Koperasi Merah Putih Kabupaten Buka Loker untuk Puluhan Tenaga Ahli, Bisa Jadi PNS?

AKURAT BANTEN – Pemerintah Kabupaten Bandung telah mengumumkan langkah strategis untuk memperkuat Koperasi Merah Putih: perekrutan 31 tenaga pendamping yang akan ditempatkan di semua kecamatan di wilayah Kabupaten Bandung.
Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan bahwa pendamping ini bukan sekadar pengisi formasi, melainkan figur profesional yang akan memberikan pendampingan intensif dan supervisi operasional koperasi di tingkat kecamatan.
Baca Juga: Koperasi Merah Putih Blok M Jadi Solusi Belanja Murah Warga Ibu Kota
Mereka diharapkan dapat membantu koperasi dalam berbagai aspek, termasuk peningkatan manajemen, pengembangan usaha, serta memperluas akses terhadap permodalan dan pasar.
Untuk mewujudkan komitmen ini, Pemkab Bandung telah mengalokasikan anggaran khusus untuk pengadaan tenaga pendamping.
Dalam proses perekrutan, Bupati menginstruksikan agar seleksi dilakukan secara transparan dan profesional, tanpa adanya intervensi politik atau keluarga.
Ia menekankan pentingnya memilih kandidat yang kompeten, profesional, dan memiliki integritas tinggi.
Sebagai bagian dari persiapan, para pendamping akan dibina terlebih dahulu di IKOPIN (Institut Koperasi Indonesia), salah satu lembaga pendidikan tertua dan terbaik dalam manajemen koperasi di tanah air.
Langkah ini bertujuan memastikan bahwa pendamping yang terpilih memiliki pengetahuan mendalam dan siap menjalankan tugasnya secara profesional.
Selain pendampingan dan supervisi, Bupati menyampaikan bahwa apabila Koperasi Merah Putih di suatu kecamatan berhasil menunjukkan kinerja yang sehat dan profesional, Pemkab Bandung bisa memberikan penyertaan modal bergulir.
Namun, langkah ini akan dilakukan dengan syarat koperasi telah memenuhi standar pengelolaan yang sehat.
Baca Juga: Koperasi Merah Putih Berhasil di Tangerang! Bupati Tangerang Bisa Ubah Desa Jadi Mandiri Ekonomi
Bupati Dadang menyatakan keyakinannya bahwa dengan dukungan pendamping yang profesional, Koperasi Merah Putih akan dapat menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat desa.
Dengan demikian, koperasi tak hanya menjadi simbol formalitas, tetapi benar-benar memiliki dampak nyata dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa.
Inisiatif perekrutan 31 pendamping koperasi ini mencerminkan langkah serius Pemkab Bandung dalam memperkuat sektor koperasi sebagai pilar perekonomian desa.
Dengan dukungan anggaran khusus, seleksi profesional, pelatihan intensif, serta kemungkinan dukungan modal, diharapkan Koperasi Merah Putih dapat berkembang sehat dan melayani masyarakat secara optimal.
Baca Juga: Koperasi Merah Putih Tak Geser Bumdes, Ini Penjelasan Mendes Yandri
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Krisis Selat Hormuz Bisa Ubah Ekonomi Global Selamanya, Dunia Mulai Tinggalkan Minyak Teluk
- 10Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan




