bersama orang tua atau wali.

Verifikasi faktual juga dapat dilakukan apabila dibutuhkan.

Seleksi administrasi dijadwalkan berlangsung pada 8–15 September 2026.

Selanjutnya, tahapan wawancara dan proses seleksi lainnya berjalan hingga pengumuman kelulusan pada 18 November 2026.

Adapun orientasi bagi calon penerima beasiswa dijadwalkan pada Desember 2026.

Baca Juga: Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk, Puluhan Orang Terjatuh

Kemenag bersama LAZ melalui BeZakat berupaya memperkuat fungsi zakat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat.

Pemanfaatan dana zakat diharapkan mampu memperluas kesempatan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu sekaligus mencetak sumber daya manusia yang berilmu, mandiri, dan dapat memberikan manfaat lebih besar bagi umat serta bangsa.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.