Banten

Jokowi Siap Tur Politik ke Indonesia Timur, Relawan Ungkap Kondisi Terbaru

Viona Sebastian Nolani | 14 Mei 2026, 14:14 WIB
Jokowi Siap Tur Politik ke Indonesia Timur, Relawan Ungkap Kondisi Terbaru
Joko Widodo (Facebook/Joko Widodo)

AKURAT BANTEN - Mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan tengah menyiapkan agenda safari politik ke sejumlah daerah di Indonesia setelah kondisi kesehatannya disebut sudah jauh membaik.

Kelompok relawan pendukung terbesar Jokowi menyebutkan bahwa wilayah Indonesia timur berpeluang menjadi tujuan awal dalam rangkaian kunjungan tersebut.

Sekretaris Jenderal ProJo, Freddy Alex Damanik, menjelaskan bahwa rencana perjalanan itu dibicarakan saat pertemuan antara Jokowi dan Ketua ProJo Budi Arie Setiadi di Jakarta pada 1 Mei lalu.

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan relawan lainnya.

Baca Juga: Indonesia Catat Sejarah Baru, Drone Kargo HY100 Resmi Kantongi Sertifikat Operasi

"Pak Jokowi memberi tahu kami bahwa kondisi kesehatannya telah pulih hingga 99 persen," ujar Freddy.

"Mulai Juni, beliau berencana berkeliling Indonesia untuk menyapa masyarakat." Freddy menambahkan bahwa lokasi pertama kunjungan masih dalam tahap pembahasan, meski berbagai relawan dan tokoh masyarakat di sejumlah daerah telah mengundang Jokowi untuk hadir.

Dalam agenda tersebut, Jokowi diperkirakan akan didampingi jaringan relawan ProJo di masing-masing daerah yang dikunjungi.

"Pak Jokowi masih mempelajari usulan-usulan tersebut, tetapi kemungkinan besar kunjungan pertama akan dilakukan di Indonesia bagian timur," kata Freddy.

Baca Juga: Siapa Berani Korupsi Dana Makan Gratis? Mentan Amran: Tidak Ada Ampun, Langsung Masuk Penjara!

Saat ditanya mengenai kemungkinan kehadiran anggota keluarga seperti mantan Ibu Negara Iriana Widodo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, atau Ketua PSI Kaesang Pangarep, Freddy menyebut keputusan tersebut masih fleksibel dan menyesuaikan situasi di lapangan.

"Saya tidak tahu pasti apakah dia akan didampingi anggota keluarga atau tidak. Itu tergantung pada situasinya dan dia tetap fleksibel," lanjutnya.

"Namun, biasanya, ketika ia pergi menemui komunitas akar rumput, ia lebih sering hanya ditemani oleh para sukarelawan."

Menurut Freddy, perjalanan keliling Indonesia itu juga bertujuan menjaga kedekatan emosional Jokowi dengan masyarakat.

Selain mempertahankan citra sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat, langkah tersebut dinilai menjadi sinyal bahwa Jokowi masih ingin aktif memainkan peran di ruang publik meski sudah tidak lagi menjabat presiden.

"Dalam politik Indonesia, kedekatan emosional seringkali lebih kuat daripada posisi formal," kata Freddy.

Ia juga menambahkan bahwa Jokowi ingin terus membangun komunikasi dengan kepala daerah, pelaku usaha, hingga komunitas akar rumput agar pengaruh politiknya tetap terasa dan relevan.

Sejak mengakhiri masa jabatan pada Oktober 2024, Jokowi memang diketahui lebih jarang tampil di depan publik.

Dalam beberapa kesempatan, publik sempat menyoroti perubahan pada wajah dan lehernya yang tampak mengalami pembengkakan, peradangan, serta perubahan warna kulit sehingga memunculkan spekulasi terkait kondisi kesehatannya.

Asisten pribadi Jokowi, Kombes Syarif Muhammad Fitriansyah, sebelumnya telah membantah rumor yang menyebut mantan presiden itu mengidap Stevens-Johnson Syndrome atau SJS, yaitu penyakit langka yang umumnya dipicu reaksi alergi berat.

Ia menegaskan bahwa kondisi yang terlihat pada Jokowi hanyalah dampak dari alergi kulit ringan.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.