Banten

Hattrick ke Gawang Aljazair, Lionel Messi Kembali Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Aullia Rachma Puteri | 17 Juni 2026, 23:36 WIB
Hattrick ke Gawang Aljazair, Lionel Messi Kembali Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026
Lionel Messi merayakan gol pertamanya.

AKURAT BANTEN - Ketika banyak orang mengira masa-masa terbaik Lionel Messi telah berlalu, megabintang Argentina itu kembali membuktikan bahwa dirinya masih mampu menjadi pusat perhatian di panggung sepak bola terbesar dunia.

Dalam laga Grup G Piala Dunia 2026 melawan Aljazair, Messi tampil luar biasa dengan mencetak hattrick yang membawa Argentina meraih kemenangan meyakinkan sekaligus memecahkan sejumlah rekor penting.

Penampilan tersebut bukan hanya membantu Albiceleste mengamankan tiga poin berharga, tetapi juga semakin mengukuhkan status Messi sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola.

Di hadapan puluhan ribu penonton yang memadati stadion, kapten Argentina itu menunjukkan bahwa sentuhan magisnya belum memudar. Dengan ketenangan, visi bermain, dan penyelesaian akhir yang khas, Messi menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Aljazair sepanjang pertandingan.

Baca Juga: Prediksi Amerika Serikat vs Australia: Tuan Rumah Diunggulkan, Tapi Socceroos Siap Bikin Kejutan

Hattrick yang Mengantar Argentina ke Jalur Positif

Argentina memasuki pertandingan dengan target meraih kemenangan untuk memperkuat posisi mereka di Grup G. Sejak menit awal, tim asuhan Lionel Scaloni tampil dominan dan menguasai jalannya permainan.

Messi membuka keunggulan melalui penyelesaian klinis yang membuat Argentina bermain lebih lepas. Setelah itu, peraih Ballon d'Or terbanyak sepanjang sejarah tersebut kembali menunjukkan kualitasnya dengan menambah dua gol lain yang melengkapi hattrick.

Tiga gol tersebut memastikan kemenangan Argentina sekaligus mengingatkan dunia bahwa meski telah memasuki usia akhir 30-an, Messi tetap menjadi pemain yang mampu menentukan hasil pertandingan di level tertinggi.

Deretan Rekor Baru Sang Kapten

Yang membuat malam itu semakin istimewa adalah sederet rekor yang berhasil dipecahkan Messi.

Hattrick ke gawang Aljazair membuatnya menambah koleksi gol di putaran final Piala Dunia dan memperpanjang statusnya sebagai pencetak gol terbanyak Argentina dalam sejarah kompetisi tersebut.

Baca Juga: Dibobol Hattrick Messi di Piala Dunia 2026, Begini Perjalanan Luca Zidane Keluar dari Bayang-Bayang Sang Ayah

Tak hanya itu, Messi juga kembali mempertegas posisinya sebagai pemain dengan jumlah pertandingan Piala Dunia terbanyak dalam sejarah. Sejak debutnya di Piala Dunia 2006, ia telah melewati berbagai generasi pemain dan tetap mampu tampil kompetitif di level tertinggi.

Rekor lain yang ikut bertambah adalah kontribusi golnya di turnamen besar. Dalam dua dekade terakhir, hampir tidak ada pemain yang mampu mempertahankan konsistensi seperti yang ditunjukkan Messi bersama Argentina.

Warisan yang Terus Bertambah

Piala Dunia 2022 di Qatar sebenarnya sudah dianggap sebagai puncak karier Messi. Saat itu ia berhasil mengangkat trofi yang selama bertahun-tahun menjadi satu-satunya gelar besar yang belum pernah diraihnya.

Kemenangan atas Prancis di final Qatar mengakhiri perdebatan panjang mengenai statusnya dalam jajaran pemain terbaik sepanjang masa. Namun Messi ternyata belum berhenti.

Baca Juga: Iran vs Selandia Baru, Laga Piala Dunia yang Membawa Beban Lebih dari Sekadar Sepak Bola

Keputusannya tetap bermain untuk Argentina pada Piala Dunia 2026 memberi kesempatan bagi generasi baru penggemar sepak bola untuk kembali menyaksikan aksinya di level tertinggi.

Di tengah munculnya banyak bintang muda seperti Jude Bellingham, Jamal Musiala, dan Lamine Yamal, Messi masih mampu menunjukkan bahwa pengalaman dan kualitas kelas dunia tetap menjadi kombinasi yang sangat berbahaya.

Aljazair Jadi Korban Terbaru

Bagi Aljazair, pertandingan ini menjadi pelajaran keras mengenai kualitas yang dimiliki Argentina. Wakil Afrika tersebut sebenarnya datang dengan semangat tinggi dan harapan mampu mencuri poin dari salah satu favorit juara.

Namun mereka harus berhadapan dengan Messi yang sedang berada dalam performa terbaiknya.

Menariknya, Aljazair bukan tim pertama yang menjadi korban hattrick Messi di turnamen besar. Sepanjang kariernya, pemain kelahiran Rosario itu telah mencetak puluhan hattrick di berbagai kompetisi, baik bersama klub maupun tim nasional.

Baca Juga: Suhu Ekstrem Ancam Piala Dunia 2026, Ilmuwan Sebut Pemain Bisa dalam Bahaya

Catatan tersebut menjadi bukti konsistensi luar biasa yang jarang dimiliki pemain lain dalam sejarah sepak bola modern.

Masih Menjadi Jantung Argentina

Meski Argentina kini memiliki banyak pemain berkualitas seperti Julian Alvarez, Enzo Fernandez, dan Alexis Mac Allister, peran Messi tetap tidak tergantikan.

Ia bukan hanya kapten tim, tetapi juga sumber inspirasi bagi rekan-rekannya. Kehadirannya memberi rasa percaya diri yang sulit diukur dengan statistik.

Hattrick ke gawang Aljazair menjadi bukti terbaru bahwa pengaruh Messi belum memudar. Justru di saat banyak pemain seusianya sudah pensiun dari level internasional, ia masih mampu mencetak gol, memecahkan rekor, dan membawa negaranya meraih kemenangan.

Baca Juga: Matt Freese, Kiper Jenius AS Lulusan Harvard yang Bersinar di Piala Dunia 2026

Jika Piala Dunia 2026 menjadi turnamen terakhirnya bersama Argentina, maka Messi tampaknya bertekad untuk menutup perjalanan itu dengan cara yang sama seperti sepanjang kariernya: menciptakan sejarah demi sejarah.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.