Banten

Lamine Yamal Lewati Rekor Messi, Spanyol Pesta Gol dan Mantap ke Babak Gugur

Aullia Rachma Puteri | 22 Juni 2026, 23:34 WIB
Lamine Yamal Lewati Rekor Messi, Spanyol Pesta Gol dan Mantap ke Babak Gugur
Selebrasi yang dilakukan Lamine Yamal.

AKURAT BANTEN - Timnas Spanyol mengirim pesan tegas kepada para pesaingnya di Piala Dunia 2026. La Roja tampil dominan saat membungkam Arab Saudi dengan skor telak 4-0 pada laga kedua Grup H, Minggu (21/6/2026), sekaligus memastikan langkah mereka ke babak gugur.

Namun di balik kemenangan meyakinkan tersebut, sorotan terbesar justru mengarah kepada satu nama, yaitu Lamine Yamal.

Winger muda Barcelona itu kembali menunjukkan mengapa dirinya disebut sebagai salah satu talenta paling istimewa dalam sepak bola modern.

Tak hanya membantu Spanyol meraih kemenangan penting, Yamal juga mencatatkan rekor baru yang membuat namanya melampaui pencapaian salah satu pemain terbesar sepanjang masa, Lionel Messi.

Spanyol memasuki pertandingan dengan modal kemenangan pada laga pembuka dan langsung tampil agresif sejak menit awal.

Baca Juga: Mimpi Jerman Terancam? Bek Andalan Tumbang Saat Nationalelf Sedang Terbang Tinggi

Dominasi penguasaan bola yang menjadi ciri khas permainan mereka membuat Arab Saudi kesulitan mengembangkan permainan. Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil ketika lini serang La Roja mulai menemukan celah di pertahanan lawan.

Gol demi gol pun mengalir. Spanyol tampil efektif sekaligus tajam dalam memanfaatkan peluang yang mereka ciptakan. Arab Saudi beberapa kali mencoba keluar dari tekanan melalui serangan balik, tetapi disiplin lini belakang Spanyol membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil berarti.

Di tengah pesta gol itu, Lamine Yamal kembali menjadi pusat perhatian. Pemain berusia 18 tahun tersebut tampil lincah di sisi sayap dan terus merepotkan pertahanan Arab Saudi lewat kecepatan, kreativitas, serta kemampuan satu lawan satunya.

Kontribusinya dalam pertandingan semakin menegaskan peran pentingnya dalam skuad asuhan Luis de la Fuente.

Baca Juga: Messi Sedang On Fire, Tapi Scaloni Justru Khawatir pada Dua Hal Ini Jelang Argentina vs Austria

Yang membuat malam itu semakin spesial adalah catatan sejarah yang berhasil ditorehkan Yamal. Berkat kontribusinya dalam kemenangan atas Arab Saudi, ia kini terlibat dalam lebih banyak gol di Piala Dunia sebelum usia 19 tahun dibandingkan Lionel Messi.

Rekor tersebut tentu menjadi pencapaian luar biasa mengingat Messi selama ini dianggap sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola.

Meski demikian, perbandingan dengan Messi tentu masih terlalu dini. Karier Yamal masih berada di tahap awal, sementara Messi telah mengukir perjalanan panjang yang dipenuhi trofi, rekor, dan momen-momen ikonik.

Namun fakta bahwa nama Yamal mulai disejajarkan dengan legenda Argentina itu menunjukkan betapa besar potensi yang dimilikinya.

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente sendiri memilih untuk tetap membumi dalam menanggapi perkembangan sang pemain muda. Ia beberapa kali menegaskan bahwa Yamal harus terus berkembang tanpa dibebani ekspektasi berlebihan.

Baca Juga: Prediksi Skor Argentina vs Austria di Grup J Piala Dunia 2026: Jadi Panggung Julian Alvarez?

Meski demikian, sulit untuk tidak terkesan melihat konsistensi yang ditunjukkan pemain Barcelona tersebut di level tertinggi.

Kemenangan atas Arab Saudi juga memperkuat status Spanyol sebagai salah satu kandidat serius juara dunia. Setelah tampil meyakinkan pada dua laga pertama, La Roja menunjukkan kombinasi yang menjanjikan antara pengalaman dan energi muda.

Kehadiran pemain-pemain seperti Pedri, Gavi, Nico Williams, hingga Yamal membuat Spanyol memiliki salah satu lini serang paling menarik di turnamen ini.

Bagi Arab Saudi, kekalahan telak tersebut menjadi pukulan berat dalam upaya mereka lolos dari fase grup. Mereka kini menghadapi tekanan besar pada pertandingan terakhir dan harus berharap hasil dari laga lain menguntungkan posisi mereka.

Baca Juga: Semakin Dicibir, Semakin Berbahaya! Owen Ramalkan Ronaldo Mengamuk di Piala Dunia 2026

Sementara itu, Spanyol bisa menikmati malam yang nyaris sempurna. Tiga poin berhasil diamankan, tiket ke babak gugur semakin dekat, dan seorang bintang muda kembali mencuri panggung dunia. Di usia yang bahkan belum genap 19 tahun, Lamine Yamal sudah mulai memecahkan rekor yang pernah menjadi milik Lionel Messi.

Jika performanya terus berkembang seperti sekarang, bukan tidak mungkin Piala Dunia 2026 akan dikenang sebagai turnamen ketika dunia benar-benar menyadari bahwa era baru sepak bola telah dimulai.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.