Mengenal Penyakit Arbovirus, Bisa Menular Melalui Gigitan Nyamuk!

AKURAT BANTEN - Penyakit Arbovirus merupakan salah satu gangguan kesehatan yang harus diwaspadai. Arbovirus adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan sekelompok virus yang menginfeksi dan ditularkan ke manusia dari serangga.
Arthropoda, yang merupakan kelompok serangga penyebab penularan berbagai virus, termasuk nyamuk yang sering kali menjadi pembawa Arbovirus.
Terdapat beberapa jenis Arbovirus dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Lantas apa itu penyakit Arbovirus? Simak artikel selengkapnya.
Baca Juga: Wajib Dihindari! Ini Tanda Teman Toxic yang Perlu Dihindari, Bikin Mental tidak Sehat
Apa itu Penyakit Arbovirus?
Penyakit Arbovirus merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan serangga. Selain melalui serangga, Arbovirus juga bisa menular antar-manusia melalui perantara berikut ini.
Dalam kondisi yang lebih serius, infeksi Arbovirus dapat mengakibatkan ensefalitis atau peradangan pada otak yang bisa mengancam jiwa. Gejala dan karakteristik klinisnya dapat dibagi menjadi dua subkelompok, yaitu neuroinvasif dan non-neuroinvasif.
Perbedaan antara kedua subkelompok ini terletak pada gejala yang biasanya menunjukkan apakah penyakit tersebut dapat menyerang sistem saraf atau tidak.
Arbovirus neuroinvasif sering menyebabkan meningitis atau ensefalitis. Gejala Arbovirus neuroinvasif meliputi demam mendadak yang disertai gejala berikut:
- sakit kepala
- leher kaku
- nyeri otot
- kebingungan atau disorientasi
- kelemahan pada lengan dan kaki
- kejang.
Baca Juga: 25 April Diperingati sebagai Hari Malaria Sedunia, Intip Sejarah dan Artinya!
Sementara itu, gejala Arbovirus non-neuroinvasif sedikit berbeda. Sistem saraf tidak terpengaruh dan tidak menyebabkan perubahan kondisi mental seperti kebingungan atau kejang. Berikut beberapa gejala Arbovirus non-neuroinvasif:
- sakit kepala
- nyeri otot
- nyeri sendi
- sakit perut
- mual, muntah, atau diare
- ruam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026





