154.089 Rumah Penerima Bansos di Lebak akan Dipasang Stiker, Dilepas Dianggap Mengundurkan Diri

AKURAT BANTEN - Siap-siap. Rumah warga yang terdaftar sebagai keluarga tidak mampu penerima bantuan sosial (Bansos) akan dipasang stiker oleh Dinas Sosial Kabupaten Lebak.
Tercatat, sebanyak 154.089 keluarga yang tidak mampu berada di Kabupaten Lebak, Banten, yang rumahnya dipasangi stiker penerima Bansos oleh Dinsos Lebak.
"Stiker yang dipasang itu sebagai tanda keluarga tersebut merupakan penerima bansos. Ini untuk memastikan jika bantuan pemerintah tepat sasaran," kata Kepala Dinsos Lebak Eka Dharmana Putra, kepada wartawan, Senin (18/12/2023).
Baca Juga: Destinasi Wisata Alam Liar Taman Nasional Way Kambas Persembahan Indonesia Untuk Dunia
Rumah yang dipasangi stiker merupakan keluarga penerima bantuan sembako dan program keluarga harapan (PKH).
Akan tetapi pemasangan stiker juga sekaligus untuk melakukan pendataan penerima BPJS PBI dan bantuan lainnya.
"Pemasangan stiker ini sekaligus untuk mengupdate data keluarga miskin yang ada di tiap-tiap desa tetapi belum menerima bantuan sosial," ungkap Eka.
Eka menjelaskan, karena sesuai instruksi Presiden untuk menurunkan angka yang harus mendekati 0% di akhir tahun 2024.
Pemasang stiker penerima bansos juga akan membantu pemerintah desa/kelurahan dalam memetakan sasaran prioritas keluarga miskin ekstrem yang memang harus segera dientaskan.
Baca Juga: Blok M Square Kebakaran, Pengunjung Panik Berhamburan
"Lewat program-program bansos secara terpadu oleh berbagai instansi dari semua tingkat pemerintahan," jelasnya.
Dinsos mengimbau agar stiker yang telah dipasang oleh petugas tidak dilepas. Pelepasan stiker berimbas terhadap status warga yang sebelumnya penerima bansos.
"Kalau stiker yang dipasang dilepas ya dianggap mengundurkan diri dari kepesertaam program yang selama ini didapatnya," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Krisis Selat Hormuz Bisa Ubah Ekonomi Global Selamanya, Dunia Mulai Tinggalkan Minyak Teluk
- 10Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan







