Banten

TERUNGKAP! Mobil Eks Ketua BEM UGM Dipasang Alat Pelacak Misterius Usai Demo, Notifikasi HP Bongkar Aksi Intelijen? Ternyata...

Abdurahman | 15 Juni 2026, 01:45 WIB
TERUNGKAP! Mobil Eks Ketua BEM UGM Dipasang Alat Pelacak Misterius Usai Demo, Notifikasi HP Bongkar Aksi Intelijen? Ternyata...
Tio Ardianto (Foto: Istimewa)

AKURAT BANTEN– Jagat media sosial kembali digegerkan oleh aksi dugaan teror digital dan penguntitan yang menyasar mantan tokoh pergerakan mahasiswa.

Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tio Ardianto, secara mengejutkan membongkar adanya alat pelacak misterius yang sengaja ditempel di kendaraan yang digunakannya.

Aksi pengintaian bak film agen rahasia ini terbongkar tak lama setelah Tio menghadiri aksi demonstrasi besar di kawasan Gejayan, Yogyakarta, pada Jumat, 12 Juni 2026.

Namun, di balik kepanikan teror tersebut, ada fakta mengejutkan yang ikut terungkap.

Pihak yang memasang pelacak tampaknya "salah sasaran" mengenai kepemilikan aset yang mereka incar. Bagaimana kronologi lengkapnya?

Baca Juga: GADUH! Kasus Ijazah Jokowi: Mengapa P-21 Roy Suryo dan dr. Tifa Malah Jadi 'Drama' Ketidakpastian Hukum?

Berawal dari Notifikasi Misterius di Ponsel Pintar

Bagi banyak orang, pulang dari sebuah aksi penyampaian aspirasi adalah momen untuk beristirahat.

Namun, tidak bagi Tio Ardianto. Sepulang dari Gejayan, suasana tenang berubah menjadi ketegangan saat layar ponselnya tiba-tiba memunculkan sebuah peringatan darurat keamanan.

Sistem di ponsel pintar Tio mendeteksi adanya perangkat asing berbasis sinyal jarak jauh yang terus mengikuti rutenya sejak meninggalkan lokasi demonstrasi.

Saya baru sadar ada notifikasi penting dan genting. Sebuah alat pelacak yang bernama PBX Finder ditemukan bergerak bersama saya, ujar Tio, seperti dikutip dari unggahan video di akun Instagram pribadinya.

Merasa ada yang tidak beres, Tio langsung memeriksa bagian bawah kendaraannya.

Benar saja, sebuah alat pelacak (GPS tracker) berwarna hitam pekat bermerek PBX Finder ditemukan menempel tersembunyi di area kolong mobil.

Baca Juga: Iran vs Selandia Baru, Laga Piala Dunia yang Membawa Beban Lebih dari Sekadar Sepak Bola

Fakta di Balik Layar: Pemasang Pelacak "Terkecoh" Status Mobil!

Di sinilah plot twist menariknya terungkap. Alat canggih yang diduga sengaja dipasang oleh Orang Tak Dikenal (OTK) tersebut ternyata tidak menempel di mobil pribadi milik Tio.

Usut punya usut, Tio belakangan ini memang sudah mencium gelagat bahwa dirinya sedang diawasi dan merasa situasi keamanannya sedang tidak aman.

Sebagai langkah taktis untuk melindungi diri, ia sengaja meminjam kendaraan milik saudaranya untuk mobilitas sehari-hari.

Itu mobil saudara yang saya pinjam untuk bepergian sejak merasa tidak aman, aku Tio saat memberikan konfirmasi kepada media.

Meski Tio sudah berusaha mengecoh potensi ancaman dengan berganti kendaraan, gerak-geriknya tampaknya tetap dipantau ketat oleh pelaku penguntitan yang bergerak sangat rapi di lapangan.

Kritik Keras Tio: "Kritik Tulus Dibalas Marabahaya"

Menanggapi temuan alat pengintai di mobil pinjamannya tersebut, mantan orang nomor satu di BEM UGM ini tidak tinggal diam.

Ia mengecam keras tindakan pengawasan gelap tersebut dan mengaitkannya dengan iklim demokrasi yang semakin mencekam di bawah pemerintahan saat ini.

Tio menegaskan bahwa setiap kritik yang dilayangkan mahasiswa dan elemen masyarakat adalah bentuk kepedulian nyata demi perbaikan kualitas bangsa, bukan sebuah kejahatan yang harus diganjar dengan ancaman keselamatan.

Dipasang entah oleh siapa, tapi yang jelas ini adalah satu kejadian yang sangat menjijikkan yang menunjukkan betapa menjijikkannya juga rezim yang hari ini sedang berkuasa. Kita yang mengkritik untuk perbaikan bangsa dengan ketulusan cinta justru dibalas dengan ancaman dan marabahaya, tegas Tio secara terbuka.

Lebih lanjut, Tio menyayangkan mengapa energi negara atau kelompok tertentu justru dihabiskan untuk melakukan intimidasi terselubung seperti ini, alih-alih mendengarkan substansi kritik yang dibawa oleh mahasiswa.

Ia pun secara gamblang menyebut insiden ini sebagai kelakuan yang mencoreng era kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Hingga saat ini, video pembongkaran alat pelacak PBX Finder di kolong mobil tersebut terus viral dan memancing perdebatan hangat di kalangan netizen.

Banyak pihak mendesak adanya investigasi mendalam untuk mengungkap siapa aktor intelektual di balik pemasangan alat pelacak misterius ini.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman