Gugat ke MK, Tim Pemenangan Airin-Ade Temukan Bukti Masif APH dan Kepolisian Diduga Menangkan Andra Soni-Dimyati di Pilkada Banten

AKURAT BANTEN - Pasangan Calon (Paslon) Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi, melalui Timsesnya nyatakan Pilkada di Provinsi Banten diduga ada keterlibatan pihak Kepolisian dan Aparat Penegak Hukum (APH).
Hal ini dilakukan hingga tingkat pejabat paling rendah dalam struktur pemerintah dan dilakukan secara masif untuk memenangkan pasangan Andra Soni yang didukung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.
Sebagai informasi, pasangan Andra Soni-Dimyati diusung Partai Gerindra dan delapan partai politik lain.
Baca Juga: Heboh! Beredar Informasi Di Group Whatsap Rudi Hartono Meninggal Dunia, Ini Faktanya
Melalui sekretaris tim pemenangan Airin-Ade, Asep Rahmatullah, berencana menggugat hasil Pilkada 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menghadirkan pemilihan yang adil dan demokratis.
"Jangan sampai keterlibatan aparat di pilkada ini tidak diselesaikan melalui MK," tutur Asep pada, Senin (02/12/2024) dikutip Akurat Banten.
Selanjutnya, secara tegas Asep ungkapkan, jika kekalahan yang dialami Airin-Ade dari Andra Soni-Dimyati Natakusumah, karena adanya keterlibatan aparat kepolisian dan aparat penegak hukum.
Baca Juga: Pemungutan Suara Ulang di Kota Tangsel Minim Partisipasi
“Kepala desa juga dikerahkan untuk memenangkan Andra Soni,” katanya.
Asep juga mengaku, sudah mengumpulkan sejumlah bukti keterlibatan aparat tersebut dan semua bukti akan dipaparkan bila proses sengketa hasil pemilu sudah bergulir di MK.
"Kami menggugat ke MK bukan berarti tidak menerima hasil pilkada, tapi ini indikasi adanya kecurangan sangat jelas," tegasnya.
Seperti diketahui, berdasarkan hasil akhir hitung cepat dari Charta Politika mencatat Andra-Dimyati unggul jauh dengan perolehan suara 57,52 persen, sedangkan Airin-Ade hanya meraih 42,48 persen.
Baca Juga: Laci Uang Madrasah Pembangunan Dibobol Maling, Rp130 Juta Raib di Ciputat Timur Tangsel
Angka ini tak mencerminkan hasil survei sebelum hari pencoblosan yang menunjukkan keunggulan elektabilitas Airin. Lembaga Survei Indonesia pada Agustus 2024, misalnya, memperlihatkan elektabilitas Airin mencapai 77 persen.
Namun, Asep menuturkan, jika rencana menggugat hasil pilkada Banten tersebut nantinya akan diputuskan oleh Airin dan tim hukum pemenangan.
"Nanti tim akan memberikan pertimbangan dan itu akan diputuskan (Airin-Ade)," Asep menambahkan.*******
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







