Apakah Sering Buang Air Besar Setelah Makan Baik Bagi Kesehatan? Simak Penjelasannya

AKURAT BANTEN - Buang Air Besar merupakan kebutuhan bagi setiap orang. Pasalnya kotoran dalam tubuh harus segera dikeluarkan supaya tidak berdampak bagi kesehatan.
Seseorang biasanya Buang Air Besar (BAB) satu kali sehari. Namun sebagian juga membutuhkan waktu tertentu untuk mencerna makanan. Penjelasan dokter juga mengatakan bahwa makanan yang masuk ke tubuh membutuhkan waktu yang cukup lama untuk diproses.
Akan tetapi, tidak sedikit seseorang yang BAB setelah makan. Apakah kondisi seperti baik atau buruk untuk kesehatan? Simak ulasan selengkapnya.
Baca Juga: Rekomendasi Taman di Jakarta yang Cocok buat Healing, Nikmati saat Long Weekend!
Apakah BAB Setelah Makan Baik bagi Kesehatan?
Tubuh membutuhkan waktu untuk menyerap nutrisi dalam makanan. Durasi pencernaan pada masing-masing orang berbeda-beda. Hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan.
Umumnya, tubuh membutuhkan waktu sekitar 1-2 hari agar makanan dapat dicerna secara menyeluruh. Jika seseorang sering Buang Air Besar setelah makan biasanya disebabkan oleh refleks gastrokolik.
Refleks gastrokolik adalah reflek tubuh terhadap makanan yang masuk ke dalam lambung. Reflek ini dapat bervariasi setiap individu dan merupakan hal yang normal.
Baca Juga: Calon Mahasiswa Baru Wajib Tahu, Ini Daftar PTN Bebas Uang Pangkal di Jalur Ujian Mandiri 2024!
Ketika makanan dicerna dan masuk ke dalam lambung, tubuh melepaskan hormon tertentu yang menyebabkan usus besar berkontraksi.
Ketika ini terjadi, kontraksi pada usus besar membuat makanan yang sudah dicerna sebelumnya bergerak dari usus besar. Pada akhirnya, ini menyebabkan keinginan untuk BAB.
Efek dari refleks gastrokolik tersebut dapat berlangsung ringan hingga parah. Bagi sebagian orang, refleks gastrokolik mungkin saja tidak menimbulkan gejala sama sekali. Namun, sebagian lainnya mungkin saja merasakan keinginan BAB yang sangat kuat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









