Pemilu 2024, Polres Pandeglang Minta Warga Waspada dengan Seruan Provokatif

AKURAT BANTEN - Guna memastikan Pemilu 2024 berjalan aman dan tertib, Kapolres Pandeglang, AKBP Oki Bagus Setiaji meninjau distribusi logistik hingga di titik lokasi terakhir.
Oki pun meminta kepada masyarakat, untuk menggunakan hak pilihnya masing-masing.
Selain itu, ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kamtibmas dan tidak terpengaruh dengan ajakan serta informasi provokatif.
Didampingi sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Pandeglang, Kapolres melakukan monitoring distribusi logistik pemilu 2024 mulai dari PPK hingga PPS di wilayah selatan Pandeglang.
"Monitoring kami ke wilayah Kecamatan Patia, Pagelaran, dan Sukaresmi, untuk memastikan distribusi logistik seperti bilik suara, ATK dan surat suara aman hingga titik akhir," kata Oki, Selasa (13/02/2024).
Oki meminta kepada anggota yang berjaga di masing-masing wilayah, untuk selalu siaga berada di tengah-tengah masyarakat saat proses pemilihan berlangsung.
"Keberadaan polisi saat melakukan pengamanan, jangan sampai menjadi momok menakutkan untuk masyarakat. Jadilah pengayom, dan selalu humanis terhadap masyarakat," ungkapnya.
Baca Juga: KPU Lebak Bakar 643 Surat Suara Rusak dan Lebih Kuota
Dirinya menambahkan, jika dalam rangka mendukung pelaksanaan Pemilu 2024, Polres Pandeglang telah bekerjasama dengan pihak penyelenggara pemilu, BPBD, PLN dan pihak-pihak terkait.
"Kita sudah koordinasi dengan PLN agar tidak ada pemadaman atau mati listrik di hari pemilu. Untuk wilayah yang rawan banjir kita pun meminta BPBD-PK Pandeglang untuk siaga dengan kemungkinan musim penghujan," terang Oki.
Selain mengecek distribusi logistik, Oki juga menyempatkan diri melakukan silaturahmi ke tokoh masyarakat. Pada pelaksanaan Pemilu 2024, masyarakat menggunakan hak pilihnya masing-masing.
Baca Juga: Pemilu 2024, Benyamin Davnie Nyoblos di TPS 19, Pilar Saga di TPS 028
Dia mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kamtibmas dan tidak terpengaruh dengan ajakan serta informasi provokatif.
"Masyarakat diharapkan untuk menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani masing-masing, dan jangan mudah terpengaruh dengan berita-berita atau pun informasi yang provokatif yang dapat memecah persatuan dan kesatuan kita," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026


